<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010</id><updated>2012-01-30T06:59:57.286-08:00</updated><title type='text'>Playground To EXIST</title><subtitle type='html'>Playground To EXIST</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5155</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-145413912663906245</id><published>2010-11-02T22:22:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T22:22:42.872-07:00</updated><title type='text'>Awas Facebook Bisa Jadi Ranjau Digital</title><content type='html'>&lt;div class="ic_border_bot" id="box_headline"&gt;     &lt;div class="ic_hl_intitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: lightgrey; padding: 5px 0pt; text-align: center; width: 600px;"&gt;          &lt;img alt="Headline" original="http://static.inilah.com/data/berita/foto/935012.jpg" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/935012.jpg" style="display: inline;" /&gt;         &lt;/div&gt;&lt;b style="color: #cccccc;"&gt;IST&lt;/b&gt;     &lt;/div&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;b style="color: #cccccc;"&gt;INILAH.COM, Jakarta - Situs jejaring sosial bisa menjadi ranjau digital bagi sekolah. Facebook jadi media yang menambah kerumitan hubungan guru dan murid. Seberapa bahaya? &lt;/b&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Pekan lalu, tiga guru di New York dituduh melakukan hal tidak pantas karena 'berteman' dengan muridnya di Facebook. Salah satu guru sering memberikan komentar genit seperti 'Ini sangat seksi' di salah satu foto muridnya. Tidak hanya itu, ada berbagai komentar melecehkan yang menyebabkan mereka dipecat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi pisau bermata dua. Satu sisi, Facebook berbahaya terkait banyaknya pelecehan di mana remaja jadi korban di situs populer tersebut. Namun, media ini juga jadi bagian di beberapa program pendidikan sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Menjauhkan anak dan guru dari Facebook mungkin menjadi pencegahan yang terbaik. Namun itu tidak sesederhana kedengarannya. Banyak sekolah di AS yang mendorong penggunaan Facebook untuk membuat halaman fans, atau mempublikasikan pengumuman informasi sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Bahkan beberapa guru mengatakan mereka senang terhubung dengan muridnya secara online, untuk melihat apakah tugas sekolah telah dikerjakan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Pengacara National School Boards Association Lisa Soronen mengatakan bahwa pihaknya tidak punya posisi resmi untuk mengatur penggunaan Facebook, meskipun mereka sering mempublikasikan bahayanya situs jejaring sosial terpopuler ini.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Jangan terlibat dalam jejaring sosial dengan siswa. Facebook bukanlah media di mana guru dapat berhubungan dengan siswa secara normal. Semua interaksi antara guru dan murid haruslah profesional," ujar Soronen.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Masalah lain adalah menjaga murid dari gambar atau informasi pribadi guru. Banyak pihak sekolah mengakui para pegawainya tidak tahu bentuk pengaturan privasi di Facebook.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Yang mengagetkan, ada banyak guru yang tidak memahami pengaturan informasi. Mereka berasumsi bahwa semua informasi tidak terpublikasikan secara luas," kata Michael Simpson, general counsel National Education Association.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Contohnya, guru di Washington menulis "Saya hanya punya dua perasaan yaitu lapar dan gairah. Saya tidur dengan banyak orang" di Facebook. Padahal, banyak orang yang berteman dengannya di Facebook dalam lingkup akademik.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Selain itu, Soronen menyebutkan bahwa banyak guru muda yang melakukan lompatan dari bangku kuliah ke dunia kerja pertama dengan melakukan banyak kesalahan. Mereka tidak tahu kapan harus membatasi dunia online menyangkut gambar atau pernyataan yang berpotensi memalukan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Apa yang pantas dipublikasikan saat kuliah ternyata tidak pantas dilakukan saat ini," kata Soronen. "Pihak sekolah harus mengembangkan program profesional soal ini. Segala perilaku acuh harus dihapuskan."&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Sangat sulit bagi guru untuk mengontrol citra Facebook mereka. Di sisi lain, meskipun siswa memiliki hak yang dilindungi secara konstitusional, mereka seringkali mengkritik guru dan pegawai sekolah lain secara online, termasuk di situs jejaring sosial.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Di Florida, siswa bernama Katherine Evans diskors dan menghadapi beberapa hukuman karena membuat halaman khusus bagi guru bahasa Inggris di sekolahnya dengan judul 'Guru Terburuk yang Perah Ditemui'. Ia mengundang banyak orang untuk bergabung.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Sayangnya, tindakan tidak sopan itu malah didukung American Civil Liberties Union (ACLU) di mana mereka mendukung Evans untuk balas menuntut pihak sekolah di Pengadilan Distrik Florida, AS. Mereka meminta pihak sekolah menghapus semua catatan keburukan sifat Evans.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Randall Marshall, direktur legal di ACLU Florida mengatakan bahwa tidak ada hukum yang melarang murid mengatakan pendapat secara online. [ito/mdr]&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;div style="color: #cccccc; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://teknologi.inilah.com/read/detail/935012/awas-facebook-bisa-jadi-ranjau-digital &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-145413912663906245?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/145413912663906245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=145413912663906245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/145413912663906245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/145413912663906245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/awas-facebook-bisa-jadi-ranjau-digital.html' title='Awas Facebook Bisa Jadi Ranjau Digital'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-8514628653841639965</id><published>2010-11-02T22:16:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T22:16:14.526-07:00</updated><title type='text'>MOBIL DARI CINA YANG BERNAPAS</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;div style="color: #222222; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tMv9q0aI/AAAAAAAAABc/82HVkslSelo/s1600/mobil-unik-napas1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; color: #d73300; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: underline;" title="mobil-unik-canggih"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://4.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tMv9q0aI/AAAAAAAAABc/82HVkslSelo/s200/mobil-unik-napas1.jpg" style="border-style: none; max-width: 680px;" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #eeeeee;"&gt;Pagelaran Beijing Auto Show akhir April mendatangmenghadirkan kehebohan lagi. Negeri Tirai Bambu itu akan memajang mobil yang bisa bernafas layaknya sebuah pohon yang mengeluarkan gas oksigen, bernama YeZ. Konsep kreatif dan inovatif hasil kreasi dua produsen mobil SAIC dengan GM, seperti dilansir autoevolution.com dua hari lalu.&lt;/span&gt;&lt;a href="" name="more" style="color: #eeeeee;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;YeZ bukan sekedar kendaaraan listrik, tapi gabungan dari berbagai teknologi. Salah satunya bernama konversi photovoltaic yang mampu menyerap hembusan angin dan gas CO2 di udara sebagai bahan bakar melalui alat serap menyerupai daun yang terdapat di atap kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun ini memiliki ratusan solar sell yang berguna untuk menangkap panas sinar matahari dan bergerak mengikutinya agar terserap maksimal. Meski kecil, mobil ini memiliki sistem berpenggerak semua roda (all wheel drive).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mobil ini ibarat sebuah mesin turbin raksasa yang mampu mengubah tenaga angin menjadi listrik. Untuk lebih menyerupai daun sesungguhnya, diciptakan melalui bahan organik tumbuh-tumbuhan. Kendaraan ini bisa menciptakan oksigen sebagai gas buang. Berarti, ia bernafas seperti layaknya tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tMv9q0aI/AAAAAAAAABc/82HVkslSelo/s1600/mobil-unik-napas1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tMv9q0aI/AAAAAAAAABc/82HVkslSelo/s1600/mobil-unik-napas1.jpg" style="border-style: none; max-width: 680px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tNtojVtI/AAAAAAAAABg/yzWF5ChUW4M/s1600/mobil-unik-napas2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tNtojVtI/AAAAAAAAABg/yzWF5ChUW4M/s1600/mobil-unik-napas2.jpg" style="border-style: none; max-width: 680px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tOdRI-eI/AAAAAAAAABk/iSsBBBx8qP8/s1600/mobil-unik-napas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tOdRI-eI/AAAAAAAAABk/iSsBBBx8qP8/s1600/mobil-unik-napas.jpg" style="border-style: none; max-width: 680px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: #eeeeee; font-family: Arial,Verdana; font-size: 14px; line-height: 20px; text-align: justify;"&gt;Hmm, kapan yach direlease buat publik dengan harga menjangkau.&lt;br /&gt;Sumber: http://www.updatelowongankerja.com/2010/10/mobil-unik-yang-bisa-bernapas-made-in.html&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://aalmarusy.blogspot.com/2010/11/mobil-dari-cina-yang-bernapas.html#ixzz14DH5ufwP" style="color: #003399;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-8514628653841639965?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/8514628653841639965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=8514628653841639965' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8514628653841639965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8514628653841639965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/mobil-dari-cina-yang-bernapas.html' title='MOBIL DARI CINA YANG BERNAPAS'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IXf0E5loqR8/TK5tMv9q0aI/AAAAAAAAABc/82HVkslSelo/s72-c/mobil-unik-napas1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-6561477323852677177</id><published>2010-11-02T22:00:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T22:00:38.249-07:00</updated><title type='text'>Cara '10 Milyarder terkaya di dunia' mendapatkan kekayaannya</title><content type='html'>&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;1. Bill Gates&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i47.tinypic.com/2vi1q54.jpg" style="height: 269px; width: 383px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Setelah kehilangan $ 18 miliar, Bill Gates masih mempunyai kekayaan bersih $ 40 miliar. Bill Gates adalah seorang self-made miliarder, menghasilkan uang sebagai pengusaha. Gates perintis awal salah satu sistem operasi disk dan memulai sebuah perusahaan software dengan beberapa teman-temannya, Microsoft. Gates membuat kesepakatan dengan IBM untuk sistem operasi sebesar $ 50.000. Karena ia tidak mentransfer hak cipta IBM, ia dapat melanjutkan berbisnis dari sistem MS-DOS sebagai kloning sistem vendor perangkat keras lainnya. Gates telah dituduh praktek bisnis buruk di masa lalu, dan baru-baru ini terlibat dalam proses anti-trust di Uni Eropa, tapi tidak ada yang bisa menyangkal keberhasilan Microsoft. Gates sekarang ini banyak menyediakan uang dan waktu pada upaya filantropis, melalui Bill dan Melinda Gates Foundation.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;2. Warren Buffett&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i47.tinypic.com/68wsjl.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Salah satu investor paling terkenal di dunia. Setelah kehilangan $ 25 miliar, kekayaan bersihnya sekarang sekitar $ 37 miliar. Sebagian besar kekayaannya adalah self-made, datang dari sebuah perusahaan tekstil, Berkshire Hathaway. Ketika Buffett membeli Berkshire, dia menghabiskan beberapa tahun transisi ke perusahaan induk. Kemudian ia mulai menggunakannya untuk membeli bisnis lain. Buffett dikenal karena naluri bisnis, investasi kecerdasan, dan obsesinya dengan memeriksa ke perusahaan mereka sebelum membuat keputusan membeli. Berkshire memiliki saham di GEICO, Dairy Queen, See’s Candy, Coca-Cola, Wells Fargo dan banyak perusahaan terkenal lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;3. Carlos Slim Helu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i50.tinypic.com/2qsxfs2.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Bersama dengan keluarganya, Carlos Slim Helu adalah orang terkaya di Amerika Latin. Ia mempunyai $ 35 miliar, bahkan setelah kehilangan $ 25 miliar. Slim juga merupakan self-made miliarder. Ia memiliki sejarah yang menarik. Meskipun dia tinggal di Mexico City, ia adalah anak seorang imigran dari Lebanon (nama asli ayahnya Salim). Ia belajar teknik, dan menghasilkan uang di industri telekomunikasi. Ia pemimpin dalam kelompok investor yang membeli dua perusahaan telepon dari pemerintah Meksiko pada tahun 1990. Kepemilikannya beragam termasuk real estate, teknologi, minyak, gas dan bahkan saham di The New York Times Company. Kekayaan Slim bernilai kurang lebih sama dengan 2% dari output ekonomi dari seluruh negara Meksiko.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;4. Lawrence Ellison&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i49.tinypic.com/w706bq.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Kekayaannya bernilai $ 22.5 miliar. Ia dilahirkan di Bronx, Ellison diadopsi dan dibesarkan oleh ibu bibi dan pamannya di Chicago’s South Shore. Ayah angkat Ellison kehilangan kekayaan real estat kecil pada masa Great Depression. Seperti Bill Gates, Ellison putus sekolah. Ia menghasilkan uang dari desain perangkat lunak. Proyek database-nya untuk CIA, sebagai bagian dari Ampex Corporation, disebut Oracle. Ia mendirikan perusahaannya sendiri dengan hanya menggunakan $ 2.000, dan tumbuh menjadi salah satu pemimpin industry.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;5. Ingvar Kamprad&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i46.tinypic.com/29lk8ww.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Ingvar Kamprad adalah pengusaha Swedia (kekayaan bersih senilai, $ 22 miliar). Kamprad adalah anak dari petani Swedia. Salah satu pekerjaan pertamanya adalah menjual kartu, korek api, pena dan ikan dengan naik sepeda. Akhirnya, ia mulai menjual furnitur. Lama kemudian, ia membuka toko furnitur sendiri, Ikea. Singkatan dari nama pertama dan nama belakang, nama pertanian keluarga, dan desa terdekat. Merek mebelnya dikenal dengan harganya yang terjangkau dan bergaya modern.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;6. Karl Albrecht&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i50.tinypic.com/2mdrucj.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Ia adalah orang terkaya di Jerman, dengan kekayaan bersih $ 21.5 miliar. Ibunya mempunyai toko kecil di Jerman. Namun, setelah Perang Dunia II, Albrect, bersama dengan saudaranya Theo merubah toko menjadi Aldi. Sekarang, Aldi dikenal toko dengan harga diskon belanjaan. Albrecht dan saudaranya membagi kepemilikan toko. Albrecht mengambil hak atas merek untuk Amerika Serikat, Inggris dan Australia, serta bagian selatan Jerman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;7. Mukesh Ambani&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i46.tinypic.com/fvzo8i.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Mukesh Ambani, bersama dengan saudaranya, mewarisi konglomerat Reliance, salah satu perusahaan yang paling berharga di India, setelah kematian ayah mereka. Kekayaan Ambani bernilai sekitar $ 19.5 miliar, dan merupakan orang terkaya di negara India.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;8. Lakshmi Mittal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i49.tinypic.com/ohsg7r.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Sebagai imigran India ke Inggris, Mittal adalah orang terkaya yang tinggal di Britania Raya. Mittal mewarisi banyak kekayaan, bekerja dalam bisnis pembuatan baja keluarganya. Ia mendirikan perusahaan sendiri, Mittal Steel, dan telah agresif dalam mengembangkan prospek bisnisnya. Setelah pengambilalihan, perusahaan menjadi ArcelorMittal, dan merupakan perusahaan baja terbesar di dunia. Kekayaannya $ 19.3 milyar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;9. Theo Albrecht&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="280" src="http://i50.tinypic.com/2vhygps.jpg" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;  &lt;table border="0" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td class="alt2"&gt;         &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span&gt;Seperti kakaknya, Karl, Theo Albrecht termasuk orang terkaya dengan kekayaan senilai $ 18.8 miliar. Ia memiliki hak merek toko diskon Aldi di bagian utara Jerman dan di seluruh Eropa, kecuali Great Britain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;10. Amancio Ortega&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="224" src="http://i50.tinypic.com/2chnvk4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kekayaan bersihnya senilai $ 18.3 miliar. Ayahnya seorang pekerja rel kereta api, dan Ortega bekerja di sebuah toko baju di Spanyol. Lalu ia dan istrinya mulai membuat pakaian mereka sendiri. Mereka menciptakan desain chic. Dan membentuk sebuah perusahaan bernama Inditex, hingga akhirnya terdapat lebih dari 4.000 toko di seluruh dunia. Ortega juga mempunyai merek fashion murah, Zara. Kekayaan Ortega juga tumbuh karena investasinya di real estat, pariwisata, gas dan bank.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/04/ini-dia-cara-10-milyarder-terkaya-di.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-6561477323852677177?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/6561477323852677177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=6561477323852677177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6561477323852677177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6561477323852677177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/cara-10-milyarder-terkaya-di-dunia.html' title='Cara &apos;10 Milyarder terkaya di dunia&apos; mendapatkan kekayaannya'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i47.tinypic.com/2vi1q54_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-6803309674769860068</id><published>2010-11-02T21:53:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T21:53:11.992-07:00</updated><title type='text'>Facebook Raja Dunia, Kaskus Raja Indonesia</title><content type='html'>&lt;div id="subjudulberita" style="color: #cccccc;"&gt;Situs Terpopuler Versi Google&lt;/div&gt;&lt;div class="gambar" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img src="http://www.fajar.co.id/photohead/1288534586hl.jpg" width="300" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;GOOGLE AdPlanner melansir data situs terpopuler per September 2010. Hasilnya, situs Facebook dan Kaskus adalah juaranya. Situs terpopuler se-dunia, sementara Kaskus terpopuler se-Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Untuk kelas dunia, Facebook dibayangi situs video YouTube dan situs portal Yahoo. Data Google terbaru mencatat Facebook memiliki 540 juta pengguna dari seluruh dunia. Raksasa Internet asal Mountain View itu mencatat sekitar 620 miliar halaman Facebook dibuka di bulan yang sama. Sedangkan di Indonesia, Facebook mencatat sekitar 2,4 miliar halaman Facebook dibuka oleh 26 juta pengguna. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Di sisi visits (kunjungan), Google AdPlanner menemukan sekitar 20 miliar kunjungan dari para penggunanya, di mana 120 juta kali di antaranya dikunjungi oleh pengguna Internet asal Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Untuk level Indonesia, meski Kaskus bsempat merosot 30 peringkat ke posisi 569 di daftar 1000 situs terpopuler di dunia, situs forum diskusi online terbesar itu masih menjadi situs lokal terbaik. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Menurut sumber yang sama, Kaskus mencatat 5,5 juta pengguna secara global selama bulan September 2010. Adapun halaman yang diakses penggunanya tercatat 540 juta halaman. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Penggandrung Kaskus boleh berbangga. Pasalnya, di bulan September, Kaskus yang bertengger di posisi 569 itu mampu mengatasi popularitas situs berita bisnis forbes.com (571), situs olahraga nike.com (583), hingga situs perbankan internasional citibank.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-6803309674769860068?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/6803309674769860068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=6803309674769860068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6803309674769860068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6803309674769860068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/facebook-raja-dunia-kaskus-raja.html' title='Facebook Raja Dunia, Kaskus Raja Indonesia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-2824449803766726786</id><published>2010-11-02T21:50:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T21:50:10.358-07:00</updated><title type='text'>Kisah Seorang Buruh Pabrik Menjadi Salah Satu Wanita Terkaya di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Untuk menjadi kaya ada 3 cara yang bisa digunakan, dan Anda bisa pilih salah satunya, pertama Anda terlahir dari keluarga kaya sehingga secara otomatis Anda menjadi orang kaya, atau bila tidak pilihlah cara kedua yaitu nikahi orang kaya hingga Anda bisa ikut jadi kaya, tapi cara kedua ini biasanya membutuhkan modal wajah cantik dan ganteng, lalu bila kedua cara tersebut tak bisa dan bukan takdir Anda maka pakailah cara terakhir atau cara ketiga yaitu bekerja keras dibarengi berpikir cerdas, karena bekerja keras saja tidaklah cukup.&lt;/div&gt;&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_7720" style="color: #cccccc; width: 580px;"&gt;&lt;img alt="Zhang Xin saat bertemu dengan bos Microsoft Bill gates" class="size-full wp-image-7720" height="395" src="http://ruanghati.com/wp-content/uploads/2010/11/Zhang-Xin2.png" title="Zhang Xin saat bertemu dengan bos Microsoft Bill gates" width="570" /&gt;&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Zhang Xin saat bertemu dengan bos Microsoft Bill gates&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Cara ketiga inilah yang ditempuh oleh Zhang Xin wanita yang kini menjadi salah satu wanita terkaya di dunia asal Cina, siapa sangka seorang Zhang Xin yang dulunya hanya seorang biasa-biasa tapi kini menjadi orang yang luar biasa, bagaimana kisah selengkapnya mari kita simak bersama ceritanya yang dikutip ruanghati.com dari Vivanews berikut ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Namanya begitu populer di China. Namun siapa sangka, ratu properti ini masa kecilnya penuh dengan kesengsaraan. Zhang Xin, sang ratu properti, menghabiskan masa kecilnya di lantai lima, rumah susun di pinggiran Beijing. Makan nasi ransum dengan mangkuk besi bersama anak-anak pekerja keras China yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Saat remaja,&amp;nbsp; ia sempat menjadi buruh pabrik di Hong Kong. Bekerja 12 jam dengan shift. Saat kerja inilah, sedikit demi sedit, Zhang bisa mengumpulkan uang. Pada usia 20, Zhang telah memiliki uang cukup, dan memutuskan hijrah ke Inggris. Dia mendapatkan bea siswa di Sussex. Kemudian, dia melanjutkan di Cambridge untuk menyelesaikan gelar master.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Kini, dua dekade setelah dia bekerja keras, Zhang bisa menatap dari lantai atas salah satu bangunan paling bergaya dan bergengsi di Beijing. Itulah bangunan miliknya, yang dibangun dari keringatnya sendiri. Zhang pun menjadi salah satu wanita terkaya dunia.&lt;br /&gt;Baru-baru ini majalah Forbes menurunkan profil 10 perempuan miliarder dunia yang kekayaannya dari keringat sendiri. Bukan warisan maupun hibah. Salah satunya Zhang, yang memiliki kekayaan US$2 miliar atau sekitar Rp18 triliun.&lt;/div&gt;&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_7721" style="color: #cccccc; width: 591px;"&gt;&lt;img alt="Zhang Xin memulai kesuksesan dari nol, Anda pun bisa seperti dia" class="size-full wp-image-7721" height="422" src="http://ruanghati.com/wp-content/uploads/2010/11/Zhang-Xin.jpg" title="Zhang Xin memulai kesuksesan dari nol, Anda pun bisa seperti dia" width="581" /&gt;&lt;div class="wp-caption-text"&gt;Zhang Xin memulai kesuksesan dari nol, Anda pun bisa seperti dia&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Di bawah bendera SOHO, Zhang berhasil membangun kerajaan bisnis properti bersama suaminya. Dia berhasil mengubah cakrawala dari rumah beton kotor yang ia tinggali hingga 1970, menjadi gedung yang indah dan futuristik. “Pembangunan ini bertahap dan begitu lama,” kata dia kepada&amp;nbsp;&lt;em&gt;The Sunday Telegraph.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;“Saya teringat ketika kami sedang berjuang membayar gaji dan tagihan. Bagaimana pun perusahaan harus terus bergerak meskipun dengan utang. Dengan kontrol biaya yang ketat, kami pun secara bertahap bisa mendapat keuntungan.”&amp;nbsp; Meski telah sukses, dia tidak mau memamerkan kekayaannya. Penampilannya sangat sederhana. Bila menggunakan&lt;em&gt; make up,&lt;/em&gt; tidak begitu kentara. Begitu juga dengan perhiasan, juga tidak berlebih.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Ditanya mobil apa yang dia pakai, dia ragu-ragu. Namun akhirnya menjawab. “Oh, itu Lexus. Saya tidak tahu modelnya.”&amp;nbsp; Bahkan dengan triliunan rupiah kekayaan yang ia punya, Zhang tetap mempertahankan sikap hemat. Bila menggunakan pesawat, dia akan menolak menggunakan kelas satu. Padahal bagi dia, sangat mudah terbang ke mana pun dengan tiket paling mahal sekali pun.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;“Ini bukan soal keterjangkauan, ini tentang hati nurani,” katanya. “Kelas bisnis ini sudah cukup nyaman.” Zhang yang sekarang berusia 45, lahir di China. Tumbuh dewasa selama paruh kedua dari Revolusi Kebudayaan (1966-1976). Dia merupakan putri generasi ketiga imigran Tionghoa yang pindah ke Burma dan kembali lagi ke Beijing pada 1950. Keluarga ini tinggal di sebuah bangunan utilitarian. Ibunya bekerja sebagai penerjemah resmi membantu menyebarluaskan pernyataan Deng Xiaoping dan Zhou Enlai. Saat sekolah, setiap siang Zhang pulang untuk makan nasi ransum dari kantin gedung itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;“Hanya ada tiga jenis makanan, semua cukup buruk,” kenang dia. “Kami masing-masing memegang mangkuk nasi dan dibawa ke kantin. Petugas membagikan makanan dari wadah yang sangat besar,” kata dia sambil menunjuk foto pekerja konstruksi yang sedang mengantre makan di salah satu proyek bangunannya. “Rasanya seperti itu, hanya jauh lebih buruk.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Saat itu, Zhang mengatakan, Beijing adalah kota muram. “Bangunan-bangunan itu kelabu, semua orang berpakaian abu-abu. Kami tidak pernah melihat langit. Tidak ada gagasan dari langit biru untuk sebuah kemakmuran,” katanya. “Semua orang berpakaian sama, makan sama, perbedaan antara satu orang dengan lain sangat kecil. Mungkin sama seperti perbedaan satu rambut dengan rambut lain di kepala Anda,” ujar Zhang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Bekerja sebagai buruh pabrik di Hong Kong baginya tidak jauh lebih baik. “Itu mengerikan,” katanya. Setelah “melarikan diri” ke Inggris, pintu Zhang mulai terbuka. Dengan gelar master ekonomi pembangunan di tangannya, ia mendapat pekerjaan pertamanya di Goldman Sachs.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Pada 1994 ia kembali ke China, tergoda seperti ekspatriat lainnya yang terpikat oleh tawaran zona ekonomi khusus dan reformasi ekonomi. Seorang teman menyarankan Zhang memulai bisnis properti. Pan Shiyi namanya. Dia yang datang dari keluarga lebih miskin dari Zhang, memandang masa depan bisnis properti sangat bagus.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Empat hari kemudian, Pan mengusulkan semua ide kepada perempuan itu. Lalu mereka mendirikan SOHO. Bersama Pan yang kemudian menjadi suaminya, Zhang memulai bisnisnya pada 2007. Perusahaan ini sempat&amp;nbsp;&lt;em&gt;kolaps &lt;/em&gt;dengan utang US$1,65 miliar, namun kemudian sedikit demi sedikit utangnya bisa direstrukturisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Jadi kesimpulannya menurut ruanghati.com adalah, tidak penting latar belakang Anda dulu dan saat ini apa, tidak penting berapa banyak bekal dan modal Anda, tapi yang lebih penting adalah kemana visi dan tujuan Anda jangka panjang yang ingin Anda raih dan capai, karena siapapun Anda, setiap orang punya kesempatan untuk bisa berhasil dan sukses, hanya untuk itu semua dari kita musti membayarnya dengan proses yaitu kerja keras dibarengi dengan kerja pintar dan bantuan Tuhan, bagaimana menurut Anda sobat?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-2824449803766726786?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/2824449803766726786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=2824449803766726786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/2824449803766726786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/2824449803766726786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/kisah-seorang-buruh-pabrik-menjadi.html' title='Kisah Seorang Buruh Pabrik Menjadi Salah Satu Wanita Terkaya di Dunia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-6686032898634133148</id><published>2010-11-02T21:47:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T21:47:55.493-07:00</updated><title type='text'>Penegakan Hukum Pemerintahan SBY Dinilai Basa-Basi</title><content type='html'>&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;&lt;strong&gt;TEMPO &lt;em&gt;Interaktif&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -&amp;nbsp; Indonesia Cooruption Watch (ICW) menyimpulkan&amp;nbsp; agenda penegakan hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono banyak melakukan basa-basi. &amp;nbsp; Selama setahun ini, dari 34 pernyataannya di media mengenai agenda pemberantasan korupsi, 50 persen mendukung agenda pemberantasan korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;"Tapi dari 50 persen itu hanya 24 persen yang terlaksana, sisanya 76 persen tidak terlaksana," kata Donal Fariz, peneliti hukum ICW saat dihubungi&amp;nbsp; Tempo, Minggu (24/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICW mencatat ada 34 pernyataan Yudhoyono di media yang terkait dengan agenda pemberantasan korupsi. 29 persen pernyataannya dinilai&amp;nbsp; mengkhawatirkan karena berbahaya bagi penegakan hukum, salah satunya mengenai pernyataannya agar KPK tidak dengan mudah menahan kepala daerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;ICW menilai 21 persen pernyataannya dianggap standar, dan 50 persen dianggap mendukung agenda pemberantasan korupsi. Sayangnya, lanjut Donal,&amp;nbsp; ketika di breakdown, dari dukungan pemberantasan korupsi ini ternyata pernyataan yang terealisasi hanya 24 persen, sedangkan 76 persen tidak terlaksana. "Semua itu merupakan sembilan aspek evaluasi ICW terhadap agenda pemberantasan korupsi," kata Donal .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Donal mencontohkan&amp;nbsp; kasus Bank Century yang direspon presiden dengan pernyataannya bahwa harus diungkapseluas-luasnya dan sedetail-detailnya ternyata tidak terjadi, bahkan partai penguasa/presiden bersikap defensif.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Pada kasus Gayus, Presiden&amp;nbsp; tidak pernah mengatakan kasus tersebut&amp;nbsp; harus diselesaikan, "Tapi toh tetap tidak juga terlaksana," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah-masalah ini, soal rekening para perwiranya yang belum terungkap dan&amp;nbsp; kriminalisasi pimpinan KPK yang kini masih&amp;nbsp; berlarut-larut.&amp;nbsp; Terakhir&amp;nbsp; soal&amp;nbsp; pemilihan Kapolri Komisaris Jenderal Timur Pradopo yang&amp;nbsp; terkesan presiden terjebak dalam kompromi politik, bukan melihat&amp;nbsp; prestasi calon Kapolri.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;"Hak prerogatif tidak dibangun atas dasar argumentatif, bukan karena kinerja," katanya.&amp;nbsp; Begitu juga ketika melengserkan Jaksa Agung Hendarman Supandji, Presiden mengganti jaksa agung&amp;nbsp; bukan karena kinerjanya yang bobrok.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Presiden juga&amp;nbsp; diminta&amp;nbsp; mengkaji ulang pemerian remisi.&amp;nbsp; Dalam setahun ini, sudah sekitar 660&amp;nbsp; terpidana korupsi diberikan remisi. Padahal tentu saja hal ini menjadi bertolak belakang dengan sikap serius dalam usaha memberantas korupsi. "Ini&amp;nbsp; tidak sebanding dengan angka yang dikorupsinya,"ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, Presiden juga diminta&amp;nbsp; menyoroti korupsi APBD yang melibatkan kepala daerah. Sejak 2004-2010 atau selama 6 tahun, presiden hanya mengeluarkan izin pemeriksaan sebanyak 82 kepala daerah. 38 izin lainnya belum keluar. "2010 trend korupsi menyebar ke daerah. Pemberantasannya harus diagendakan,"&amp;nbsp; kata Donal.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;MUNAWWAROH&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2010/10&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-6686032898634133148?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/6686032898634133148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=6686032898634133148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6686032898634133148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6686032898634133148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/penegakan-hukum-pemerintahan-sby.html' title='Penegakan Hukum Pemerintahan SBY Dinilai Basa-Basi'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-3177958263950462044</id><published>2010-11-02T21:42:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T21:42:52.296-07:00</updated><title type='text'>10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur Saat Sidang</title><content type='html'>&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;Anggota DPR banyak yang tertangkap kamera tidur saat sidang. Apa alasan mereka tidur? Ini dia 10 alasan kocaknya. Mudah-mudahan alasan di bawah ini tidak benar, jadi kita mengharapkan anggota DPR tidak tidur saat sidang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" height="240" src="http://hirzithariqi.files.wordpress.com/2009/11/anggota-dpr.jpg?w=400&amp;amp;h=296" width="323" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span id="more-4738"&gt;&lt;/span&gt;2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya seperti seperti Sri Mulyani anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, karena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;7. Karena yang dibahas dalam sidang tidak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.&lt;/div&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;10. DPR selalu menjujung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang. Sehingga, tidur saat sidang tidak melanggar aturan dan undang-undang. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-3177958263950462044?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/3177958263950462044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=3177958263950462044' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/3177958263950462044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/3177958263950462044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/10-alasan-mengapa-anggota-dpr-tidur.html' title='10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur Saat Sidang'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-1440550662936861278</id><published>2010-11-02T21:36:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T21:36:32.186-07:00</updated><title type='text'>Ilmuan Kembali Dikagetkan Dengan Penemuan Gunung Berapi Bawah Laut Di Australia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Ilmuan Kembali Dikagetkan Dengan Penemuan Gunung Berapi Bawah Laut Di Australia - Ilmuwan menemukan sebuah gunung berapi misterius di laut dalam di lepas pantai barat Australia. Penemuan ini dinilai cukup luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Gunung berapi berbentuk kerucut, dengan panjang 800m dan tinggi 200m itu ditemukan 2 km di bawah permukaan laut, dan 100 mil laut lepas pantai di kawasan terlindung Teluk Besar Australia.&lt;/div&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="http://static.inilah.com/data/berita/foto/937012.jpg" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/937012.jpg" style="height: 363px; width: 437px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Para peneliti mengatakan itu penemuan beruntung, Adelaide Now melaporan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Para ilmuwan Southern Surveyor datang ke gunung berapi api yang kini diberi nama " Anna Pimple" saat melakukan pemetaan dasar laut di Zona Perlindungan Benthic.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Gunung berapi itu diberi nama berdasarkan mahasiswa yang di atas kapal itu.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Kepala ilmuwan Institut Penelitian dan Pengembangan Australia Selatan David Currie mengatakan penemuan itu hal yang menarik karena kawasan itu dikira memiliki dasar laut yang datar.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;"Untuk menemukan sesuatu seperti sebuah gunung berapi yang menyembul keluar dari lautan sedimen lunak cukup luar biasa," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;"Dan faktanya itu cukup dalam dan mungkin tidak pernah diambil ikannya, atau disentuh orang sejak terciptakan (48 juta tahun yang lalu) cukup menakjubkan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Gunung berapi ini mungkin rumah bagi beberapa makhluk yang unik, di mana daerah sekitarnya sudah menunjukkan sampel hewan yang aneh, seperti "bintang rapuh" makhluk seperti bintang laut. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cccccc; font-size: 85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;( inilah.com )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-1440550662936861278?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/1440550662936861278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=1440550662936861278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1440550662936861278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1440550662936861278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/ilmuan-kembali-dikagetkan-dengan.html' title='Ilmuan Kembali Dikagetkan Dengan Penemuan Gunung Berapi Bawah Laut Di Australia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-5717203051233028434</id><published>2010-11-02T21:29:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T21:29:37.471-07:00</updated><title type='text'>Merapi Meletus; Bencana Buat Warga, Peluang Buat Iklan dan Parpol</title><content type='html'>&lt;div class="illustrasi"&gt;   &lt;img border="0" hspace="0" src="http://images.detik.com/content/2010/11/02/10/evaku4.jpg" vspace="0" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;strong style="color: #cccccc;"&gt;      &lt;/strong&gt;   &lt;/div&gt;&lt;strong style="color: #cccccc;"&gt;Yogya&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; - Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, risih dengan ratusan atribut partai politik dan iklan produk yang tak berizin di sekitar lokasi bencana Merapi. Mulai hari ini, umbul-umbul dan spanduk liar tersebut akan dibersihkan. Pemkab Sleman merasa keberatan dengan segala atribut parpol dan promosi lainnya. Menurut Yuni, jika ingin membantu korban bencana, sebaiknya tidak perlu&amp;nbsp; memasang siapa pemberi sumbangan dengan cara demikian.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Kalau ikhlas nggak perlu pakai embel-embel kaya gitu," tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Selain itu, harus ada permintaan izin pada pemerintah setempat jika hendak memasang atribut apa pun di lokasi. "Kalau memang tidak, kan mereka malah promosi, ini yang kita agak keberatan," tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Dalam proses penertiban nanti, Pemkab Sleman akan memaksa agar atribut tersebut dicopot. Koordinasi juga akan dilakukan dengan pemkab lain dan Pemprov DIY.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Sekarang sudah mulai mengganggu, ini barak pengungsian apa lahan promosi. Sama sekali nggak sensifit bencana. Sangat tidak &lt;/span&gt;&lt;em style="color: #cccccc;"&gt;care&lt;/em&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt;," keluhnya.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan Sultan Hamengkubuwono X meminta agar bendera-bendera di posko pengungsi dicopot saja, karena aksi tanggap bencana bukan kegiatan partisan.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Bendera parpol memang ikut menghiasi posko pengungsi. Misalnya saja posko Hargobinangun yang dipajang bendera Golkar, PAN, Partai Demokrat dan ormas Nasional Demokrat. Posko Kepuharjo juga dihias bendera Golkar dan Demokrat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Selain itu, beberapa perusahaan yang ikut menyumbang bantuan juga memasang atribut mereka. Mulai dari perusahaan otomotif sampai bank swasta.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X pun mengomentari bendera parpol ini. Menurut Sultan, penyelamatan warga lebih penting dari pada menonjolkan kelompok-kelompok politik di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Saya mohon maaf, agar tidak ada bendera-bendera mana pun dan kami mensyukuri semua bantuan," kata Sultan.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-5717203051233028434?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/5717203051233028434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=5717203051233028434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5717203051233028434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5717203051233028434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/merapi-meletus-bencana-buat-warga.html' title='Merapi Meletus; Bencana Buat Warga, Peluang Buat Iklan dan Parpol'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-340137700538773977</id><published>2010-11-02T21:27:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T21:27:15.862-07:00</updated><title type='text'>Denda Rokok Sebesar 600.000</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;img src="http://ekakomariyasari.files.wordpress.com/2010/08/normal_653809000_l5b15d.jpg" /&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Bagian utara kota China memiliki inovasi baru untuk mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan jalanan, pemerintah akan membayar puntung rokok yang mereka ambil sebesar lima fen atau sekitar Rp600.000&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Pemerintah kota (pemkot) di Provinsi Shaanxi, Kota Xianyang meluncurkan kampanye tersebut pada September. Sejauh ini masyarakat tampak antusias, tercatat hingga saat ini puntung rokok yang berhasil diserahkan mencapai tujuh juta puntung rokok.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Pemkot pun saat ini sudah merogoh koceknya hingga 100 ribu yuan atau sekira Rp133 juta demi membeli sekira dua juta puntung rokok. Sedangkan untuk sisanya, untuk pembayaran lima juta puntung rokok saat ini, pemkot masih utang.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Kami memulai rencana ini sebagai bentuk untuk memperindah kota dan membuat masyarakat lebih beradab, meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperingatkan bahaya merokok," ujar Hou Xian kepala deputi kantor pengawas program. Seperti dilansir AFP, Jumat (29/10/2010).&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Dilaporkan bahwa ada seorang warga yang bisa mengumpulkan puntung rokok hingga mencapai 7.500 dengan total biaya yang dikeluarkan pemkot mencapai sekira Rp1 juta.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Namun, ada beberapa orang yang juga berlaku curang demi mengumpulkan puntung rokok, mereka mencari di cafe internet, restoran dan bahkan tong sampah.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Tapi memang tampaknya kampanye tersebut efektif. Salah seorang warga yang mengambil bekas puntung yang dibuang seorang kakek mengatakan bahwa dia kini sadar tidak akan membuang apapun sembarangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-340137700538773977?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/340137700538773977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=340137700538773977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/340137700538773977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/340137700538773977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/denda-rokok-sebesar-600000.html' title='Denda Rokok Sebesar 600.000'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-5583019753727056716</id><published>2010-11-02T21:22:00.001-07:00</published><updated>2010-11-02T21:22:49.268-07:00</updated><title type='text'>Stop Pemberitaan Ponimin, Kisah Heroik Ponimin Ternyata Cuma Cerita Bualan Saja!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="934682 Stop Pemberitaan Ponimin, Kisah Heroik Ponimin Ternyata Cuma Cerita Bualan Saja! images" border="0" class="alignleft" height="111" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/934682.jpg" title="Stop Pemberitaan Ponimin, Kisah Heroik Ponimin Ternyata Cuma Cerita Bualan Saja! pictures" width="222" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt; Kisah heroik keluarga Ponimin (49) yang selamat dari wedhus gembel (Selasa, 26/10/10) ternyata hanya rekaan dari Ponimin saja, hanya demi kepentingan pribadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Ponimin menceritakan kisah yang cukup dramatis atau bisa di bilang lebay plus dibumbui hal-hal berbau supranatural, seputar rahasia penyelamatan suami istri beserta lima anak cucunya ketika Merapi murka, Selasa (26/10) lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Ny Yati (42), istri Ponimin pun sempat mengisahkan, berbekal Alquran, mukena, dan bantal akhirnya mereka bisa lolos dari maut setelah dikurung awan panas selama hampir delapan jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Kisah yang diceritakan Ponimin dan istrinya barangkali benar. &lt;strong&gt;Tapi, kurang lengkap &lt;/strong&gt; karena ketika Ny Yati nerupaya keluar dari kepungan debu panas yang mengelilingi rumahnya ia digendong seorang relawan. Itulah rahasia di balik keselamatan Ny Yati hingga tak terluka sedikit pun meski telapak dan bokong suaminya melepuh terbakar.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Secara ilmiah, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dr Surono pun menjelaskan.&lt;em&gt; (Seru nih ngebongkar penipuan si Ponimin Lebay)..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Posisi rumah Ponimin memang berada di bawah sebuah gundukan sehingga awan panas yang meluncur sempat terpecah oleh Sabo Dam Kaliadem di atas bibir Kali Gendol.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;”Karena itu, hawa panas yang mereka rasakan hanya efek. Bukan yang pokok,” tutur Dr. Surono.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Keselamatan Ponimin sekeluarga juga tidak terlepas dari jasa seorang relawan muda, Pandu Bayu Nugraha (20), warga Wonogondang, Kaliurang, Sleman. Pemuda yang memiliki postur tubuh cukup gemuk itu hingga kini masih harus berjingkat-jingkat saat berjalan karena pergelangan kaki dan tumitnya masih melepuh dan terasa perih.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Beruntung, hatinya pemuda tersebu, Pandu, tidak ikut perih karena perjuangannya melawan lumpur panas demi menyelamatkan keluarga Ponimin, seakan menjadi tiada berarti dibandingkan kisah mistik yang muncul sebagai efek dari ’kesaktian’ keluarga itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;”Tidak. Saya justru tak acuh mendengar pemberitaan gencar soal Ponimin. Saya tidak kenal dekat. Saya juga tidak bisa menyalahkan karena dalam kondisi seperti itu, semua orang punya kepentingan. Barangkali saya pun punya kepentingan,” ujarnya Pandu sambil tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Tidak berniat untuk mengungkit jasa-jasanya, Pandu pun sedikit malas ketika diminta menuturkan kisahnya menyelematkan keluarga Ponimin saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;”Ketika itu saya sudah berada di Posko Umbulharjo. Saya mendapat kabar kalau masih ada keluarga yang terjebak di Kaliadem dan membutuhkan pertolongan segera. Tanpa pikir panjang, saya bersama teman membawa dua tabung oksigen ke atas. Sayang, motor kawan saya tidak kuat naik, sedangkan saya bisa mencapai Kinahrejo,” cerita Pandu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Waktu itu sekitar pukul 22.00 WIB. Motor trailnya pun ikut keok. Dia segera meninggalkan motor itu dan berlari menuju Kaliadem. Pemuda yang memang sudah mengenal medan itu yakin bisa masuk ke lokasi karena sudah ada kawannya yang mendahului.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Sekitar pukul 23.30 WIB, dia berhasil mencapai Kaliadem. Sepatu boot yang ia kenakan sudah mulai meleleh karena panas. Namun, seperti punya kekuatan cadangan, Pandu berhasil menemukan keluarga itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;”Waktu saya sampai ke sana, mereka sudah berjejer di teras dan berteriak-teriak. Di sana juga sudah ada orang lain di luar anggota keluarga Ponimin. Maka saya bergabung dengan keluarga itu menelusuri pasir panas,” kenangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Ia membenarkan ketika itu mereka berjalan di atas bantal dan sajadah yang disusun secara estafet, sambil menggendong Ny Yati. ”Yakin, saya menggendong seorang perempuan paruh baya. Alasannya, perempuan itu memakai sepatu berhak tinggi, jadi sangat tidak mungkin berjalan di atas bantal yang jelas-jelas empuk,” ujar Pandu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;(Wakss… Nyelametin diri kok pakai hak tinggi ya ??)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Mereka bersembilan akhirnya mampu berjalan perlahan sekitar 500 meter hingga ke ujung jalan beraspal. Sesampai di wilayah yang lumayan dingin, rombongan itu lantas bertemu dengan tim evakuasi menggunakan mobil bak terbuka.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;Begitulah kronologi kisah &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;SESUNGGUHNYA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; penyelamatan itu. Pandu juga mengatakan, banyak saksi mata di antaranya Indrianto (27), kawannya yang lebih dulu menyelamatkan tiga orang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber:http://gugling.com/stop-pemberitaan-ponimin-kisah-heroik-ponimin-ternyata-cuma-cerita-bualan-saja.html&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-5583019753727056716?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/5583019753727056716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=5583019753727056716' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5583019753727056716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5583019753727056716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/stop-pemberitaan-ponimin-kisah-heroik.html' title='Stop Pemberitaan Ponimin, Kisah Heroik Ponimin Ternyata Cuma Cerita Bualan Saja!'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-233253860362215679</id><published>2010-11-02T21:14:00.000-07:00</published><updated>2010-11-02T21:14:15.081-07:00</updated><title type='text'>Cinta Tumbuh Dari Otak, Bukan di Hati</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.dunia-unik.com%2F2010%2F11%2Fcinta-tumbuh-dari-otak-bukan-di-hati.html&amp;amp;t=Cinta%20Tumbuh%20Dari%20Otak%2C%20Bukan%20di%20Hati%20%7C%20Dunia%20Unik&amp;amp;src=sp" name="fb_share" style="text-decoration: none;" title="Share on Facebook" type="box_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Share&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;script src="http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://tweetmeme.com/i/scripts/button.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;iframe frameborder="0" height="61" scrolling="no" src="http://api.tweetmeme.com/button.js?url=http%3A//www.dunia-unik.com/2010/11/cinta-tumbuh-dari-otak-bukan-di-hati.html&amp;amp;style=normal&amp;amp;o=http%3A//www.lintasberita.com/go/1433757&amp;amp;b=1" width="50"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: #cccccc;"&gt;Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan, ada 12 area di otak yang bekerja saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu menghasilkan bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang berujung pada euforia. Rasa cinta juga memengaruhi fungsi psikologis, metafora, dan penilaian fisik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;img alt="" border="1" height="194" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/02/17/1322565620X310.jpg" style="color: #cccccc;" width="376" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Jadi, cinta itu berasal dari hati atau otak? "Pertanyaan yang selalu sulit dijawab. Saya berpendapat, asalnya dari otak," kata Ortigue. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; "Contohnya, suatu proses di otak kita bisa menstimulasi hati. Beberapa perasaan dalam hati kita sebetulnya merupakan gejala atas proses yang terjadi di otak."&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Penelitian lain menunjukkan, peningkatan jumlah darah dalam faktor penumbuh untuk saraf yang memegang peranan penting dalam cara orang bersosialisasi.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Hal ini menghadirkan fenomena yang disebut dengan "cinta pada pandangan pertama". Hal ini dikonfirmasi dengan temuan Ortigue yang menunjukkan bahwa cinta bisa hadir dalam waktu seperlima detik.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Ortigue menjelaskan, dengan memahami cara orang jatuh cinta dan putus cinta, para peneliti bisa mengembangkan terapi baru. "Kita bisa mengerti penyakit putus cinta," kata Ortigue.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Studi Ortigue juga mendapati ada bagian otak yang berbeda untuk tipe cinta yang berbeda. Cinta tanpa syarat, contohnya cinta seorang ibu terhadap anaknya, dipicu oleh aktivitas otak di bagian umum dan di tempat yang berbeda-beda, termasuk otak tengah. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Cinta yang bergairah antar-kekasih melibatkan area  kognitif, bagian  yang mengharapkan imbalan, dan penilaian fisik.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: #cccccc;" /&gt; &lt;br style="color: #cccccc;" /&gt;&lt;span style="color: #cccccc;"&gt; Sumber :http://www.apakabardunia.com/post/sains/cinta-tumbuh-dari-otak-bukan-di-hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-233253860362215679?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/233253860362215679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=233253860362215679' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/233253860362215679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/233253860362215679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/11/cinta-tumbuh-dari-otak-bukan-di-hati.html' title='Cinta Tumbuh Dari Otak, Bukan di Hati'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-5288669569551239261</id><published>2010-10-30T20:58:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T20:58:25.397-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Gunung Merapi</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;img alt="http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/images_stock/Evolusi%20Morfologi%20Merapi%20c_52da4a.jpg" height="590" src="http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/images_stock/Evolusi%20Morfologi%20Merapi%20c_52da4a.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" width="180" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;SEJARAH GEOLOGI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Hasil penelitian stratigrafi menunjukkan sejarah terbentuknya Merapi sangat kompleks. Wirakusumah (1989) membagi Geologi Merapi menjadi 2 kelompok besar yaitu Merapi Muda dan Merapi Tua. Penelitian selanjutnya (Berthomier, 1990; Newhall &amp;amp; Bronto, 1995; Newhall et.al, 2000) menemukan unit-unit stratigrafi di Merapi yang semakin detil. Menurut Berthommier,1990 berdasarkan studi stratigrafi, sejarah Merapi dapat dibagi atas 4 bagian :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;PRA MERAPI (+ 400.000 tahun lalu)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Disebut sebagai Gunung Bibi dengan magma andesit-basaltik berumur ± 700.000 tahun terletak di lereng timur Merapi termasuk Kabupaten Boyolali. Batuan gunung Bibi bersifat andesit-basaltik namun tidak mengandung orthopyroxen. Puncak Bibi mempunyai ketinggian sekitar 2050 m di atas muka laut dengan jarak datar antara puncak Bibi dan puncak Merapi sekarang sekitar 2.5 km. Karena umurnya yang sangat tua Gunung Bibi mengalami alterasi yang kuat sehingga contoh batuan segar sulit ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;MERAPI TUA (60.000 - 8000 tahun lalu)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa ini mulai lahir yang dikenal sebagai Gunung Merapi yang merupakan fase awal dari pembentukannya dengan kerucut belum sempurna. Ekstrusi awalnya berupa lava basaltik yang membentuk Gunung Turgo dan Plawangan berumur sekitar 40.000 tahun. Produk aktivitasnya terdiri dari batuan dengan komposisi andesit basaltic dari awanpanas, breksiasi lava dan lahar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;MERAPI PERTENGAHAN (8000 - 2000 tahun lalu)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi beberapa lelehan lava andesitik yang menyusun bukit Batulawang dan Gajahmungkur, yang saat ini nampak di lereng utara Merapi. Batuannya terdiri dari aliran lava, breksiasi lava dan awan panas. Aktivitas Merapi dicirikan dengan letusan efusif (lelehan) dan eksplosif. Diperkirakan juga terjadi letusan eksplosif dengan "de¬bris-avalanche" ke arah barat yang meninggalkan morfologi tapal-kuda dengan panjang 7 km, lebar 1-2 km dengan beberapa bukit di lereng barat. Pada periode ini terbentuk Kawah Pasarbubar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;MERAPI BARU (2000 tahun lalu - sekarang)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kawah Pasarbubar terbentuk kerucut puncak Merapi yang saat ini disebut sebagai Gunung Anyar yang saat ini menjadi pusat aktivitas Merapi. Batuan dasar dari Merapi diperkirakan berumur Merapi Tua. Sedangkan Merapi yang sekarang ini berumur sekitar 2000 tahun. Letusan besar dari Merapi terjadi di masa lalu yang dalam sebaran materialnya telah menutupi Candi Sambisari yang terletak ± 23 km selatan dari Merapi. Studi stratigrafi yang dilakukan oleh Andreastuti (1999) telah menunjukkan bahwa beberapa letusan besar, dengan indek letusan (VEI) sekitar 4, tipe Plinian, telah terjadi di masa lalu. Letusan besar terakhir dengan sebaran yang cukup luas menghasilkan Selokopo tephra yang terjadi sekitar sekitar 500 tahun yang lalu. Erupsi eksplosif yang lebih kecil teramati diperkirakan 250 tahun lalu yang menghasilkan Pasarbubar tephra. Skema penampang sejarah geologi Merapi menurut Berthommier, 1990 (gambar kanan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="365" src="http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/images_stock/Peta%20Sebaran%20AP%201911-2006_796324.JPG" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 365px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 431px;" width="431" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Peta menunjukkan sebaran endapan awanpanas Merapi 1911-2006. Hanya wilayah timur lereng yang bebas dari arah aliran awapanas dalam kurun waktu tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;SEJARAH ERUPSI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe erupsi Gunung Merapi dapat dikategorikan sebagai tipe Vulkanian lemah. Tipe lain seperti Plinian (contoh erupsi Vesuvius tahun 79) merupakan tipe vulkanian dengan daya letusan yang sangat kuat. Erupsi Merapi tidak begitu eksplosif namun demikian aliran piroklastik hampir selalu terjadi pada setiap erupsinya. Secara visual aktivitas erupsi Merapi terlihat melalui proses yang panjang sejak dimulai dengan pembentukan kubah lava, guguran lava pijar dan awanpanas (pyroclastic flow).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merapi termasuk gunungapi yang sering meletus. Sampai Juni 2006, erupsi yang tercatat sudah mencapai 83 kali kejadian. Secara rata-rata selang waktu erupsi Merapi terjadi antara 2 – 5 tahun (periode pendek), sedangkan selang waktu periode menengah setiap 5 – 7 tahun. Merapi pernah mengalami masa istirahat terpanjang selama &amp;gt;30 tahun, terutama pada masa awal keberadaannya sebagai gunungapi. Memasuki abad 16 kegiatan Merapi mulai tercatat cukup baik. Pada masa ini terlihat bahwa waktu istirahat terpanjang pernah dicapai selama 71 tahun ketika jeda antara tahun 1587 sampai dengan tahun 1658.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/images_stock/Sejarah%20letusan%20Merapi%20a_e87761.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 774px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 438px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sejarah letusan gunung Merapi mulai dicatat (tertulis) sejak tahun 1768. Namun demikian sejarah kronologi letusan yang lebih rinci baru ada pada akhir abad 19. Ada kecenderungan bahwa pada abad 20 letusan lebih sering dibanding pada abad 19. Hal ini dapat terjadi karenapencatatan suatu peristiwa pada abad 20 relatif lebih rinci. Pemantauan gunungapi juga baru mulai aktif dilakukan sejak awal abad 20. Selama abad 19 terjadi sekitar 20 letusan, yang berarti interval letusan Merapi secara rata-rata lima tahun sekali. Letusan tahun 1872 yang dianggap sebagai letusan terakhir dan terbesar pada abad 19 dan 20 telah menghasilkan Kawah Mesjidanlama dengan diameter antara 480-600m. Letusan berlangsung selama lima hari dan digolongkan dalam kelas D. Suara letusan terdengar sampai Kerawang, Madura dan Bawean. Awanpanas mengalir melalui hampir semua hulu sungai yang ada di puncak Merapi yaitu Apu, Trising, Senowo, Blongkeng, Batang, Woro, dan Gendol. Awanpanas dan material produk letusan menghancurkan seluruh desa-desa yang berada di atas elevasi 1000m. Pada saat itu bibir kawah yang terjadi mempunyai elevasi 2814m (;bandingkan dengan saat ini puncak Merapi terletak pada elevasi 2968m). Dari peristiwa-peristiwa letusan yang telah lampau, perubahan morfologi di tubuh Gunung dibentuk oleh lidah lava dan letusan yang relatif lebih besar. Gunung Merapi merupakan gunungapi muda. Beberapa tulisan sebelumnya menyebutkan bahwa sebelum ada Merapi, telah lebih dahuiu ada yaitu Gunung Bibi (2025m), lereng timurlaut gunung Merapi. Namun demikian tidak diketahui apakah saat itu aktivitas vulkanik berlangsung di gunung Bibi. Dari pengujian yang dilakukan, G. Bibi mempunyai umur sekitar 400.000 tahun artinya umur Merapi lebih muda dari 400.000 tahun. Setelah terbentuknya gunung Merapi, G. Bibi tertimbun sebagian sehingga saat ini hanya kelihatan sebagian puncaknya. Periode berikutnya yaitu pembentukan bukit Turgo dan Plawangan sebagai awal lahirnya gunung Merapi. Pengujian menunjukkan bahwa kedua bukit tersebut berumur sekitar maksimal 60.000 tahun (Berthomrnier, 1990). Kedua bukit mendominasi morfologi lereng selatan gunung Merapi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pada elevasi yang lebih tinggi lagi terdapat satuan-satuan lava yaitu bukit Gajahmungkur, Pusunglondon dan Batulawang yang terdapat di lereng bagian atas dari tubuh Merapi. Susunan bukit-bukit tersebut terbentuk paling lama pada, 6700 tahun yang lalu (Berthommier,1990). Data ini menunjukkan bahwa struktur tubuh gunung Merapi bagian atas baru terbentuk dalam orde ribuan tahun yang lalu. Kawah Pasarbubar adalah kawah aktif yang menjadi pusat aktivitas Merapi sebelum terbentuknya puncak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Diperkirakan bahwa bagian puncak Merapi yang ada di atas Pasarbubar baru terbentuk mulai sekitar 2000 tahun lalu. Dengan demikian jelas bahwa tubuh gunung Merapi semakin lama semakin tinggi dan proses bertambahnya tinggi dengan cepat nampak baru beberapa ribu tahun lalu. Tubuh puncak gunung Merapi sebagai lokasi kawah aktif saat ini merupakan bagian yang paling muda dari gunung Merapi. Bukaan kawah yang terjadi pernah mengambil arah berbeda-beda dengan arah letusan yang bervariasi. Namun demikian sebagian letusan mengarah ke selatan, barat sampai utara. Pada puncak aktif ini kubah lava terbentuk dan kadangkala terhancurkan oleh letusan. Kawah aktif Merapi berubah-ubah dari waktu ke waktu sesuai dengan letusan yang terjadi. Pertumbuhan kubah lava selalu mengisi zona-zona lemah yang dapat berupa celah antara lava lama dan lava sebelumnya dalam kawah aktif Tumbuhnya kubah ini ciapat diawali dengan letusan ataupun juga sesudah letusan. Bila kasus ini yang terjadi, maka pembongkaran kubah lava lama dapat terjadi dengan membentuk kawah baru dan kubah lava baru tumbuh dalam kawah hasil letusan. Selain itu pengisian atau tumbuhnya kubah dapat terjadi pada tubuh kubah lava sebelumnya atau pada perbatasan antara dinding kawah lama dengan lava sebelumnya. Sehingga tidak mengherankan kawahkawah letusan di puncak Merapi bervariasi ukuran maupun lokasinya. Sebaran hasil letusan juga berpengaruh pada perubahan bentuk morfologi, terutama pada bibir kawah dan lereng bagian atas. Pusat longsoran yang terjadi di puncak Merapi, pada tubuh kubah lava biasanya pada bagian bawah yang merupakan akibat dari terdistribusikannya tekanan di bagian bawah karena bagian atas masih cukup kuat karena beban material.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Lain halnya dengan bagian bawah yang akibat dari desakan menimbulkan zona-zona lemah yang kemudian merupakan pusat-pusat guguran. Apabila pengisian celah baik oleh tumbuhnya kubah masih terbatas jumlahnya, maka arah guguran lava masih dapat terkendali dalam celah yang ada di sekitarnya. Namun apabila celah-celah sudah mulai penuh maka akan terjadi penyimpangan-penyimpangan tumbuhnya kubah. Sehingga pertumbuhan kubah lava yang sifat menyamping (misal, periode 1994 - 1998) akan mengakibatkan perubahan arah letusan. Perubahan ini juga dapat terjadi pada jangka waktu relatif pendek dan dari kubah lava yang sama. Pertumbuhan kubah lava ini berkembang dari simetris menjadi asimetris yang berbentuk lidah lava. Apabila pertumbuhan menerus dan kecepatannya tidak sama, maka lidah lava tersebut akan mulai membentuk morfologi bergelombang yang akhirnya menjadi sejajar satu sama lain namun masih dalam satu tubuh. Alur pertumbuhannya pada suatu saat akan mencapai titik kritis dan menyimpang menimbulkan guguran atau longsoran kubah. Kronologi semacam ini teramati pada th 1943 (April sampai Mei 1943).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Penumpukan material baru di daerah puncak akibat dari pertumbuhan kubah terutama terlihat dari perubahan ketinggian maksimum dari puncak Merapi. Beberapa letusan yang dalam sejarah telah mengubah morfologi puncak antara lain letusan periode 18221823 yang menghasilkan kawah berdiameter 600m, periode 1846 - 1848 (200m), periode 1849 (250 - 400m), periode 1865 - 1871 (250m), 1872 - 1873 (480 - 600 m), 1930, 1961.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.merapi.bgl.esdm.go.id/informasi_merapi.php?page=informasi-merapi&amp;amp;subpage=sejarah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-5288669569551239261?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/5288669569551239261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=5288669569551239261' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5288669569551239261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5288669569551239261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/sejarah-gunung-merapi.html' title='Sejarah Gunung Merapi'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-8810499390424022626</id><published>2010-10-30T20:50:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T20:50:15.566-07:00</updated><title type='text'>Inilah Sejarah Sepatu di Dunia</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #d9d9d9; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;"&gt;Pada Tahun 1800&lt;br /&gt;Sepatu bersol karet pertama dibuat dan dinamakan "Plimsolls."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1892&lt;br /&gt;Goodyear dan perusahaan sepatu karet divisi dari US Rubber Company, memulai memproduksi sepatu karet dan kanvas dalam nama yang berbeda dan pada akhirnya ditentukan bahwa Keds adalah nama yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1908&lt;br /&gt;Marquis M. Converse mendirikan Converse shoe company, yang merevolusi permainan bola basket lebih dari seabad dan menjadi ikon Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1917&lt;br /&gt;Sepatu keds adalah sepatu atletik pertama yang diproduksi secara massal. Kemudian sepatu ini nantinya akan disebut sneakers oleh Henry Nelson McKinney, seorang agen periklanan untuk N.W. Ayer &amp;amp; Son, karena solnya lebih halus dan tidak menimbulkan suara decitan pada kondisi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1917&lt;br /&gt;Converse mengeluarkan sepatu basket pertama, the Converse All Star.&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://hosted.pikipimp.com/pimped_photo/s/image/49/698/943/kurt-cobain-edition-converse-compiled.jpg" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #464646; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(89, 88, 88); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(89, 88, 88); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(89, 88, 88); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(89, 88, 88); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 4px; margin-top: 0px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1920&lt;br /&gt;Adi Dassler, pendiri Adidas, mulai memproduksi sepatu olahraga buatan tangan di kamar mandi ibunya, tanpa bantuan alat-alat listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1923&lt;br /&gt;The All Star memberikan kesempatan pada Chuck Taylor All Star, untuk membuat sepatu bermerek Chucks, Cons, Connies. Sepatu ini terjual lebih dari 744 juta di 144 negara.&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://hosted.pikipimp.com/pimped_photo/s/image/49/698/978/adidas_Sneakers-compiled.jpg" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #464646; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(89, 88, 88); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(89, 88, 88); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(89, 88, 88); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(89, 88, 88); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 4px; margin-top: 0px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px;" /&gt;&lt;br /&gt;1924&lt;br /&gt;Adi dan Rudolph Dassler, dengan bantuan 50 anggota keluarganya, mendaftarkan bisnisnya dengan nama Gebr der Dassler Schuhfabrik di Herzogenaurach, Jerman. Ini menjadi awal berdirinya Adidas seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1931&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adidas memproduksi sepatu tenis pertamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1935&lt;br /&gt;Converse merilis the Jack Purcell dengan logo "Smile" di bagian depan. Sepatu itu menjadi sangat terkenal di Hollywood dan di kalangan anak-anak nakal, namun pada tahun 1930, ketika badminton dan tenis menjadi terkenal, Jack Purcell hanya tinggal sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1948&lt;br /&gt;Puma Schuhfabrik Rudolf Dassler didirikan dan dunia dikenalkan pada PUMA Atom, sepatu sepak bola pertama PUMA digunakan oleh tim sepakbola Jerman Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1950's&lt;br /&gt;• Sneakers menjadi sepatu pilihan di mana-mana dan menjadi simbol dari pemberontakan. Murah dan mudah diperoleh oleh seluruh anak muda di seluruh dunia. Di U.S., cheerleaders menggunakan sweaters, rok mini dan kaos kaki pendek dengan sepatu dan atasan canvas (atau keds). The fashion secara resmi diperkenalkan ketika James Dean difoto menggunakan celana jinsnya dan sneakers putih.&lt;br /&gt;• Sepatu bertumit tinggi alias "stiletto" menjadi tren di awal 1950-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1962&lt;br /&gt;Phil Knight dan Bill Bowerman melucurkan sepatu atletik berteknologi tinggi (di tahunnya) dengan Blue Ribbon Sports (BRS) dan pada tahun 1968 seiring dengan design dan teknologinya yang baru, mengganti nama mereka menjadi Nike.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1970&lt;br /&gt;• Platform shoes dengan tumit setinggi 2-5 inci menjadi incaran pria dan wanita.&lt;br /&gt;• Era 70-an juga merupakan awal bagi sepatu model bakiak menjadi populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1972&lt;br /&gt;Logo Adidas mengalami perubahan dengan memakai konsep "Trefoil Logo" yakni logo visual tiga daun kerangkai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1979&lt;br /&gt;Nike menciptakan seri Nike Air yang pertama. Lalu pada tahun 1982 dirilis Air Force One, dan meluncurkan si legendaris Nike Air Jordan (1985)--yang merupakan sebuah achievement bagi the rookie of Chicago Bulls', Michael Jordan hingga Nike Air Max pada tahun 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reebok-classic-nylon.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1990&lt;br /&gt;Awal era ini diramaikan dengan jenis sepatu bersol rata, berwarna dan persegi. Namun, lagi-lagi platform shoes kembali berjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1995&lt;br /&gt;Museum sepatu Bata di Toronto, Kanada resmi dibuka pada bulan Mei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;Adidas melakukan modernisasi dengan konsep "We knew then-we know now" yang menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan masa kini.&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://hosted.pikipimp.com/pimped_photo/s/image/49/698/998/adidas-superskate-compiled.jpg" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #464646; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(89, 88, 88); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(89, 88, 88); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(89, 88, 88); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(89, 88, 88); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 4px; margin-top: 0px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://hosted.pikipimp.com/pimped_photo/s/image/49/699/18/lang-lang-adidas-originals-gazelle-03-compiled.jpg" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #464646; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(89, 88, 88); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(89, 88, 88); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(89, 88, 88); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(89, 88, 88); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 424px; margin-bottom: 4px; margin-left: 0px; margin-right: 4px; margin-top: 0px; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px; width: 449px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1998-2001&lt;br /&gt;Sepatu lars menjadi salah satu simbol paling populer dari Orde Baru yang militeristik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2006-2008&lt;br /&gt;Model wedges shoes (bertumit sebiji) yang cocok dengan banyak jenis outfit, warp dan strappy shoes menjadi incaran wanita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-8810499390424022626?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/8810499390424022626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=8810499390424022626' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8810499390424022626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8810499390424022626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/inilah-sejarah-sepatu-di-dunia.html' title='Inilah Sejarah Sepatu di Dunia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-9098280284632794699</id><published>2010-10-30T20:40:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T20:40:22.834-07:00</updated><title type='text'>#prayforindonesia, Artis Indonesia Mana Nyalimu ??</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Trebuchet, 'Trebuchet MS', Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 21px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Artis Indonesia Mana Nyalimu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;- Sepertinya kita harus belajar dari artis luar negeri terutama artis hollywood atas kejadian&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;bencana alam di indonesia&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;. Kejutan itu datang dari Hollywood. Saat Indonesia berduka dengan dua bencana besar, gunung Merapi meletus dan tsunami tiga meter di pulau Pagai, Kabupaten Mentawai, tiba-tiba datang doa dan ucapan duka dari&amp;nbsp; para selebritas dunia. Bintang seperti Tom Cruise, Kim Kardashian, Justin Bieber, Haylie William (vokalis Paramore), bintang Camp Rock Joe Jonas, Joel Madden (personel Good Charlotte) seperti berlomba menyampaikan rasa duka untuk Indonesia.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Joe Jonas, bintang yang ngetop di kalangan ABG Indonesia, misalnya, menulis, "#prayforindonesia so sad"&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ucapan duka itu, boleh jadi disampaikan karena ingin meraih simpati. Tapi, apa pun motif mereka, tetap saja itu melegakan. Seperti tetesan embun yang menyirami sahara.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Anehnya, rasa duka serupa tak terlalu muncul pada artis-artis Indonesia. Tak banyak berita yang menunjukkan artis peduli pada bencana atau mengungkapkan rasa duka. Kalaupun ada itu juga terlihat terpaksa setelah wartawan infotainmen "memaksa bicara" dengan menyodor mikrofon meminta wawancara.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Penyanyi lipsync Sinta-Jojo, misalnya, saat ditanya wartawan mengaku tergerak untuk membantu daerah bencana dengan menjadi relawan. "Kami memang prihatin dan kepikiran. Kami sih pengennya menjadi relawan tapi gimana ya? Takutnya di sana malah bikin repot lagi," kata Jojo saat ditemui usai adara SCTV Award di Balai Sarbini, Jakarta.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Komentar penyanyi Rosa juga mengambang. "Ya kami berduka. Kami ingin membantu. Kami akan berusaha"&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;“"Mereka langsung bergerak, tidak cuma omong doang."”&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Di mata orang awam ini komentar-komentar itu tidak cukup melegakan. Orang akan berpikir, "Sebenarnya para artis itu berniat membantu nggak sih. Kalau ingin membantu ya kerjakan apa yang bisa."&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Lihatlah apa yang dilakukan artis-artis dunia saat gempa merontokkan Haiti. Mereka langsung bergerak, tidak cuma "omdo" (omong doang). Penyanyi kondang Miley Cyrus yang dikenal lewat Hannah Montanah melelang gaun merah yang dipakainya saat acara Grammy Awards. Dia melelang lewat eBay.com. Hasilnya, disumbangkan untuk Haiti. Busana itu harganya selangit karena bikinan desainer kondang, Herve Leger.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;"Aku akan melelang (gaun) itu di eBay untuk Palang Merah. Ini hal-hal kecil yang dapat Anda lakukan," kata penyanyi berusia 17 tahun itu.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Penyanyi-penyanyi lain juga tidak mau ketinggalan. Jason Mraz, Akon, Bono, Wyclef Jean, Carlos Santana, Enrique Iglesias, Usher, Toni Braxton, sampai Lady Gaga usai acara Grammy Awards tidak langsung pulang. Mereka malah masuk dapur rekaman menyanyikan lagu amal "We are the World" yang hasilnya akan disumbangkan untuk korban gempa Haiti.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Lagu "We are the World" ini pernah direkam seperempat abad silam untuk para korban kelaparan di Afrika. Lagu ini dirilis ulang. Produser "We are the World" versi lama maupun baru tetap sama, Quincy Jones.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Artis lainnya juga membantu Haiti. Sandra Bullock, contohnya, mendonasikan uang sebesar US$ 1 juta atau sekitar Rp 9 miliar, sedangkan penyanyi Madonna merogoh koceknya US$ 250 ribu dolar Rp 2,2 triliun.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Jadi, apa yang telah dilakukan artis-artis Indonesia? Mengapa selebritas di sini tak meniru apa yang dilakukan bintang Hollywood? Mereka semestinya bisa mengerahkan jutaan penggemar untuk mendonasikan uang receh lewat SMS, misalnya, Rp 1.000. Bila itu terjadi bisa dibayangkan dana miliaran akan segera terkumpul. Atau, setidaknya ikutilah cara Miiley Cyrus, lelang busana untuk amal.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kita sedih melihat kondisi para pengungsi Mentawai maupun Merapi. Di Mentawai, misalnya, seorang teman saya, Uni Lubis, pemimpin redaksi ANTV menulis di Twitternya, "Ketika saya mendarat di Dusun Purourougat, Pagai Selatan, kemarin, hujan gerimis. Puluhan orang menggigil sambil memeluk kaleng biskuit..."&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tidakkah kita tergerak untuk membantu? Seperti kata Miley Cyrus, kita lakukan apa pun, sekecil apa pun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;(sumber : http://id.omg.yahoo.com)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-9098280284632794699?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/9098280284632794699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=9098280284632794699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9098280284632794699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9098280284632794699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/prayforindonesia-artis-indonesia-mana.html' title='#prayforindonesia, Artis Indonesia Mana Nyalimu ??'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-4608009559382964284</id><published>2010-10-30T20:37:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T20:37:52.391-07:00</updated><title type='text'>Ibu Kuburkan Bayi Sendiri di Mentawai</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;&lt;a href="http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/28/98531_tsunami-mentawai_300_225.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: black; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/28/98531_tsunami-mentawai_300_225.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 0px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 0px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 0px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 0px; cursor: pointer; display: block; height: 225px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-top: 4px; text-align: center; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Awak kapal Kaimana yang sempat melintasi perairan Mentawai, Sumatera Barat, pascatsunami sempat melihat seorang ibu sedang menguburkan anaknya yang masih bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awak kapal sempat singgah di Pulau Gobi dan Pulau Bintang, kemudian memberikan cadangan makanan ke warga yang selamat,” kata Feri, pemilik kapal Kaimana dalam percakapan telepon, Sabtu 30 Oktober 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awak kapal Kaimana mengabarkan, sekitar 12 orang meninggal di kawasan itu. Rumah mereka hancur tersapu gelombang tsunami dan mereka belum tersentuh bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal pengangkut turis dari Padang ke Mentawai ini sempat meninggalkan air minum, minyak tanah, mie instan, serta sejumlah logistik yang mereka miliki sebelum bertolak ke Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini hanya sepenggal cerita kondisi Mentawai pascatsunami menerjang Pagai dan Sipora Selatan. Seperti yang dialami Joskamatir, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagai Utara Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sudah tidak sanggup lagi menenangkan korban luka berat yang dirawat di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Sikakap,” ujar Joskamatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari lalu, Jos mengaku baru saja menguburkan dua korban meninggal karena luka berat yang dirawat di Puskesmas Sikakap. Sehari sebelumnya, Jos juga mengubur satu korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Vivanews&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-4608009559382964284?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/4608009559382964284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=4608009559382964284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4608009559382964284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4608009559382964284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/ibu-kuburkan-bayi-sendiri-di-mentawai.html' title='Ibu Kuburkan Bayi Sendiri di Mentawai'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-2985543655224708820</id><published>2010-10-30T20:33:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T20:33:57.912-07:00</updated><title type='text'>Pesan Agnes Monica Untuk Anak-Anak Muda Indonesia</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Verdana; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMwdRGO1k1I/AAAAAAAABXM/myCndDWQ0wo/s1600/agnesoke-dlm.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #2255aa; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533830221699322706" src="http://4.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMwdRGO1k1I/AAAAAAAABXM/myCndDWQ0wo/s320/agnesoke-dlm.JPG" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; cursor: pointer; float: left; height: 105px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0pt; margin-right: 10px; margin-top: 0pt; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px; width: 85px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jakarta Penyanyi Agnes Monica bisa mewujudkan impiannya untuk go international dengan menjadi host di acara American Music Awards. Sukses mencapai impian itu, Agnes pun punya pesan untuk anak-anak muda sepertinya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;"It's no problem to have a big-big dream.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;And now we could make it happen. Itu message yang aku ingin kasih tahu ke anak-anak muda," begitu pesan Agnes saat ditemui di JITEC, Mangga Dua Square, Jakarta Pusta, Jumat (29/10/2010) jelang tengah malam.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Agnes menambahkan jika ingin go international, menurutnya jangan selalu mengartikannya dengan berkarir di Amerika. Menurutnya go international juga bisa misalnya dengan berkarir di China atau Taiwan.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Pelantun 'Karena Ku Sanggup' itu pun menganjurkan anak-anak muda mengubah cara berpikir mereka. Terkadang ada anak-anak muda yang menjadi pesimis karena kondisi di Indonesia.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;"Jangan berhenti di sana. Kita jangan hanya fokusin kita udah merdeka dari penjajah, tetapi belum merdeka dari mental budak. Gantungkan cita-citamu setinggi langit. We believe, We can make it happen," urai penyanyi kelahiran 1 Juni 1986 itu.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Juri Indonesian Idol 2010 itu rencananya akan menjadi host red carpet di American Music Awards akhir November mendatang. Bukan hanya menjadi host, ia pun akan menyanyi di acara tersebut. Namun Agnes belum bisa memberikan bocoran soal aksinya menyanyi di sana karena masih dalam tahap pembicaraan.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;"Semua masih dalam tahap pembicaraan. Sebenarnya ada salah satu host di sana, mereka kepikiran untuk duet nyanyi laguku. Masalahnya sekarang ini, acara ini bukan hanya melibatkan manajemen aku aja, tapi manajemen di sana juga terlibat," ungkap Agnes lagi.&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="color: #999999; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;[sumber: http://www.detikhot.com/read/2010/10/30/124733/1479563/230/pesan-agnes-monica-untuk-anak-anak-muda-indonesia?h991102207]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-2985543655224708820?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/2985543655224708820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=2985543655224708820' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/2985543655224708820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/2985543655224708820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/pesan-agnes-monica-untuk-anak-anak-muda.html' title='Pesan Agnes Monica Untuk Anak-Anak Muda Indonesia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMwdRGO1k1I/AAAAAAAABXM/myCndDWQ0wo/s72-c/agnesoke-dlm.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-7771131852499909152</id><published>2010-10-30T20:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T20:29:38.970-07:00</updated><title type='text'>Tahapan Perkembangan Panda Dari Mulai Bayi Sampai Umur 4 Bulan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anda pasti tahu hewan panda kan yang berasal dari negeri tirai bambu? hewan yang sangat lucu sekali..Nah berikut tahap perkembangan panda mulai dari lahir sampai umur 4 bulan..&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 2 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy-3fgIZvI/AAAAAAAACyA/_zjVmELX5vg/s1600/panda1.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy-42mqnSI/AAAAAAAACyE/JkS6kiR4T34/s1600/panda2.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 7 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_HyWjkcI/AAAAAAAACyI/GQCs4BdMUPc/s1600/panda3.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 25 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_XWLsyYI/AAAAAAAACyM/lRDdJ1tlzx0/s1600/panda4.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_YfVQjjI/AAAAAAAACyQ/zMrdUtM-5ns/s1600/panda5.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 30 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_qgLkzfI/AAAAAAAACyU/nOLN3Tz_OLQ/s1600/panda6.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_s4yzFBI/AAAAAAAACyY/ZcaaxEga7Ds/s1600/panda7.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 35 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_9HOEJEI/AAAAAAAACyc/mUDgbhm0C3s/s1600/panda8.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy_-4gplwI/AAAAAAAACyg/hl7O_3IYNqc/s1600/panda9.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 40 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMzANGAytVI/AAAAAAAACyk/6yom1nmMU8c/s1600/panda10.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 80 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMzAcLIvSkI/AAAAAAAACyo/n9Y-MD4Iiyk/s1600/panda11.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 90 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMzAoekparI/AAAAAAAACys/Fk3tBHhxfrg/s1600/panda12.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMzApLb19bI/AAAAAAAACyw/OjeW2oHWZOw/s1600/panda13.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h2 style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', Times, serif; font-size: 14pt; font-weight: normal; line-height: 24px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Umur 120 Hari&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMzBdl8KX7I/AAAAAAAACy0/4-KsSXbi9JA/s1600/panda014.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; max-width: 516px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4506839" style="background: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;" target="blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;kaskus.us&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Read more:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://tahukah-engkau.blogspot.com/2010/07/tahapan-perkembangan-panda-dari-mulai.html#ixzz13u59j3jd" style="background: inherit; color: #003399; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;http://tahukah-engkau.blogspot.com/2010/07/tahapan-perkembangan-panda-dari-mulai.html#ixzz13u59j3jd&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-7771131852499909152?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/7771131852499909152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=7771131852499909152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7771131852499909152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7771131852499909152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/tahapan-perkembangan-panda-dari-mulai.html' title='Tahapan Perkembangan Panda Dari Mulai Bayi Sampai Umur 4 Bulan'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mDCq2KqgYWo/TMy-3fgIZvI/AAAAAAAACyA/_zjVmELX5vg/s72-c/panda1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-5090578776690663166</id><published>2010-10-30T07:49:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:49:26.749-07:00</updated><title type='text'>Foto-foto Jogja di selimuti abu merapi</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7PN_0f6I/AAAAAAAABgc/iuclwTjbheM/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAxMzMtMjAxMDEwMzAtMDg0OC5qcGc%3D%3F%3D-755549" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722437284560802" src="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7PN_0f6I/AAAAAAAABgc/iuclwTjbheM/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAxMzMtMjAxMDEwMzAtMDg0OC5qcGc%3D%3F%3D-755549" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; border-width: initial; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; position: relative;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7PZ4Lr6I/AAAAAAAABgk/iABTmg5t1dw/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTEtMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-757029" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722440473751458" src="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7PZ4Lr6I/AAAAAAAABgk/iABTmg5t1dw/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTEtMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-757029" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; border-width: initial; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; position: relative;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7QPPkt8I/AAAAAAAABgs/D8TB7ZkQhdI/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTItMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-760001" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722454798940098" src="http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7QPPkt8I/AAAAAAAABgs/D8TB7ZkQhdI/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTItMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-760001" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; border-width: initial; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; position: relative;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7QpWZt0I/AAAAAAAABg0/EaWQrIh9yT4/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTItMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-762476" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722461806901058" src="http://1.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7QpWZt0I/AAAAAAAABg0/EaWQrIh9yT4/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTItMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-762476" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; border-width: initial; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; position: relative;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7ROMNH5I/AAAAAAAABg8/h6tuuk8tZNo/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTEtMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-763711" style="color: #990000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533722471696244626" src="http://3.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7ROMNH5I/AAAAAAAABg8/h6tuuk8tZNo/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAzOTEtMjAxMDEwMzAtMDkyOC5qcGc%3D%3F%3D-763711" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; border-width: initial; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; position: relative;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sambil berangkat ke sebuah acara tadi pagi, admin mendokumentasikan jalanan jogja yang penuh dgn abu merapi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-5090578776690663166?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/5090578776690663166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=5090578776690663166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5090578776690663166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5090578776690663166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/foto-foto-jogja-di-selimuti-abu-merapi.html' title='Foto-foto Jogja di selimuti abu merapi'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_O727moVhtEg/TMu7PN_0f6I/AAAAAAAABgc/iuclwTjbheM/s72-c/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDAxMzMtMjAxMDEwMzAtMDg0OC5qcGc%3D%3F%3D-755549' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-794815858837323304</id><published>2010-10-30T07:48:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:48:38.362-07:00</updated><title type='text'>Bukti Nyata Zaman Pra-sejarah Pernah Sangat Maju</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tahun 1900 ditemukan sebuah logam yang membatu yang berusia sekitar 2000 tahun disebuah kapal karam di pulau Antikythera Yunani, 50 tahun kemudian benda tersebut dilihat dengan sinar-X dan menemukan bahwa benda tersebut merupakan sebuah alat mekanik seperti mekanik pada jam tangan, penemuan ini membuat para ahli arkeologi kebingunan, karena pada saat itu bangsa yunani tidak akan mungkin membuat benda mekanik serumit itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anticythère Mechanics&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/NAMA_Machine_d%27Anticyth%C3%A8re_1.jpg/280px-NAMA_Machine_d%27Anticyth%C3%A8re_1.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 335px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 375px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anticythère Mechanics Setelah di X-ray&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4054/4487163621_f644509da5_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 242px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 434px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Perkiraannya alat ini digunakan sebagai kalender&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4015/4487273469_2af4fb6b70_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 241px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 431px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Keberadaan mekanik pada jaman prasejarah juga bisa ditemui di kompleks kuil Dendera di Mesir. Pada ruang bawah kuil tersebut terdapat pahatan dinding dua buah benda yang menyerupai bola lampu pijar, hal ini kemudian dikaitkan dengan pertanyaan, bagaimana ruang bawah yang gelap dan panas itu mendapatkan cahaya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;beberapa teori mengatakan bahwa, ruang-ruang dalam kuil tersebut menggunakan cahaya matahari yang dipantulkan dari luar berulang kali oleh cermin-cermin didalam kuil, namun teori ini dapat terbantahkan, karena sinar yang dipantulkan semakin lama semakin lemah sehingga tak bisa menerangi semua ruangan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ada juga yang mengatakan menggunakan api / obor tapi tidak ada di satu ruangpun ditemukan bahan untuk membuat api, dan tidak akan cukup oksigen yang didapatkan untuk membuat obor. Jadi, satu-satunya cara untuk menerangi ruangan dalam kuil adalah dengan bola lampu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pertanyaannya sekarang, jika benar mereka menggunakan lampu, bagaimana mereka mendapatkan aliran listrik? Bahkan listriknya saja baru ditemukan ribuan tahun setelahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Satu penemuan yang mungkin dapat mendukung keberadaan bola lampu jaman prasejarah adalah penemuan baterai bagdad yang telah di uji mampu menghasilkan listrik dengan menuangkan perasan jeruk kedalam gucinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pahatan dinding dua buah benda yang menyerupai bola lampu pijar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2684/4487923510_6899fb89f2_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 246px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 437px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Baterai Bagdad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2785/4487274383_8dc16e2e48_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 248px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 438px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Baterai Bagdad Diisi Perasan Jeruk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2775/4487274707_c7fe8f1500_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 244px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 437px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Di kompleks kuil Teotihuacan para ahli yang mempercayai ada campur tangan alien dijaman purba menemukan penataan kompleks yang mirip dengan tata letak sama dengan posisi solar system kita, tapi bagaimana mungkin designer kompleks kuil Teotihuacan mengetahui lebih dahulu system peredaran planet-planet mengitari matahari?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bukankah hal itu memerlukan penelitian ilmiah berkelanjutan selama berabad-abad? ada yang bilang bahwaposisi kuil ini adalah sebuah kebetulan belaka, tapi jika kita melihat peninggalan sejarah ditempat lain yang bahkan lebih tua dari Teotihuacan seperti Stonehenge yang mana bila dilihat dari angkasa, lingkaran-lingkaran susunan batunya sangat menyerupai solar system kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kompleks Kuil Teotihuacan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2788/4487275415_6d682c0c8a_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 244px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 435px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="font-family: arial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Kompleks Kuil Teotihuacan Solar System&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2694/4487275011_210d670622_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 438px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="font-family: arial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Stonehenge&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="noBottomLine"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2773/4487275821_3e52845c39_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 241px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 435px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="font-family: arial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Stonehenge Solar System&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4056/4487276119_386d98381e_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 246px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 436px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Stonehenge Dilihat Dari Udara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4071/4487276371_ab9dd75879_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 244px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 436px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2757/4487926296_b2109ab99f_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 249px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 436px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pada tahun 1929 diketemukan pula sebuah peta lukisan bertanda tangan seorang Kapten bernama Piri Reis tercantum juga tahun 1513 yang juga berarti 21 tahun setelah Colombus menemukan benua Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Yang menakjubkan adalah bahwa peta itu sangat akurat menggambarkan garis benua atau garis pulau bahkan dilengkapi dengan gambar sungai dan gunung. Bagaimana sang creator membuatnya? Pengetahuan geografi saja mulai berkembang ratusan tahun setelahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Piri Reis Map&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4060/4487926610_6af41086d5_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 244px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 433px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Piri reis Map dibanding peta modern&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2679/4487277597_48e4067980_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 246px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 437px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bukti yang paling mendukung teori adanya campur tangan alien / teknologi modern dimasa prasejarah adalah adanya kompleks peninggalan Pumapunku di dataran tinggi Bolivia, disana logika kita tidak akan bisa menerka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Di Pumapunku ada reruntuhan struktur megalitikum yang telah dihancurkan oleh gempa bumi yang sangat dahsyat. Blok-blok yang runtuh di Pumapunku sangat menakjubkan, yang mana bentuk dari blok-blok yang berserakan mempunyai potongan / bentuk yang sempurna dan memiliki ukuran yang sama dan bahkan lebih menyerupai puzzle-puzzle.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Belum ada yang tahu pasti bagaimana suku Indian Aymara mengangkut batu-batu (800 ton/pcs) kesana, padahal dataran itu berada pada 4.000 meter diatas permukaan laut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pumapunku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2739/4487277905_41781cd81f_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 244px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 432px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="font-family: arial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Pumapunku Blok&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4070/4487927826_022c5252a4_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 248px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 431px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/h3&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kita semua tahu, bahwa untuk mendirikan sebuah bangunan seperti Pumapunku memerlukan penulisan, perencanaan, dan ide bagaimana tiap-tiap bagian pecahan memilki fungsi masing-masing dan bagaimana cara menyatukannya, tapi para ahli telah sepakat bahwa Indian Aymara tidak pernah mengenal tulisan. Bagaimana mungkin mengerjakan puzzle Pumapunku tanpa perencanaan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pumapunku Blok Rekonstruksi Puzzle&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2705/4487928076_b4f46d47f0_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 246px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 435px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dari segi kualitas, pengerjaan batu di Pumapunku sangatlah sempurna, seperti dikerjakan oleh mesin, untuk memotong dengan ukuran tertentu, membuat lubang, bahkan membuat cekungan panjang dengan ukuran sangat kecil (millimeter), dan tiap-tiap batu mempunyai bentuk dan ukuran yang sama persis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Padahal material-material batu yang digunakan adalah batu diorite dan granit, batu diorite adalah salah satu batu yang paling keras yang hanya bisa dikalahkan oleh berlian, para arkeolog memperkirakan alat yang digunakan oleh suku Aymara mungkin memiliki mata berlian atau berbahan berlian, namun tak seorangpun arkeolog yang mampu memperkirakan atau mencoba merekonstruksi bagaimana Indian Aymara membuat blok-blok batu tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 style="font-family: arial; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Lubang Pada Blok Pumapunku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4027/4487278859_5ae3ac227a_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 243px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 433px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pumapunku Millimeter Detail&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4023/4487928880_6e2682a6c9_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 438px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;h3 style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;span style="font-size: 17px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pumapunku Ukiran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4052/4487279755_19087e8f6a_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 439px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2716/4487280141_2b4fc66b26_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 437px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2682/4487280609_907770755e_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 245px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 435px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2706/4487280969_029fda004f_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 438px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm3.static.flickr.com/2715/4487930792_034098deed_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 247px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 436px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://farm5.static.flickr.com/4055/4487281729_ba85668226_o.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: transparent; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: transparent; border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: transparent; border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: transparent; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; height: 246px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px; width: 437px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/10/bukti-nyata-zaman-pra-sejarah-pernah.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-794815858837323304?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/794815858837323304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=794815858837323304' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/794815858837323304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/794815858837323304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/bukti-nyata-zaman-pra-sejarah-pernah.html' title='Bukti Nyata Zaman Pra-sejarah Pernah Sangat Maju'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-3359460299834347956</id><published>2010-10-30T07:45:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:45:35.766-07:00</updated><title type='text'>Foto Mentawai Rata Dengan Tanah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #35383d; font-family: 'Trebuchet MS', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="color: #63565f; font-size: 13px; line-height: 1.4em; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dan inilah foto-fotonya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkylKZ-olI/AAAAAAAAEDs/3tJNBmq24KM/s1600/muntei1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533009231231230546" src="http://2.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkylKZ-olI/AAAAAAAAEDs/3tJNBmq24KM/s320/muntei1.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 213px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkyYM1Ak1I/AAAAAAAAEDk/HactLqglBFU/s1600/muntei2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533009008543175506" src="http://4.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkyYM1Ak1I/AAAAAAAAEDk/HactLqglBFU/s320/muntei2.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 213px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkyOoL37yI/AAAAAAAAEDc/9o4i401_KTM/s1600/muntei3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533008844088143650" src="http://1.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkyOoL37yI/AAAAAAAAEDc/9o4i401_KTM/s320/muntei3.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 213px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkyGRQ3LEI/AAAAAAAAEDU/D2nCnQ7jkSE/s1600/muntei3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkx5qYITII/AAAAAAAAEDM/FUgupms0bQU/s1600/muntei4.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533008483899165826" src="http://2.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkx5qYITII/AAAAAAAAEDM/FUgupms0bQU/s320/muntei4.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 213px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxxlkf44I/AAAAAAAAEDE/_xrq7EbUtqs/s1600/muntei5.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533008345169912706" src="http://1.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxxlkf44I/AAAAAAAAEDE/_xrq7EbUtqs/s320/muntei5.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 202px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxqOygrOI/AAAAAAAAEC8/t8kBheejs-k/s1600/muntei6.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533008218795584738" src="http://4.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxqOygrOI/AAAAAAAAEC8/t8kBheejs-k/s320/muntei6.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 213px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxgMSf4vI/AAAAAAAAEC0/aJwxDWO41o8/s1600/muntei7.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #ff6600; text-decoration: underline;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533008046325752562" src="http://3.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkxgMSf4vI/AAAAAAAAEC0/aJwxDWO41o8/s320/muntei7.jpg" style="border-bottom-color: rgb(73, 91, 107); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(73, 91, 107); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(73, 91, 107); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(73, 91, 107); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; float: left; height: 320px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center; width: 226px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="font-size: 13px; line-height: 1.4em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-footer"&gt;&lt;div class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt;&lt;span class="post-comment-link"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="post-icons"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div addthis:title="Foto Mentawai Rata Dengan Tanah" addthis:url="http://akudansekitar.blogspot.com/2010/10/foto-mentawai-rata-dengan-tanah.html" class="addthis_toolbox addthis_default_style"&gt;&lt;a class="addthis_button_facebook at300b" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;amp;winname=addthis&amp;amp;pub=christiyono&amp;amp;source=tbx-250&amp;amp;lng=en-US&amp;amp;s=facebook&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fakudansekitar.blogspot.com%2F2010%2F10%2Ffoto-mentawai-rata-dengan-tanah.html&amp;amp;title=Foto%20Mentawai%20Rata%20Dengan%20Tanah&amp;amp;ate=AT-christiyono/-/-/4ccc2f3c0cd0187c/1&amp;amp;CXNID=2000001.5215456080540439074NXC&amp;amp;pre=http%3A%2F%2Fwww.lintasberita.com%2Fgo%2F1422842&amp;amp;tt=0" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc0000; cursor: pointer; float: left; padding-bottom: 0px; padding-left: 2px; padding-right: 2px; padding-top: 0px; text-decoration: none;" target="_blank" title="Send to Facebook"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-3359460299834347956?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/3359460299834347956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=3359460299834347956' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/3359460299834347956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/3359460299834347956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/foto-mentawai-rata-dengan-tanah.html' title='Foto Mentawai Rata Dengan Tanah'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VTAOZUFk6R8/TMkylKZ-olI/AAAAAAAAEDs/3tJNBmq24KM/s72-c/muntei1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-1127379754854919913</id><published>2010-10-30T07:42:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:42:25.588-07:00</updated><title type='text'>Daftar Nama Anggota DPR Yang Jalan-Jalan Ke Yunani Saat Negara Ditimpa Bencana</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Helvetica, Verdana, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;img alt="Dpr RI" class="size-full wp-image-10927 alignleft" height="150" src="http://gugling.com/wp-content/uploads/2010/10/logo-dpd-ri6-150x150.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: inline; float: left; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 5px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="150" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sebelumnya kita ketahui, para anggota DPR akan mengadakan “studi banding” ke Yunani dan kebeberapa wilayah di Eropa. Tapi disaat-saat sekarang yaitu dimana bangsa kita sedang ditimpa banyak musibah, mereka tetep bersikeras harus dan tetap akan pergi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dari anggota BK DPR RI, hanya Ketua BK yakni Gayus Lumbuun yang tidak ikut dalam studi banding tersebut. Gayus Lumbuun menyatakan, studi banding ke Yunani tidak bermanfaat. Ia justru meminta supaya teman-temannya membatalkan acara itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sudah sejak awal Gayus menyatakan hal tersebut, ia tetap berkomitmen dengan pendiriannya bahwa kunjungan tersebut tidak bermanfaat. Ditanya soal isu razia anggota BK DPR. Gayus mengaku tidak tahu. “Saya no comment,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sebelumnya, pemimpin rombongan, yakni Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir, memilih untuk tidak berbicara saat ditanya keberangkatannya sore ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Saat dihubungi, Nudirman Munir enggan menjawab. Ia justru menutup telepon saat ditanya tentang rencana keberangkatannya ke Yunani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anggota BK yang ikut rombongan tersebut di antaranya Nudirman Munir (F-PG), Salim Mengga (F-PD), Darizal Basir (F-PD), Chaeruman Harahap (F-PG), Ansory Siregar (F-PKS), Abdul Razak Rois (F-PAN), Usman Jafar (F-PPP), dan Ali Maschan Moesa (F-PKB).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Mereka akan didampingi tiga orang dari Sekretariat Jenderal DPR RI, yakni Cholida Indrayana, Chrysanthy Permatasari, dan Rahmat Bagja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kesimpulannya :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Berikut ini adalah daftar nama anggota DPR yang tetap bersikukuh untuk tetap pergi “jalan-jalan” ke Yunani saat negara ditimpa bencana :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 20px; margin-left: 30px; margin-right: 0px; margin-top: -10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Nudirman Munir (FPG),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Salim Mengga (FPD),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Darizal Basir (FPD),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Chaeruman Harahap (FPG),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ansory Siregar (FPKS),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Abdul Razak Rois (FPAN),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Usman Jafar (FPPP),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ali Maschan Moesa (FPKB),&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dan mereka didampingi 3 orang dari sekretariat jenderal :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-bottom: 20px; margin-left: 30px; margin-right: 0px; margin-top: -10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Cholida Indrayana,&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Chrysanthy Permatasari, dan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Rahmat Bagja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bantu sebarkan ya teman-teman… Sebarkan luas, jangan sampai terulang lagi di tahun 2014. Dan agar mereka tahu diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;sumber : mediaindonesia + kaskus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-1127379754854919913?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/1127379754854919913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=1127379754854919913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1127379754854919913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1127379754854919913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/daftar-nama-anggota-dpr-yang-jalan.html' title='Daftar Nama Anggota DPR Yang Jalan-Jalan Ke Yunani Saat Negara Ditimpa Bencana'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-4977462133188663510</id><published>2010-10-30T07:39:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:39:39.306-07:00</updated><title type='text'>10 Wanita Paling Berpengaruh Di Indonesia</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span style="font-size: 14px;"&gt;&lt;span style="font-size: 19px;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;1. Megawati Soekarno Putri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_oEJGsL7FHWs/SYsKp0wkbCI/AAAAAAAABcw/xGJ2BXsyBGY/s400/Megawati-Soekarno-Putri.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megawati merupakan satu-satunya wanita Indonesia pertama yang menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI yang ke-5. Selama ini kekuasaan selalu dipegang oleh laki-laki. Megawati mampu menunjukkan bahwa wanita juga dapat berperan aktif serta berpartisipasi dalam dunia politik. Dia mampu mendobrak anggapan umum masyarakat selama ini bahwa wanita tidak dapat melakukan pekerjaan seperti laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;2. Moetia Hatta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_t4gfT6R93UA/SJErqJuMBBI/AAAAAAAAANQ/MKlMLmODJhs/s400/meutia+1.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutia Hatta merupakan mantan mentri Pemberdayaan wanita pada Kabinet Indonesia Bersatu. Beliau juga merupakan salah satu antropolog perempuan yang selama 30 tahun ini concern keliling seluruh pulau di Indonesia. Beliau juga sangat proaktif dalam memperjuangkan hak-hak asasi wanita, serta memperjuangkan hak-hak para TKI wanita yang diperlakukan sewenang-wenang oleh majikannya. Selain itu, beliau juga aktif memperjuangkan nasib wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;3. Sri Mulyani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://vibizlife.com/UserFiles/Image/TODAY/Sri-Mulyani-Indrawati.scnd.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri Mulyani saat ini menjabat di posisi penting, yaitu sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Beliau merupakan aset bangsa yang sangat tak ternilai yang dimiliki oleh Indonesia. Jangan meremehkan kinerjanya. Beliau ini memiliki segudang prestasi yang gemilang. Beliau menjabat sebagai Direktur Eksekutif International Monetary Foundation(IMF) sebagai orang termuda di jajaran IMF. Tentunya jabatan ini bukan jabatan yang remeh dan mudah untuk diraih. Sebab harus benar-benar orang yang kompeten untuk bekerja di sana. Beliau juga salah satu sumber inspirasi, sebab beliau mampu memecahkan banyak permasalahan pelik keuangan di Indonesia, seperti melunasi salah satu utang Indonesia, serta mampu membuat kebijakan-kebijakan yang bisa mengatasi permasalahan Indonesia. Beliau termasuk Menteri keuangan wanita yang brilian yang dimiliki oleh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;4. Ani Yudhoyono&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/f/fb/Ani_Yudhoyono.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ani Yudhoyono saat ini merupakan wanita no 1 di Indonesia. Beliau merupakan istri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Beliau turut aktif melakukan kegiatan sosial serta selalu mendampingi SBY pada acara-acara kenegaraan. Beliau juga turut berpartisipasi dalam permasalahan sosial seperti pendidikan, kemiskinan, dan bencana alam lainnya. Serta memberikan perhatian yang nyata pada korban bencana alam seperti Tsunami, serta bencana alam lainnya. Selain itu beliau juga turut memajukan dan memberdayakan wanita agar lebih valuable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;5. Siti Hardiyanti Indra Rukmana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_IENHa6njXwU/Se8nOQju1yI/AAAAAAAAAGg/D74Zs1fK5is/s320/tutut1.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau merupakan salah satu putri mantan presiden RI Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;6. Titiek Puspa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://cybertainment.cbn.net.id/UserFiles/Image/cybertainment/showbiz%20news4/feb08/200_titiek_puspa.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merupakan penyanyi sekaligus seorang aktris. Di usianya yang sudah senja, dia masih aktif dalam berkarya di dunia musik dan hiburan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;7. Siti Fadilah Supari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_bifohamOdgQ/SfkcFX7EBCI/AAAAAAAAF1M/DWGT5ScsqLI/s400/Siti-Fadilah.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau merupakan Menteri Kesehatan RI. Beliau turut aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan rakyat Indonesia, serta melakukan berbagai kegiatan sosial di bidang kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;8. Christine hakim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_KG93p3f4_6E/R1rLEXtH_-I/AAAAAAAABWo/1Qc-1EdAAP4/s400/hero_hakim.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau merupakan aktris senior yang tidak diragukan lagi kemampuan aktingnya. Sudah banyak film yang diperankannya dengan penuh pnghayatan, sehingga tidak salah bila beliau mendapatkan banyak Achievement dalam dunia musik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;9. Miranda Goeltom&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://woamu.blogspot.com/" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://bp1.blogger.com/_x9bDHzhLbY4/SHcI8V5LNNI/AAAAAAAAAig/-3CG9VnG2ZQ/s200/miranda_goeltom2.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miranda Goeltom merupakan direktur utama Bank Indonesia. Jabatan ini diraihnya bukan karena embel-embel nama keluarga, melainkan beliau secara mandiri mampu menduduki jabatan itu karena jerih payahnya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;10. Moeryati Soedibyo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 19px;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Moeryati Soedinyo merupakan wanita Indonesia yang sukses menjadi seorang enterpreneur yang produknya bisa menjadi produk nasional buatan Indonesia dan menjadi kebanggan tersendiri bagi Indonesia. Beliau memproduksi kosmetik yang bahan dasarnya berasal dari kekayaan alam Indonesia. Beliau mampu mensejajarkan produk kosmetiknya dengan kosmetik-kosmetik impor dan terkenal lainnya. Padahal beliau merintis usaha tersebut mulai dari nol. Beliau juga turut berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan Putri Indonesia yang nantinya menjadi duta untuk Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://menujuhijau.blogspot.com/2010/10/10-wanita-paling-berpengaruh-di.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-4977462133188663510?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/4977462133188663510/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=4977462133188663510' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4977462133188663510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4977462133188663510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/10-wanita-paling-berpengaruh-di.html' title='10 Wanita Paling Berpengaruh Di Indonesia'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_oEJGsL7FHWs/SYsKp0wkbCI/AAAAAAAABcw/xGJ2BXsyBGY/s72-c/Megawati-Soekarno-Putri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-7178225795794720820</id><published>2010-10-30T07:37:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:37:37.477-07:00</updated><title type='text'>Membuka Website Yang Diblokir</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Tahoma, Arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 17px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 12px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sangat kesal sekali apabila website yang kita butuhkan diblokir oleh provider, apalagi dilingkungan kantor yang selalu diblokir oleh admin dan kita harus kerja. tapi semua dapat kita buka dengan cara sederhana dengan tool aplikasi ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 12px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;petunjuk sederhana adalah:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="margin-bottom: 12px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 12px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sambungkan ke jaringan intenet&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;klik start -&amp;gt;klik Run -&amp;gt; ketik ping spasi website yang diblokir contohnya :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ping facebook.com&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;dan akan tampil IP address seperti&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pinging facebook.com [69.63.189.11] with 32 bytes of data:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Instal tool Aplikasi ini sampai selesai&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Klik mouse kanan pada icon tray (pojok sebelah kanan pada gambar 3 komputer) -&amp;gt; klik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;access security -&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;gt; masukan password admin: asecret&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Masukan IP address tersebut pada kolom From (contohnya :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;69.63.189.11)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;dan kolom To&amp;nbsp;(contohnya :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;69.63.189.11)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;,&amp;nbsp;IP address kolom From dan Ip address kolom To disamakan saja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Klik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;tombol Add&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;dan Klik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;tombol Search&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dicentang / diaktifkan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Enable IP Address Restrictions &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Putuskan jaringan internet dan sambungkan kembali jaringan internet&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="line-height: 19px; margin-left: 35px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Buka website yang diblokir tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-size: 11px;"&gt;&lt;a href="http://hotfile.com/dl/78669309/55288f8/cproxy_ver3.4.4.rar.html" style="color: #cc0000; text-decoration: underline;" target="_blank" title="buka blokir website"&gt;Download Here&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-7178225795794720820?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/7178225795794720820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=7178225795794720820' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7178225795794720820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7178225795794720820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/membuka-website-yang-diblokir.html' title='Membuka Website Yang Diblokir'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-8238291439978051951</id><published>2010-10-30T07:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:36:05.875-07:00</updated><title type='text'>Daftar Koruptor Yang Mencuri Dana Bantuan Bencana</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1509" height="164" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/bencana.jpg?w=227&amp;amp;h=164" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="bencana" width="227" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Negara ini sekarang sedang tertimpa bencana mulai dari banjir bandang di Papua, tsunami di Mentawai, banjir di Jakarta, dan letusan Gunung Merapi. Banyak korban bencana alam ini yang memerlukan bantuan pemerintah, namun entah apa karena tidak ada hari nurani, ada beberapa pejabat yang tega sekali mengkorupsi dana bantuan bencana alam untuk kepentingan pribadi. Berikut sebagian nama-nama para koruptor tersebut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;1. Korupsi bantuan bencana bsunami&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1510" height="152" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/1.jpg?w=244&amp;amp;h=152" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="1" width="244" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Setelah bencana tsunami pada 17 Juli 2006 lalu, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) berencana memberikan bantuan kepada para nelayan yang menjadi korban. Bantuan itu berupa perahu fiberglass 1 GT dengan mesin 15 PK dan pengadaan alat tangkap. Dananya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2006.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Hari Purnomo, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Tengah, dan Elisabeth, Kepala Seksi Produksi Penangkapan Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Tengah yang mengurusi urusan tersebut. Namun mereka terbukti melanggar UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena mereka dianggap melanggar pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999. Tindakan mereka ini telah merugikan Negara Indonesia sekitar 9,5 milyar rupiah di saat para korban tsunami khususnya nelayan membutuhkan bantuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;2. Korupsi oleh Bupati Purwakarta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1511" height="173" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/2.jpg?w=214&amp;amp;h=173" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="2" width="214" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Lili Hambali Hasan, diperiksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana bencana alam Rp 2 miliar dan kasus korupsi pembangunan gedung Islamic Center Purwakarta sebesar Rp 1,725 miliar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;3. Penggelapan beras bantuan bencana&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1512" height="224" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/3.jpg?w=124&amp;amp;h=224" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="3" width="124" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tak hanya para pejabat saja ternyata ada pegawai negeri sipil (PNS) pada Dinas Sosial Jember, Jawa Timur bernama M. Kholik Anwari telah menggelapkan 72 ton beras bantuan bencana alam. Uang penjualan beras itu dia gunakan Anwari untuk berjudi, mabuk, dan bermain perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;4. Korupsi di pos bantuan bencana alam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1513" height="220" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/4.jpg?w=229&amp;amp;h=220" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="4" width="229" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut) telah menahan dua pejabat di lingkungan Kabupaten Kepulauan Talaud yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi uang negara sejumlah Rp6,9 miliar pada pos bantuan bencana alam tahun anggaran 2007-2008. Dua pejabat tersebut yakni Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan HM alias Mandiri dan Kepala Dinas Perhubungan WT alias Tine.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;5. Korupsi dana bencana pascagempa Yogja&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1514" height="200" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/5.jpg?w=139&amp;amp;h=200" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="5" width="139" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sekelompok tersangka korupsi dana rekontruksi pascagempa DI Yogyakarta telah ditetapkan senilai Rp1 miliar. Mereka adalah Kepala Desa (Kades) Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Sukro Nur Harjono, Sigit, Kabag Keuangan Desa Selopamioro, dan Sugiono pengumpul uang potongan dana rekontruksi pascagempa. modus operandi para tersangka yaitu melakukan pemotongan dana rekontruksi kepada setiap kelompok masyarakat penerima dana rekontruksi dengan besar masing-masing mencapai Rp 7 juta hingga Rp 10 juta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;6. Korupsi dana bencana oleh gubernur&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1515" height="175" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/6.jpg?w=159&amp;amp;h=175" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="6" width="159" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Gubernur Banten, Djoko Munandar yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyelewengan bencana alam senilai Rp 14 miliar. Ia ditetapkan sebagai tersangka dimana ia sebelumnya menjadi saksi dari kasus korupsi tersebut setelah bukti-bukti telah terkuak. Hasil korupsi tersebut masuk ke kantong pribadi Panitia Anggaran DPRD Banten.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;7. Korupsi dana bencana alam puting beliung&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-1516" height="167" src="http://joyhomework.files.wordpress.com/2010/10/7.jpg?w=223&amp;amp;h=167" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px;" title="7" width="223" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Mantan Kabag Kesra Pemkab Probolinggo H Sudarmin beserta empat tersangka dugaan korupsi dana bantuan bencana alam puting beliung lainnya yakni, mantan staf PNS Dinas Perkebunan, Didik, mantan staf Bagian Kesra, Samsul, mantan Camat Lumbang, Sanemo serta mantan Kades Sapeh, Karnoto.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Para tersangka diduga melakukan bancakan dana untuk korban bencana alam puting beliung di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang yang merugikan negara Rp 271 juta. Bantuan yang disalurkan kepada korban hanya Rp 14 juta dari total anggaran sebesar Rp 285 juta. Dana bantuan itu mengalir ke Karnoto Rp 78 juta, staf PNS Dinas Perkebunan Didik menerima Rp 28,5 juta, staf Kesra Samsul Rp 16,5 juta, mantan Camat Lumbang Sanemo Rp 45 juta dan Rp 103 juta mengalir ke kantong pribadi H Sudarmin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;mengutip dari :&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;1. http://www.hukumonline.com/berita/baca/hol19176/korupsi-dana-bantuan-tsunami-dua-pejabat-dkp-jawa-tengah-dituntut&lt;br /&gt;2. http://www.blogwarta.com/hot-news/para-bupati-terkorup-di-indonesia/&lt;br /&gt;3. http://yustisi.com/2010/07/pns-jember-gelapkan-beras-bencana-alam-72-ton-untuk-berjudi-mabuk-dan-bermain-perempuan/&lt;br /&gt;4. http://infokorupsi.com/id/korupsi.php?ac=5689&amp;amp;l=korupsi-dana-bencana-alam-dua-pejabat-talaud-ditahan-kejaksaan&lt;br /&gt;5. http://yustisi.com/2010/05/disangka-korupsi-dana-gempa-yogyakarta-rp1-miliar/&lt;br /&gt;6. http://www.tempo.co.id/hg/nusa/jawamadura/2004/12/17/brk,20041217-71,id.html&lt;br /&gt;7. http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;amp;source=web&amp;amp;cd=1&amp;amp;ved=0CBMQFjAA&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.surya.co.id%2F2009%2F08%2F26%2Fkorupsi-dana-bencana-alam-mantan-kabag-kesra-ditahan.html&amp;amp;rct=j&amp;amp;q=Para%20tersangka%20diduga%20melakukan%20bancakan%20dana%20untuk%20korban%20bencana%20alam%20puting%20beliung%20di%20Desa%20Sapeh%2C&amp;amp;ei=YrzJTPj9MYKr8AbT4ZnLAQ&amp;amp;usg=AFQjCNGKJBCTYVb0j46QwtQ-HRJesB_wxw&amp;amp;cad=rja&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-8238291439978051951?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/8238291439978051951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=8238291439978051951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8238291439978051951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8238291439978051951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/daftar-koruptor-yang-mencuri-dana.html' title='Daftar Koruptor Yang Mencuri Dana Bantuan Bencana'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-1852478933400847754</id><published>2010-10-30T07:33:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:33:52.126-07:00</updated><title type='text'>Akibat GLOBAL Warming</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://kadri-blog.blogspot.com/2010/08/softlens-dengan-tampilan-animasi.html" style="color: blue; text-decoration: none;" target="_blank" title="Softlens Dengan Tampilan Animasi"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_MFRxLex3OMw/TMPOktH5OdI/AAAAAAAABNA/iFKuPUQsDkE/s800/softlens_animasi%20-%20Copy.jpg" style="border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 0px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 0px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 0px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 0px; padding-bottom: 1px; padding-left: 1px; padding-right: 1px; padding-top: 1px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="post-header-line-1"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="line-height: 1.6em; margin-bottom: 0.75em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://kadri-blog.blogspot.com/2010/10/akibat-global-warming.html" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Akibat global warming&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;memang sudah sangat terasa, akibat global warming sepanjang dua tahun terakhir, wilayah Arktik di Kutub Utara kehilangan lapisan es seluas dua kali wilayah Prancis atau sepuluh kali luas Pulau Jawa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kadri-blog.blogspot.com/2010/08/pulau-es-di-kutub-utara.html" style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pulau es di kutub utara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;itu terancam hilang, demikian hasil pengukuran yang dilakukan National Centre for Scientific Research (CNRS) yang berbasis di Paris, Prancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pengukuran yang dilakukan pada September 2007, lapisan es di Arktik hanya seluas 4,13 kilometer persegi atau turun dari 5,3 kilometer persegi dari setahun sebelumnya. Artinya, lapisan es yang hilang mencapai 1,17 kilometer persegi. Luas Pulau Jawa sendiri sekitar 130.000 kilometer persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun 2008 menjadi tahun kritis bagi setiap tingkatan, pelelahan ini mencapai jutaan berikutnya pada musim panas tahun 2008," kata Jean-Claude Gascard, direktur lembaga tersebut seperti dikutip dari AFP, Kamis (24/1). Gascard memimpin misi ekspedisi ilmiah Damocles menggunakan kapal Tara untuk menjelajahi Perairan Arktik selama 16 bulan berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh wilayah Arktik mengalami pengurangan terus-menerus. Dalam 20 tahun terakhir, sudah 40 persen lapisan yang meleleh dengan rata-rata dari 1,5 meter hingga tiga meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan suhu atmosfer yang membuat musim panas lebih menyengat menjadi biang semakain cepatnya pelelahan lapisan es di Arktik. Para peneliti mencatat suhu udara sudah mencapai 10 derajat Celcius pada ketinggian antara 500 hingga 1000 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, pada musim panas 2007, wilayah Northwest Passage, untuk pertama kalinya menjadin perairan terbuka. Padahal, wilayah tersebut dikenal sebagai daratan es yang senantiasa menghubungkan Eropa dan Asia sejak pengamatan dilakukan pada tahun 1978. Kementrian Lingkungan Kanada mengatakan kondisi tersebut berlangsung lima minggu dan sempat dilalui 100 kapal.(AFP/WAH)&lt;br /&gt;Efek Pemanasan global beberapa tahun&amp;nbsp; ini, membentuk perubahan ekstrem dan anomali cuaca di Asia yang disarikannya dari Climate Change : The Physical Science Basis (Cambridge, 2007) yang menarik untuk kita simak bersama, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gelombang Panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusia&lt;br /&gt;Mei 2005 dilanda gelombang panas tertinggi selama 22 tahun terakhir.&lt;br /&gt;Mongolia | Dalam 40 tahun terakhir durasi gelombang panas meningkat menjadi 8 - 18 hari, sementara gelombang dingin lebih pendek 13,3 hari.&lt;br /&gt;China | Peningkatan frekuensi gelombang panas dekade ini berimbas pada suhu yang lebih panas pada siang dan malam hari saat ini.&lt;br /&gt;Jepang | Peningkatan suhu maksimum harian hingga lebih dari 35 derajat Celcius, suhu rendah berkurang drastis.&lt;br /&gt;Korea | Frekuensi suhu ekstrem maksimum pada periode 1980′an dan 1990′an. Menurunnya frekuensi suhu rendah selama periode 1958 - 2001.&lt;br /&gt;India | Meningkatnya frekuensi musim panas pada abad lalu, tahun ini sampai menimbulkan dampak kematian.&lt;br /&gt;Asia Tenggara | Sepanjang tahun 1961 dan 1998, peningkatan suhu jadi lebih panas di siang hari dan lebih hangat di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Hujan dan Banjir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusia | Peningkatan jumlah hari dengan hujan lebih dari 10 mm.&lt;br /&gt;China | Peningkatan ekstrem frekuensi hujan di wilayah barat dan utara. Frekuensi banjir sejak tahun 1950′an terus meningkat.&lt;br /&gt;Jepang | Meningkatnya frekuensi hujan ekstrem dalam 100 tahun terakhir disertai topan.&lt;br /&gt;Asia Selatan | Banjir parah di Bangladesh, Nepal, timur laut India pada tahun 2002 s/d 2004. Hujan 944 mm di Mumbai, India pada tanggal 26 - 27.07.2005 yang menewaskan lebih dari 1.000 jiwa. Banjir terjadi di bagian selatan Sri Lanka dipicu oleh curah hujan 730 mm.&lt;br /&gt;Asia Tenggara | Peningkatan hujan ekstrem menyebabkan banjir di Vietnam. Longsor dan banjir pada tahun 1994 dan 2004 di Filipina. Banjir di Kamboja pada tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kemarau Panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusia | Setidaknya tercatat 27 kali kemarau panjang sepanjang abad ke-20.&lt;br /&gt;Mongolia | Kemarau panjang pada tahun 1999 - 2002 berdampak pada 70% padang rumput dan menewaskan 12 juta ternak.&lt;br /&gt;China | Area yang terkena kemarau panjang meningkat lebih dari 6,7 juta hektar sejak tahun 2000 di Beijing, Propinsi Hebei, Shanxi, Mongolia dan China utara.&lt;br /&gt;Asia Selatan | 50 Persen kemarau terkait dengan El-Nino. kemarau berturut-turut pada tahun 1999 dan 2000 di Pakistan dan kawasan barat laut India mengakibatkan menurunnya ketersediaan air. Kemarau terjadi pada tahun 2000 dan 2002 mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang diderita 11 juta orang di Orissa.&lt;br /&gt;Asia Tenggara | Kemarau akibat ENSO di Myanmar, Laos, Filipina, Indonesia dan Vietnam. Kemarau panjang pada tahun 1997 dan 1998 mengakibatkan gagal panen dan kekurangan air serta kebakaran hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Puting Beliung / Topan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipina | Rata-rata puting beliung menerpa kawasan Filipina 20 kali dengan 8 - 9 kali “landfall” per tahun, frekuensi meningkat sebanyak 42 kali sepanjang tahun 1990 - 2003.&lt;br /&gt;China | Jumlah dan intensitas puting beliung berkekuatan besar meningkat sejak tahun 1950′an, terjadi 21 gelombang badai besar pada tahun 1950 - 2004, 14 diantaranya terjadi pada tahun 1986 - 2004.&lt;br /&gt;Asia Selatan | Frekuensi tekanan Monsoon dan formasi puting beliung di Teluk Benggala, Laut Arab turun sejak tahun 1970.&lt;br /&gt;Jepang | terjadi dua badai tropis terbesar satu abad terakhir, yaitu pada pertengahan 1960′an dan awal 1990′an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat,Februari 2008, Akibat angin topan yang melanda New Orleans,&amp;nbsp; satu orang dilaporkan tewas, 30 luka-luka dan sejumlah bangunan rusak. Korban meninggal bernama Stella Chambers menemui ajalnya setelah angin kencang menghantam trailernya di kawasan Gentilly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara Walikota New Orleans James Ross menyatakan 10 bangunan dan 15 rumah rusak akibat terjangan angin topan. Bencana ini juga menyebabkan jaringan listrik di sejumlah kawasan terputus. Akibatnya, sekitar 20 ribu warga di New Orleans, Westwego dan Metairie harus hidup tanpa aliran listrik.(NTF)&lt;br /&gt;Gelombang Dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gelombang Dingin Bangladesh Renggut 120 Jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang udara sangat dingin yang mencekam Bangladesh sejauh ini telah merenggut 120 jiwa. Demikian menurut laporan media Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam kematian yang berhubungan dengan udara dingin dilaporkan Senin oleh saluran berita Bangladesh ATN, sedangkan "The New Age" melaporkan 114 orang yang meninggal akibat udara dingin di berbagai bagian negeri itu sejak 1 Januari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa. Kebanyakan korban, menurut laporan tersebut, adalah anak-anak atau orang tua yang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim dingin saat ini adalah salah satu yang paling parah bagi Bangladesh, kata petugas meteorologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temperatur paling rendah Senin tercatat di Rajshahi, yaitu 8,8 derajat Celsius, naik dua derajat dibandingkan cuaca Ahad.&lt;br /&gt;- Eropa tenggara diterpa gelombang dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu yang membeku masih dirasakan di Eropa tenggara. Di Bulgaria temperatur anjlok hingga minus 31, 6 derajat Celcius dan di Rumania minus 27 derajat. Salju dan es Sabtu kemarin melumpuhkan lalu lintas di Bulgaria. Keadaan darurat diberlakukan di sejumlah besar wilayah timur laut negara itu. Tujuh orang tercatat tewas akibat kedinginan. Sementara itu keadaan di Yunani kini membaik dan suhu kembali bergerak di atas titik beku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Badai musim dingin di Cina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badai musim dingin yang dahsyat di Cina belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sejumlah kota menderita pemutusan aliran listrik. Sementara sistem transportasi di berbagai kota lumpuh sepenuhnya. Keberangkatan ribuan kereta dan pesawat dibatalkan, mengakibatkan kepanikan bagi jutaan warga Cina yang berencana melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Tahun Baru Cina minggu depan. Ini merupakan badai paling dahsyat selama setengah abad terakhir. Yang terkena paling para adalah kawasan Cina Selatan. Setidaknya sudah 50 orang dinyatakan tewas.&lt;br /&gt;Minggu, 10 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabul, Sabtu - Lebih dari 763 orang tewas kedinginan di Afganistan.&amp;nbsp; 10 Februari 2008, Negara ini juga didera musim dingin terburuk dalam 50 tahun terakhir, sebagaimana juga dialami China. Di Kashmir India, sekitar 22 orang tewas karena longsoran tumpukan salju. Di Afganistan dan Kashmir, ratusan ribu ternak juga tewas kedinginan. Selain itu, di Afganistan 500 rumah ambruk karena tak kuat menahan beban tumpukan salju tebal. Rumah-rumah yang terbuat dari batu bata itu hancur total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekitar 40.000 rumah juga rusak berat tertimpa salju di Afganistan,” kata Ahmad Shkeb Hamraz, pejabat dari Otoritas Manajemen Bencana Nasional, Sabtu (9/2) di Kabul.&lt;br /&gt;Menurut Noor Padshah Kohistani, juga pejabat dari badan yang menangani bencana di Afganistan, setidaknya 230.000 sapi milik warga juga mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(paragraf yang mengerikan dari afganistan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah yang paling parah tertimpa salju, sejumlah warga juga terpaksa diamputasi karena frostbite, penyebab bagian badan lumpuh karena kedinginan. Bagian badan itu harus diamputasi karena bisa menyebabkan bagian tubuh lainnya mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah keluarga telah menjual putra-putri mereka akhir- akhir ini. Penyebabnya adalah keluarga-keluarga itu tidak mampu lagi memberikan makanan kepada anak-anak mereka.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kashmir India&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari wilayah Kashmir India juga dikabarkan 22 warga tewas akibat tumpukan salju yang longsor. Di samping korban tewas itu, 15 orang lagi juga masih hilang terseret longsoran salju. Suhu dingin yang menyengat telah menewaskan sekitar 100.000 ternak kambing di Kashmir India. Di wilayah yang terkenal dengan wol pashmina ini juga terjadi wabah kelaparan. Tumpukan salju di wilayah tersebut membuat aktivitas terhambat dan menyebabkan warga kekurangan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Daerah yang paling terpukul badai salju di Kashmir India adalah Ladakh, wilayah terpencil yang berbatasan dengan China,” kata Dr Tsering Phuntsog, pejabat yang menangani urusan ternak di Ladakh.&lt;br /&gt;”Semakin banyak warga dan ternak yang akan mati jika makanan tidak tiba segera,” kata Phuntsog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;51 kilometer persegi hutan setiap harinya, setara dengan luas 300 lapangan bola setiap jam – sebuah angka yang menurut Greenpeace layak menempatkan Indonesia di dalam the Guinness Book of World Records sebagai negara penghancur hutan tercepat di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 72 persen dari hutan asli Indonesia telah musnah dan setengah dari yang masih ada terancam keberadaannya oleh penebangan komersil, kebakaran hutan dan pembukaan hutan untuk kebun kelapa sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menjadi negara penghancur hutan tercepat di dunia, Indonesia juga menjadi penyumbang pemanasan global ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan republik Rakyat China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya?? puluhan banjir di berbagai tempat di indonesia, dari ibukota Jakarta, dan badai serta ombak yang naik ke darat, juga habiskan ratusan rumah nelayan di kampung muara jakarta, dikarenakan perubahan fungsi hutan bakau, di pantai indah kapuk, jadi perumahan ciputra yang mewah, dan parkiran yatch para the have jakarta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga daerah jawa, yang biasanya ga pernah kena banjir..sampe ke sumatera,sulawesi, dan cape deh, nyebutnya..smua banjir, angin ribut..bali aja pantai kuta dah ditutup, karena ombak 3 -5 meter, dan pasir nya beterbangan di mana2...damn..entah mo dibawa kemana nasib Indonesia, yang rajin self destruction ini, dan ga pernah sadar ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga informasi yang saya tampilkan diblog sederhana saya ini berguna bagi anda serta terima kash telah datang dan mampir membaca&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kadri-blog.blogspot.com/2010/10/akibat-global-warming.html" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;akibat global warming&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-1852478933400847754?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/1852478933400847754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=1852478933400847754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1852478933400847754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1852478933400847754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/akibat-global-warming.html' title='Akibat GLOBAL Warming'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_MFRxLex3OMw/TMPOktH5OdI/AAAAAAAABNA/iFKuPUQsDkE/s72-c/softlens_animasi%20-%20Copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-1370779891477664731</id><published>2010-10-30T07:29:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:29:57.640-07:00</updated><title type='text'>Daftar Rekening Kemanusiaan Metro TV dan TV One</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: verdana, arial; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #eeeeee;"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #eeeeee;"&gt;agi anda yang ingin serta dalam membantu korban korban&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.berita-ane.com/2010/10/hati-hati-cuaca-ekstrim-sampai-2011.html" style="color: #006699; text-decoration: none;"&gt;bencana alam&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, baik itu gempa di Mentawai maupun letusan gunung Merapi berikut, berikut daftar rekening dari 2 stasiun televisi yaitu Metro TV dan TV One.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Rekening TV One Satu Untuk Negri (a/n Lativi Media Karya)&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp8kOfBkSI/AAAAAAAAAEM/AEIyu2-475g/s1600/daftar+rekening+TV+one.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp8kOfBkSI/AAAAAAAAAEM/AEIyu2-475g/s320/daftar+rekening+TV+one.jpg" style="border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: dotted; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: dotted; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: dotted; border-top-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp849ziejI/AAAAAAAAAEU/TLBJPraSYxo/s1600/rekening+TV+One.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp849ziejI/AAAAAAAAAEU/TLBJPraSYxo/s320/rekening+TV+One.jpg" style="border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: dotted; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: dotted; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: dotted; border-top-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp9Th56uLI/AAAAAAAAAEY/KC34TZpsYso/s1600/bantuan+TV+One.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp9Th56uLI/AAAAAAAAAEY/KC34TZpsYso/s320/bantuan+TV+One.jpg" style="border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: dotted; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: dotted; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: dotted; border-top-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Rekening Untuk Kemanusiaan Metro TV (a/n Yayasan Media Group)&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp-Axk-NNI/AAAAAAAAAEc/u5GLXU9pH74/s1600/rekening+kemanusiaan+Metro+TV.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp-Axk-NNI/AAAAAAAAAEc/u5GLXU9pH74/s320/rekening+kemanusiaan+Metro+TV.jpg" style="border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: dotted; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: dotted; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: dotted; border-top-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp-NLgWg6I/AAAAAAAAAEg/jtLpwIs6DMs/s1600/rekening+Metro+TV.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp-NLgWg6I/AAAAAAAAAEg/jtLpwIs6DMs/s320/rekening+Metro+TV.jpg" style="border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: dotted; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: dotted; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: dotted; border-top-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Metro TV untuk jelasnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Mandiri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;: 117-000-888-5550&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;BRI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;: 0398-01-000053-303&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 16px; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;BCA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;: 288-33333-73&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-1370779891477664731?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/1370779891477664731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=1370779891477664731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1370779891477664731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/1370779891477664731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/daftar-rekening-kemanusiaan-metro-tv.html' title='Daftar Rekening Kemanusiaan Metro TV dan TV One'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jUgud_BodKs/TMp8kOfBkSI/AAAAAAAAAEM/AEIyu2-475g/s72-c/daftar+rekening+TV+one.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-7739501832446858387</id><published>2010-10-30T07:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:27:10.862-07:00</updated><title type='text'>Jika Anak-anak Curhat dgn Tuhan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #191919; font-family: Helvetica, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="data" style="height: 20px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 3px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 10px; text-transform: uppercase;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="font-family: verdana; line-height: 1.6em; margin-bottom: 0.75em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kita semua pasti pernah curhat dengan Tuhan kan ? Bagaimanapun itu, pasti ada cara yang kita lakukan untuk mencurahkan perasaan isi hati kita kepada Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Beginilah cara anak-anak kecil yang masih polos, curhat dengan Tuhan lewat sepotong surat yang mereka tulis. Check this out :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;“Ya Tuhan, apa Engkau memang tak terlihat atau itu hanya sebuah trik saja?"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;~Lucy&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god1.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;“Ya Tuhan, aku ingin menjadi seperti ayah saat aku besar nanti. Tapi tanpa rambut yang terlalu banyak di seluruh tubuh." ~Sam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god2.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: small; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Verdana; font-size: x-small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, daripada membiarkan orang mati dan menciptakan orang baru, kenapa tidak dipertahankan saja yang sudah ada?" ~Jane&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god6.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, kurasa staples adalah salah satu penemuan mu yang terbesar."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;~Ruth&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god8.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: small; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Verdana; font-size: x-small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, kadang aku memikirkanmu walaupun saat tidak sedang berdoa."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;~Elliott&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god9.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Verdana; font-size: x-small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, aku yakin sangat sulit bagiMu untuk mencintai semua orang di dunia. Di rumahku hanya ada 4 orang, dan aku tidak cinta mereka." ~Nan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god10.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, aku orang Amerika. Engkau orang mana?" ~Robert&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god11.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Kami diajari bahwa Thomas Alfa Edison lah penemu cahaya. Tapi di sekolah minggu, katanya Engkau lah yang menciptakan. Jadi aku yakin dia pasti mencuri ideMu." ~Donna&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god13.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;b style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Ya Tuhan, andai Engkau tidak memusnahkan dinosaurus, kami tentu akan binasa. TindakanMu sudah benar." ~Jonathan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, Verdana; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="tcattdimgresizer" src="http://i692.photobucket.com/albums/vv283/supermilan/vasa/kids_wrote_to_God/kids_wrote_to_god14.jpg" style="background-attachment: scroll; background-clip: initial; background-color: #c7ebfa; background-image: none; background-origin: initial; background-position: 0px 0px; background-repeat: repeat repeat; border-bottom-color: rgb(255, 255, 255); border-bottom-left-radius: 2px 2px; border-bottom-right-radius: 2px 2px; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(255, 255, 255); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(255, 255, 255); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-left-radius: 2px 2px; border-top-right-radius: 2px 2px; border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-7739501832446858387?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/7739501832446858387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=7739501832446858387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7739501832446858387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7739501832446858387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/jika-anak-anak-curhat-dgn-tuhan.html' title='Jika Anak-anak Curhat dgn Tuhan'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-973536127984679846</id><published>2010-10-30T07:23:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:23:27.894-07:00</updated><title type='text'>Virus McDonald di Facebook</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #4a2c00; font-family: 'Trebuchet MS', Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Virus McDonald di Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;- Pengguna&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp;Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;di Indonesia hari ini dihebohkan undangan berisi&amp;nbsp;&lt;em&gt;link&amp;nbsp;&lt;/em&gt;atau tautan beralamat di bit.ly untuk menonton video heboh mengenai&amp;nbsp;&lt;a href="http://gedabruss.blogspot.com/2010/10/virus-mcdonald-di-facebook.html" style="color: #bd492a;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;McDonald&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Banyak macam judulnya, ada "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Truth Behind McDonald&lt;/span&gt;" dan "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Shocking McDonald Video&lt;/span&gt;". Tetapi, bukannya dapat video yang dimaksud,&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Anda malah menyebarkan undangan yang sama ke teman-teman dan mengotori&amp;nbsp;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt;inbox&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Hati-hati karena semua itu hanyalah trik orang yang iseng untuk memanfaatkan akun&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Anda. Inilah bentuk virus baru di&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;untuk mencuri data pribadi penggunanya. Jika pelakunya jahat, maka bukan tidak mungkin akun Anda dipakai untuk bermacam penipuan lewat&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Facebook&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Kalau ditelusuri, Graham Cluley dari perusahaan keamanan internet dan komputer Sophos sudah mengingatkan bahwa penyebaran virus ini sudah berlangsung sejak Agustus 2010. Menurutnya, penyebar virus memang selalu mengubah judul, tetapi semuanya terkait McD. Walau begitu, judul tersebut bisa saja diganti dengan judul menarik apa pun. Facebook pun sudah dihubungi untuk mencegah penyebarannya. Namun, virus itu rupanya masih bisa bocor hingga ke pengguna Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Bagaimana sang pelaku&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mencuri data Facebook Anda&lt;/span&gt;? Begini cara kerja Dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://gedabruss.blogspot.com/2010/10/virus-mcdonald-di-facebook.html" style="color: #bd492a;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Virus McDonald di Facebook&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Undangan tersebut menyertakan tautan ke alamat situs dengan iming-iming video berisi informasi aneh tentang McDonald. Begitu tautan tersebut diklik, akan muncul aplikasi Facebook dengan nama "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Worst McD's Customer&lt;/span&gt;". Untuk dapat membuka video, halaman tersebut meminta izin Anda untuk mengakses identitas,&amp;nbsp;&lt;em&gt;posting&amp;nbsp;&lt;/em&gt;di&amp;nbsp;&lt;em&gt;wall&lt;/em&gt;, akses data kapan saja, akses ke informasi kontak, bahkan mengatur halaman di Facebook.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Jika pilihan&amp;nbsp;&lt;em&gt;allow&amp;nbsp;&lt;/em&gt;yang diklik,&amp;nbsp;&lt;em&gt;boro-boro&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dapat video yang diharapkan. Aplikasi tersebut malah mengirimkan secara otomatis undangan yang sama ke semua teman Anda. Bayangkan kalau semua yang diizinkan pengguna dimanfaatkan pelaku. Halaman Facebook Anda bakal diacak-acak.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Jadi, kalau dapat undangan dengan judul terkait McD dan sejenisnya, abaikan saja. Kalau ragu-ragu, cek informasi apa saja yang mereka ingin akses. Jika berlebihan, tinggalkan tautan tersebut. Jangan gadaikan keinginan Anda melihat video aneh-aneh dengan mengorbankan semua akses ke akun Facebook Anda ke orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Nah, lalu bagaimana kalau Anda telanjur terkena jebakan&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Virus McDonald di Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;tersebut? Tenang saja, masih ada&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cara untuk mengobatinya&lt;/span&gt;. Menurut Cluley, hapus semua referensi yang mengarah ke link tersebut, baik di status maupun&amp;nbsp;&lt;em style="font-weight: bold;"&gt;setting&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aplikasi&lt;/span&gt;. Pastikan tidak ada bagian Facebook Anda yang mengarahkan ke tautan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 1em;"&gt;Gambar&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Virus McDonald di Facebook&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDuLNlJVI/AAAAAAAABGo/hEVPJrl9Qns/s1600/1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #bd492a;"&gt;&lt;img alt="Virus McDonald" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533520658973402450" src="http://3.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDuLNlJVI/AAAAAAAABGo/hEVPJrl9Qns/s320/1.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 160px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDtwjlsjI/AAAAAAAABGg/Cz5HlVz5Kt4/s1600/2.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #bd492a;"&gt;&lt;img alt="Virus McDonald" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533520651817955890" src="http://2.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDtwjlsjI/AAAAAAAABGg/Cz5HlVz5Kt4/s320/2.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 160px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDtXQU4EI/AAAAAAAABGY/EgWn-QuL6GQ/s1600/3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #bd492a;"&gt;&lt;img alt="Virus McDonald" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533520645026275394" src="http://3.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDtXQU4EI/AAAAAAAABGY/EgWn-QuL6GQ/s320/3.jpg" style="border-bottom-style: none; border-color: initial; border-left-style: none; border-right-style: none; border-top-style: none; border-width: initial; cursor: pointer; display: block; height: 160px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar dan Berita Mengenai&amp;nbsp;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Virus McDonald di Facebook&lt;/span&gt;&amp;nbsp;ini, kami kutip dari&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.blogger.com/Kompas.com" style="color: #bd492a;"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-973536127984679846?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/973536127984679846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=973536127984679846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/973536127984679846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/973536127984679846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/virus-mcdonald-di-facebook.html' title='Virus McDonald di Facebook'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_00ZRb7lLKU0/TMsDuLNlJVI/AAAAAAAABGo/hEVPJrl9Qns/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-4190610170815973720</id><published>2010-10-30T07:22:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:22:06.103-07:00</updated><title type='text'>Kisah Hebat Pebiola Iskandar Widjaja</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/10/29/0118546p.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; color: #3c570a; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="205" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/10/29/0118546p.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; position: relative;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anak muda itu memesona seluruh penonton yang memenuhi gedung pertunjukan Titan Theater di kawasan Bintaro pada Kamis (28/10/2010). Dia bukan saja enak dipandang secara ragawi, tetapi permainan biolanya adalah sebuah percakapan yang puitis. Lihatlah, bagaimana dia tersenyum lembut ketika dawai biolanya menyusuri keindahan komposisi karya Nicola Paganini, Cantabile for Violin &amp;amp; Piano. Namun di waktu yang lain, dia pun bisa garang mencabik-cabik cepat dawai biolanya dengan busur (Tremolando) dan dengan jari-jarinya (pizzicato).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Berbeda dengan kebanyakan pebiola yang "hanya" mencari keindahan bunyi, Iskandar justru cenderung mengikuti kata hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tampaknya anak muda itu memang telah beranjak meninggalkan teknik. Dia sudah tidak ada persoalan lagi dengan kualitas nada, ritme, dinamik, artikulasi, dan timbre. Bunyi yang dihasilkan oleh gesekan biolanya sungguh prima, bersih, dan juga berdaya menyihir. Itulah yang dia pertontonkan selama tiga hari (28, 29, 30 Oktober 2010) di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dialah Iskandar Widjaja, pemuda usia 24 tahun, berdarah Indonesia yang lahir dan besar di Jerman. Lahir pada 1986 dan mulai memainkan biola sejak berusia 4 tahun. Ia belajar dengan Ilan Gronich di UDK Berlin dari tahun 2005 hingga 2010. Saat ini ia menerima dukungan dari Dora Schwarzberg dan bekerja di masterclasses bersama Henning Kraggerud, Shlomo Mintz, Kristen Tetzlaff, dan Donald Weilerstein.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bakatnya yang besar dan terus terasah mengantarkan Iskandar memperoleh hadiah pertama di Jugend Musiziert, Hindemith, Postacchini dan Goldener Julius Violin Kompetisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tak mengherankan jika kehebatannya itu segera dilirik oleh beberapa kelompok orkestra yang mengajaknya manggung bareng. Dia tercatat pernah tampil sebagai solist di beberapa kelompok orkestra, Dubrovnik Symphony Orchestra, Jakarta Symphony, Klassische Philharmonie Bonn, das Sinfonieorchester Berlin, Filmorchester Babelsberg dan Berlin Chamber solois di Norwegia, Jerman, Kroatia, Swiss, Indonesia, Spanyol, Italia, Belgia dan Amerika Serikat dan festival seperti "Bad Kissinger Musiksommer", St.Prex dan Valdres Norwegia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Berbekal permainan biolanya itulah Iskandar pun pernah merasai bermain di tempat-tempat terpandang seperti di Berlin Philharmonic, Konzerthaus Berlin, Gedung Kesenian Jakarta, Fort Reverin, Tel Aviv Opera.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Penampilannya juga telah menerima pujian yang tinggi dari media seperti "Strad", "Dubrovacki Vesnje", dan "der Tagesspiegel".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Fenomena "Iskandar" terus menggelinding. Sebuah CD dengan rekaman langsung dari Berlin Philharmonie pun dirilis oleh Sony Music pada bulan Juni 2010 dengan karya-karya Poulenc dan Handel Halvorsen. Potret tentang Iskandar Widjaja pun pernah ditampilkan di RBB, TV Berlin dan Brainworker Film.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Menerima sambutan yang hangat serta santun dari para penonton yang memadati Titan Theater, Iskandar pun teringat pengalaman ketika pertama kali bermain di hadapan publik Jakarta lima tahun lalu. Iskandar mengemukakan, betapa penonton (terutama kaum hawa) waktu itu hanya melihat ketampanan dirinya dan mengabaikan etiket galibnya pada sebuah pertunjukan musik klasik. Penonton bertepuk tangan dan berteriak tiap kali Iskandar mempertontonkan kepiawiannya bermain biola, padahal satu komposisi belum dia rampungkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pun demikian saat dirinya bermain di Goethe Haus, Jakarta. Penonton, lagi-lagi para remaja putri, lebih mengagumi ketampanan Iskandar ketimbang permainan biolanya. Itulah sebabnya, Iskandar pun dibanjiri surat cinta dan bunga kertas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Iskandar memang sosok unik. Dia muncul justru menjadi ikon musik klasik dan tidak meminjam idiom pop seperti yang dilakukan oleh Vanessa Mae. Maklumlah, sebab dia melalui hari-harinya bersama biola 1793 F. Geissenhof dari Wina dan karya-karya dari Mozart, Vivaldi, Beethoven dan Brahms.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kesungguhan dan totalitasnya dalam bermain biola itulah yang kemudian melahirkan ekspresi indah. Sehingga tampak betul, Iskandar dan biolanya di panggung seperti sedang menceritakan lagu yang dibawakannya. Tampaknya Iskandar yakin betul bahwa musiknya adalah untuk penonton, bukan untuk dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Berbeda dengan kebanyakan violis yang "hanya" mencari keindahan bunyi, Iskandar justru cenderung mengikuti kata hatinya. "Saya mencari kemurnian emosi. Saya pikir hidup tak selalu indah dan bahagia," ungkap Iskandar saat jumpa pers di Titan Theater.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Anak muda ini tampaknya memang percaya, betapa semua yang berasal dari hati pasti akan sampai pula ke hati penonton. Dan Iskandar telah membuktikannya dengan "hadiah" guruh tepuk tangan para penonton yang bukan saja mengagumi permaiananya, melainkan juga sungguh-sungguh menikmati jiwa komposisi yang dia dendangkan bersama biolanya. Bravo!(kompas.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-4190610170815973720?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/4190610170815973720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=4190610170815973720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4190610170815973720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4190610170815973720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/kisah-hebat-pebiola-iskandar-widjaja.html' title='Kisah Hebat Pebiola Iskandar Widjaja'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-9173306579583657167</id><published>2010-10-30T07:18:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:18:32.069-07:00</updated><title type='text'>Ajakan Hacking Untuk Amal Muncul Di Facebook</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Verdana; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMqPY-MOU5I/AAAAAAAABVE/LN0oF5gQT00/s1600/hacking-285.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #2255aa; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533392751351976850" src="http://2.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMqPY-MOU5I/AAAAAAAABVE/LN0oF5gQT00/s320/hacking-285.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; cursor: pointer; float: left; height: 86px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0pt; margin-right: 10px; margin-top: 0pt; padding-bottom: 4px; padding-left: 4px; padding-right: 4px; padding-top: 4px; width: 138px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jakarta - Rasa simpati warga terhadap bencana meletusnya gunung Merapi juga dirasakan para komunitas hacker. Buktinya, mereka coba menjerat warga Facebook dengan membuat group yang menyuarakan hacking untuk amal.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Dalam group tersebut para komunitas hacker coba menggelar seminar yang mengangkat beberapa topik aksi hacking di dunia maya. Di antaranya, firewall defence and security, hacking wifi dan hacking malware and exploit development.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ketika disambangi detiKINET, Jumat (29/10/2010), group tersebut telah diramaikan oleh 169 anggota yang tampak antusias menyambut acara sosial tersebut. Dari setiap dana yang terkumpul, pihak panitia bakal langsung mendonasikannya kepada korban gunung Merapi.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;"Group hacking untuk amal adalah group yang di buat semata-mata sebagai bentuk rasa peduli dan prihatin terhadap kita para terkena dampak bencana alam di negeri ini. khususnya para korban yang terkena musibah gunung berapi baru-baru ini," tulis isi group tersebut.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Seminar bertajuk hacking untuk amal, dicetuskan oleh Kampoeng IT dan akan dihadiri oleh pakar praktisi networking, digital forensic analyst dan pencetus muslim hacker. Rencananya, acara itu bakal dihelat pada 1 November 2010 di jalan selokan mataram, Yogyakarta. Tertarik mengikutinya?&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span style="color: #999999; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;[sumber:http://www.detikinet.com/read/2010/10/29/144320/1478781/398/ajakan-hacking-untuk-amal-muncul-di-facebook/?i991102105]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-9173306579583657167?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/9173306579583657167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=9173306579583657167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9173306579583657167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9173306579583657167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/ajakan-hacking-untuk-amal-muncul-di.html' title='Ajakan Hacking Untuk Amal Muncul Di Facebook'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KecTuxBNODc/TMqPY-MOU5I/AAAAAAAABVE/LN0oF5gQT00/s72-c/hacking-285.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-6395317119739130221</id><published>2010-10-30T07:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:16:13.501-07:00</updated><title type='text'>Obama Akan Berpidato di Masjid Istiqlal</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'Lucida Grande', Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dalam pidatonya, Obama akan bicara masalah kemitraan dan pluralisme&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="right" height="198" mce_src="/images/stories/obama-jakarta.jpg" src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/obama-jakarta.jpg" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" width="300" /&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Presiden Barack Hussein Obama akan mengunjungi masjid terbesar di Indonesia dan akan berpidato dengan menyasar komunitas Muslim dunia ketika dia mengunjungi Indonesia bulan depan, demikian Gedung Putih, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Obama akan berangkat 5 November dalam lawatan 10 hari ke India, Indonesia, Korea Selatan dan Jepang. Pada 10 November di Jakarta, Obama akan mengunjungi Masjid Istiqlal, dan kemudian berpidato di ruangan terbuka, di mana mungkin akan terdapat kerumunan orang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Dia memiliki kesempatan untuk berbicara tentang kemitraan yang sedang dibangun dengan Indonesia, tetapi juga membicarakan beberapa tema demokrasi dan pembangunan dan tujuan rangkulan kami kepada komunitas Muslim seluruh dunia," kata Deputi Penasehat Keamanan Nasional Ben Rhodes dalam jumpa pers.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ibu Negara Michelle Obama juga mendampingi suami ke Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kunjungan Presiden AS ke Indonesia seharusnya berlangsung pada Maret dan Juni, tetapi tertunda karena masalah politik dalam negeri yang membuat sebagian orang Indonesia kecewa dan marah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Namun Obama tetap populer di negara Muslim terbanyak dunia itu dimana dia menghabiskan empat tahun ketika tumbuh dewasa di sana, bahkan ketika kepercayaan padanya menurun di negara-negara Muslim lainnya sejak dia berpidato di Kairo pada Juni 2009 yang telah membuat lembaran baru dengan dunia Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Obama juga akan mengumumkan sebuah "kemitraan komprehensif yang baru" dengan Indonesia pada sektor keamanan, ekonomi dan rakyat ke rakyat, kata Jeffrey Bader, penasihat utama Presiden Obama untuk Asia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dalam pidatonya, dia akan berbicara tentang kemitraan, dan juga kemunculan Indonesia sebagai negara demokrasi dan ekonomi berkembang, dan hubungan yang erat dengan Amerika Serikat, serta pluralisme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Mengunjungi masjid ini (Istiqlal) dan pidatonya, saya pikir dia akan memiliki kesempatan untuk menggarisbawahi tema-tema yang dia dibuat untuk merangkul komunitas Muslim di seluruh dunia, "kata Rhodes dalam konferensi pers.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Obama diperkirakan akan mengunjungi pula sejumlah tempat suci agama besar lainnya selama tur di Asia, seperti Kuil Emas Sikh di Amritsar, India Utara. Media massa India melaporkan mengatakan kunjungan itu dibatalkan setelah ajudan Obama menolak keras usul agar Presiden AS itu mengenakan sorban atau kopiah di kuil itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Obama memeluk agama Kristen tetapi menghadapi kristik terus-menerus ddari sejumlah masyarakat AS bahwa dia itu Muslim dan laporan-laporan itu menyebutkan bahwa para pembantu dekat Obama takut foto-foto Obama mengenakan turban akan menjadi bahan ejekan di dalam negeri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Para pejabat pemerintah mengatakan penjadwalan, tanpa tutup kepala, adalah yang membuat Obama tidak akan mengunjungi Amritsar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Obama sering melakukan perjalanan kebudayaan selagi berkunjung ke luar Amerika Serikat dan dia telah mengunjungi beberapa masjid sebelum bepergian di negara-negara bermayoritas Muslim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Popularitas Pemimpin AS di dunia Muslim menurun sejak dia berpidato di Kairo setelah Amerika Serikat memutuskan meneruskan mengobarkan perang di Afghanistan dan Irak yang keduanya negara Muslim, serta akibat sedikitnya kemajuan dalam negosiasi damai Israel dan Palestina. [&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ant/hidayatullah.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-6395317119739130221?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/6395317119739130221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=6395317119739130221' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6395317119739130221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6395317119739130221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/obama-akan-berpidato-di-masjid-istiqlal.html' title='Obama Akan Berpidato di Masjid Istiqlal'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-8337326090493493389</id><published>2010-10-30T07:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:12:09.804-07:00</updated><title type='text'>MEMPERCEPAT AKSES MOZILLA FIREFOX</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Verdana, Tahoma, Arial, serif; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pada postingan sebelumnya sudah di jelaskan bagaimana mempercepat browsing menggunakan Internet Explorer(IE). Bagi yang belum membaca tips mempercepat akses IE silahkan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://banana.blogdetik.com/2009/07/01/mempercepat-akses-ie/" style="border-bottom-color: rgb(204, 153, 102); border-bottom-style: dotted; border-bottom-width: 1px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;baca disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;. Pada postingan ini akan di bahas bagaimana mempercepat akses internet kalau memakai Mozilla Firefox.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;span id="more-37" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;1. Buka FireFox anda&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;2. Pada address bar, ketik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;about:config&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;kemudian enter.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;3. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.max-connection&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, ganti digit angka tersebut menjadi 48&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;4. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.max-connection-per-serve&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;r, ganti digit angka tersebut menjadi 24&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;5. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.max-persistent-connections-per-proxy&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, ganti digit angka tersebut menjadi 12&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;6. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.max-persistent-connections-per-server&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, ganti digit angka tersebut menjadi 6&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;7. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.pipelining&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;8. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.pipelining.maxrequests&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, ganti digit angka tersebut menjadi 8&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;9. Klik 2x pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;network.http.proxy.pipelining&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;. Pastikan di kolom Value (paling kanan) sudah berubah menjadi true&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;10. Klik kanan dimana saja (asal di tempat kosong)&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;11. Sorot New, Klik Integer&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;12. Ketik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;nglayout.initialpaint&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;. Delay pada kolom yang muncul&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;13. Klik OK&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;14. Ketik 0 (nol) pada kolom yang muncul&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;15. Klik OK&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;16. Selesai, silahkan keluar dari tab about:config&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;17. Refresh Firefox anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Untuk mempermudah dalam mencari tulisan yang di cetak tebal silahkan gunakan filter setelah anda membuka about:config pada addres bar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Selamat mencoba…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-8337326090493493389?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/8337326090493493389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=8337326090493493389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8337326090493493389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/8337326090493493389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/mempercepat-akses-mozilla-firefox.html' title='MEMPERCEPAT AKSES MOZILLA FIREFOX'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-7012034851530948850</id><published>2010-10-30T07:07:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:07:17.453-07:00</updated><title type='text'>"Bahasa Alay" Dinilai Merusak Bahasa Indonesia?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="ja-thumbnailwrap thumb-left" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; float: left; font-size: 12px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 15px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; width: 200px;"&gt;&lt;div class="ja-thumbnail clearfix" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative;"&gt;&lt;div class="thumbnail" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 12px; left: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; position: relative; top: 0px; z-index: 2;"&gt;&lt;a class="highslide" href="http://www.suaramedia.com/images/stories/4berita/1-10-nasional/facebook_gl.jpg" onclick="return hs.expand(this, {outlineType: 'drop-shadow'   , captionId: 'CaptionAreagroup30210315'});" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #145077; float: none !important; font-size: 12px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: none; outline-width: initial; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none;"&gt;&lt;div class="img_caption left" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #999999; float: left; font-size: 11px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px !important; margin-right: 1em; margin-top: 0px !important; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: center !important; width: 200px;"&gt;&lt;img align="left" alt="Ilustrasi: Jejaring sosial facebook. Menurut seorang pemerhati linguistik, bahasa kawula muda itu akan mengancam Bahasa Indonesia jika digunakan pada forum resmi seperti seminar, perguruan tinggi, sekolah atau dalam tata cara surat menyurat resmi di perkantoran. Namun jika sekedar hanya diigunakan sebagai bahasa pergaulan di media baru yang memilih cara interaksi baru seperti jejaring sosial facebook atau twitter, maka tak ada alasan untuk mengkhawatirkan Bahasa Alay. (foto: Google)" border="0" class="caption" src="http://www.suaramedia.com/images/resized/images/stories/4berita/1-10-nasional/facebook_gl_200_200.jpg" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: silver; border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 2px; border-color: initial; border-left-color: silver; border-left-style: solid; border-left-width: 2px; border-right-color: silver; border-right-style: solid; border-right-width: 2px; border-style: initial; border-top-color: silver; border-top-style: solid; border-top-width: 2px; cursor: url(http://www.suaramedia.com/plugins/system/plg_japopup/highslide/images/zoomin.cur), pointer !important; float: none !important; font-size: 11px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; padding-right: 2px; padding-top: 2px; text-align: center !important;" title="Ilustrasi: Jejaring sosial facebook. Menurut seorang pemerhati linguistik, bahasa kawula muda itu akan mengancam Bahasa Indonesia jika digunakan pada forum resmi seperti seminar, perguruan tinggi, sekolah atau dalam tata cara surat menyurat resmi di perkantoran. Namun jika sekedar hanya diigunakan sebagai bahasa pergaulan di media baru yang memilih cara interaksi baru seperti jejaring sosial facebook atau twitter, maka tak ada alasan untuk mengkhawatirkan Bahasa Alay. (foto: Google)" /&gt;&lt;div class="img_caption" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #333333; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-color: rgb(255, 255, 255); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; clear: left; color: #cccccc; float: none !important; font-size: 10px; margin-bottom: 2px !important; margin-left: 0px !important; margin-right: 0px !important; margin-top: 2px !important; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 1px; padding-left: 2px; padding-right: 2px; padding-top: 1px; text-align: center; width: 201px;"&gt;Ilustrasi: Jejaring sosial facebook. Menurut seorang pemerhati linguistik, bahasa kawula muda itu akan mengancam Bahasa Indonesia jika digunakan pada forum resmi seperti seminar, perguruan tinggi, sekolah atau dalam tata cara surat menyurat resmi di perkantoran. Namun jika sekedar hanya diigunakan sebagai bahasa pergaulan di media baru yang memilih cara interaksi baru seperti jejaring sosial facebook atau twitter, maka tak ada alasan untuk mengkhawatirkan Bahasa Alay. (foto: Google)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;GORONTALO (Berita SuaraMedia) - Seorang pemerhati linguistik mengimbau kalangan pendidik untuk tidak gelisah berlebihan karena menganggap perkembangan "Bahasa Alay" dapat merusak Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahasa alay yang kian banyak digunakan oleh generasi muda Indonesia ini hanya punya syarat mengancam dan merusak bahasa Indonesia apabila digunakan pada media yang tidak pada tempatnya," kata Suleman Bouti dari Fakultas Sastra dan Bahasa Universitas Negeri Gorontalo, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan, bahasa kawula muda itu akan mengancam Bahasa Indonesia jika digunakan pada forum resmi seperti seminar, perguruan tinggi, sekolah atau dalam tata cara surat menyurat resmi di perkantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika sekedar hanya diigunakan sebagai bahasa pergaulan di media baru yang memilih cara interaksi baru seperti jejaring sosial facebook atau twitter, maka tak ada alasan untuk mengkhawatirkan Bahasa Alay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biarkan bahasa gaul itu berinteraksi pada tempatnya, malah, keberadaannya dapat memperkaya kajian para ahli linguistik," kata Suleman, yang tengah menyusun disertasi mengenai penggunaan bahasa gaul di jejaring sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, demikan Suleman, tidak perlu mengambil langkah berlebihan dalam melindungi Bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 12px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-size: 12px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 15px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;"Bahasa Indonesia justru akan teruji dan berkembang sesuai jamannya, dengan adanya berbagai ariasi bahasa di sekitarnya," tandasnya. (Antara.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-7012034851530948850?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/7012034851530948850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=7012034851530948850' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7012034851530948850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7012034851530948850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/bahasa-alay-dinilai-merusak-bahasa.html' title='&quot;Bahasa Alay&quot; Dinilai Merusak Bahasa Indonesia?'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-4261476021876920332</id><published>2010-10-30T07:04:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T07:04:02.917-07:00</updated><title type='text'>21 Gunung Api di Indonesia dalam Kondisi Tidak Normal</title><content type='html'>&lt;img src="http://images.detik.com/content/2010/10/29/10/Anak_Krakatau_dari_Dekat.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;- Di Indonesia, banyak ditemukan gunung api dalam kondisi aktif. Berdasarkan pantauan Pusat Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM, ada 21 gunung api tipe A yang status keamanannya tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Catatan kita ada 18 gunung yang berstatus waspada, 2 siaga dan 1 berstatus awas," kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Berapi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Budianto dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (28/10/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Gunung yang berstatus waspada adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gunung Sinabung (Karo, Sumut)&lt;br /&gt;2. Gunung Talang (Solok, Sumbar)&lt;br /&gt;3. Gunung Kaba (Bengkulu)&lt;br /&gt;4. Gunung Kerinci (Jambi)&lt;br /&gt;5. Gunung Anak Krakatau (Lampung)&lt;br /&gt;6. Gunung Papandayan (Garut, Jabar)&lt;br /&gt;7. Gunung Slamet (Jateng)&lt;br /&gt;8. Gunung Bromo (Jatim)&lt;br /&gt;9. Gunung Semeru (Lumajang, Jatim)&lt;br /&gt;10. Gunung Batur (Bali)&lt;br /&gt;11. Gunung Rinjani (Lombok, NTB)&lt;br /&gt;12. Gunung Sangeang Api (Bima, NTB)&lt;br /&gt;13. Gunung Rokatenda (Flores, NTT)&lt;br /&gt;14. Gunung Egon (Sikka, NTT)&lt;br /&gt;15. Gunung Soputan (Minahasa Selatan, Sulut)&lt;br /&gt;16. Gunung Lokon (Tomohon, Sulut)&lt;br /&gt;17. Gunung Gamalama (Ternate, Maluku Utara)&lt;br /&gt;18. Gunung Dukono (Halmahera Utara, Maluku Utara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 2 Gunung yang berstaus siaga adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gunung Karangetang (Sulut)&lt;br /&gt;2. Gunung Ibu (Halmahera Barat, Maluku Utara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Gunung bersatus awas yakni Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada 21 yang statusnya waspada hingga awas, dari 68 gunung api bertipe A yang kami pantau," sambung Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUnung tipe A adalah gunung yang pernah bererupsi sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600. Sedangkan gunung tipe B adalah gunung yang sesudah tahun 1600 tidak lagi mengalami erupsi. Gunung tipe C adalah gunung berapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, atau tidak ada catatan letusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kami sampaikan agar masyarakat lebih waspada, karena gunung-gunung itu sering didaki, juga sering untuk jalan-jalan, banyak aktivitas warganya. Dengan pemberitahuan ini agar diperhatikan jika ada hembusan panas," lanjut Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status bahaya level I atau aktif normal artinya berdasarkan pengamatan visual, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya tidak memperlihatkan adanya kelainan. Level II atau waspada berarti ada peningkatan kegiatan berupa kelainan yang tampak secara visual atau hasil pemeriksaan kawah, kegempaan dan gejala vulkanik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di level III atau siaga, terjadi peningkatan pengamatan kawah secara visual, kegempaan dan metide lain yang saling mendukung. Sedangkan level 4 atau awas, letusan awal mulai terjadi berupa abu/ asap. Hal ini akan diikuti letusan utama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #181818; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #181818; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;em style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 12px; font-style: italic; font-weight: inherit; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;http://m.detik.com&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-4261476021876920332?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/4261476021876920332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=4261476021876920332' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4261476021876920332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4261476021876920332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/21-gunung-api-di-indonesia-dalam.html' title='21 Gunung Api di Indonesia dalam Kondisi Tidak Normal'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-4432402720490707730</id><published>2010-10-30T07:00:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T07:00:43.248-07:00</updated><title type='text'>Bangsa Elf</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS', Trebuchet, Verdana, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_pdTo954ws5w/SazE618DJNI/AAAAAAAAAQ4/944jwjRn_2k/s1600-h/blood_elf_1600.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="color: #de7008;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308834575953372370" src="http://1.bp.blogspot.com/_pdTo954ws5w/SazE618DJNI/AAAAAAAAAQ4/944jwjRn_2k/s400/blood_elf_1600.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; cursor: pointer; float: right; height: 400px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Elf diceritakan sebagai ras yang lebih dahulu ada daripada manusia dan lebih unggul dibanding dengan manusia. Elf, bersama-sama dengan manusia dan Dwarf, merupakan penghuni dunia fiksi Dunia Tengah yang baik; selain ketiga ras utama tersebut, banyak pula ras-ras "jatuh" yang merupakan pengorupsian dari ketiga ras ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses kejadian para Elf diceritakan pada buku Silmarillion (yang disunting dan diterbitkan pasca kematian Tolkien) yang merupakan pre-sekuel dari seri The Lord of the Rings. Mereka tampil pula dan memiliki peranan penting dalam trilogi LOTR dan hanya memiliki peran kecil dalam The Hobbit. Detil lebih jauh mengenai mereka diberikan dalam tulisan-tulisan Tolkien lainnya yang dikumpulkan menjadi Unfinished Tales (Kisah yang Belum Selesai) dan The Histroy of Middle-Earth (Sejarah Dunia Tengah). Buku-buku ini merupakan karya utama Tolkien yang ia kerjakan hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari legenda Tolkien mengenai ras Elf yang sangat detil inilah saat ini banyak bermunculan sub-ras dan kisah-kisah yang dipopulerkan melalui buku-buku serta media-media lainnya, contohnya adalah buku dan permainan papan serta permainan video games, seperti Dungeons &amp;amp; Dragons, World of Warcraft, dan sebagainya. Dapat dikatakan semenjak adanya tulisan Tolkien mengenai Elf ini, figur Elf yang dulunya menyerupai peri atau makhluk halus, sekarang kalah terkenal dibanding dengan figur yang menyerupai manusia dengan tubuh langsing dan telinga runcing.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sejarah Elf&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Asal muasal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Silmarillion, Elf merupakan "anak pertama" Arda (dunia), yang telah ada selama jangka waktu yang sangat lama sebelum manusia ("anak kedua") diciptakan. Elf yang pertama "dibangunkan" oleh Eru Iluvatar dekat pantai Cuivienen pada Zaman Dua Pohon di Zaman Pertama. Mereka bangun di bawah sinar bintang, karena matahari dan bulan belum diciptakan, oleh karena itu Elf erat hubungannya dengan bintang dan sinar bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tinggal di tepi aliran sungai, menciptakan puisi, musik, dan lagu. Mereka juga menciptakan kata-kata baru, memberi nama benda-benda, dan senang memandangi bintang. Mereka bertubuh tinggi, berambut hitam, dan hidup dengan damai karena kejahatan belum masuk ke Arda, dunia mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Perpecahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Valar (malaikat) yang memerintah dunia dari Valinor, memutuskan untuk mengundang para Elf (yang dalam bahasa mereka disebut dengan nama Quendi) untuk tinggal bersama mereka karena Melkor, sang Tuan Kegelapan, seorang Valar yang memberontak, ingin menghancurkan segala yang baik di Arda (dunia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Valar mengirimkan Orome untuk menjemput para Elf. Dari semua Elf yang ada, tidak semuanya memenuhi panggilan itu, karena mereka belum mengenal siapa para Valar tersebut. Ingwe, Finwe, dan Elwe adalah tiga orang Elf yang bersedia pergi dengan Orome ke Valinor untuk menjadi duta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekembalinya mereka dari sana, mereka pun mengajak seluruh kaumnya untuk pergi, karena memang Valinor lebih indah daripada Dunia Tengah. Ketiga Elf itu berhasil meyakinkan mayoritas Elf untuk pergi bersama-sama dengan mereka. Namun sebagian kecil menolak, dan mereka ini disebut dengan bangsa Avari (Mereka yang Tidak Mau Ikut) atau Avamanyar (Mereka yang Menolak Pergi). Itulah perpecahan yang pertama. Pada akhirnya nanti setelah ratusan tahun berpisah, mereka memiliki bahasa, budaya, perawakan, dan sifat yang berbeda-beda. (Setelah perpecahan besar ini bangsa Avari terpecah-pecah lagi, namun detilnya tidak diketahui oleh manusia. Beberapa suku bermigrasi ke Barat dan bergabung dengan para Nandor, dan yang lainnya bermigrasi sampai bertemu para Sindar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan Elf yang berangkat ini disebut dengan bangsa Eldar (Kaum Bintang), oleh Orome. Mereka menjadikan Ingwe, Finwe, dan Elwe sebagai pemimpin mereka. Dalam perjalanan ke Barat, mereka melewati Pegunungan Berkabut, dan sebagian Elf, karena takut, memilih untuk tidak meneruskan perjalanan dan menetap di tanah yang mereka sedang lalui. Mereka adalah bagian dari kaum Elwe yang dipimpin oleh Lenwe dan kelompok mereka dinamai Nandor (Mereka yang Kembali). Bangsa Nandor dan Avari disebut dengan nama Moriquendi (Elf Kegelapan). Itulah perpecahan yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian rombongan utama Elf meneruskan perjalanannya melalui Pegunungan Berkabut dan Pegunungan Biru (Ered Lindon atau Ered Luin) menuju Beleriand. Di sana Elwe tersesat dan tidak dapat ditemukan oleh kaumnya, oleh karena itu Ingwe dan Finwe dengan terpaksa meninggalkan Elwe dan kaumnya dan meneruskan perjalanan mereka. Bersama-sama dengan kaum Nandor yang dipimpin oleh Lenwe, kaum Elwe ini disebut sebagai bangsa Teleri. Itulah perpecahan yang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di tepi barat Dunia Tengah yang dipisahkan dengan samudra luas, Valinor, Ingwe, Finwe, dan kaum mereka diangkut oleh pulau yang bergerak yang digerakkan oleh Ulmo, salah satu Valar yang menguasai lautan, menuju Valinor di ujung samudera satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu, Ulmo kembali ke Beleriand untuk mencari kaum Teleri (Mereka yang Datang Terakhir), yaitu kaum Elwe, yang tersisa untuk diajak ke Valinor. Karena Elwe belum ditemukan, maka mayoritas kaum Teleri menunjuk Olwe, saudara Elwe, sebagai pemimpin mereka yang baru, dan bersama-sama mereka memenuhi ajakan Ulmo untuk mengikuti jejak saudara-saudara mereka yang telah sampai ke Valinor. Mereka kemudian disebut sebagai bangsa Falmari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagian kecil kaum Teleri tersebut, terutama orang-orang dekat Elwe, memilih untuk tinggal dan meneruskan pencarian mereka. Mereka disebut sebagai bangsa Sindar (Elf Abu-abu). Bangsa Sindar dan Nandor disebut dengan nama Umanyar (Mereka yang Tidak Sampai ke Aman (Dunia Tengah)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari para Sindar yang tinggal di Dunia Tengah, sebagian memilih untuk tinggal di tepi pantai dan menjadi pembuat kapal. Mereka dipimpin oleh Cirdan sang pembuat kapal. Mereka tinggal di Falas dan disebut sebagai kaum Falathrim (Kaum di tepi Pantai). Kelompok yang tinggal di hutan Doriath disebut dengan Iathrim (Kaum di antara Sabuk) dan sisanya yang menempati daerah Barat Laut Beleriand di dekat sebuah danau disebut dengan Mithrim (Kaum Abu-abu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kemudian hari, sebagian kaum Noldor mengembara ke Barat dan bertemu dengan kaum Sindar. Mereka kemudian disebut dengan Laiquendi (Elf Hijau). Di Valinor, ketiga keluarga utama berkumpul (Elwe diwakili oleh Olwe, saudaranya) dan mereka disebut dengan Calaquendi (Elf Cahaya) atau Amanya (Mereka yang Sampai ke Aman (Dunia Tengah)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olwe dan kaumnya memilih untuk tinggal di tepi pantai agar dapat memandangi Dunia Tengah dari jauh. Kaum mereka disebut dengan Falmari (Kaum Penunggang Ombak). Ingwe dan kaumnya tinggal di kediaman para Valor dan menjadi kaum Elf yang paling mulia dan terhormat, layaknya para bangsawan yang terhormat. Mereka tidak pernah menginjakkan kaki ke Dunia Tengah lagi dan mereka disebut dengan nama Vanyar (Elf Rupawan). Finwe dan kaumnya tinggal di antara kedua keluarga yang lain, tidak di dekat pantai dan tidak di dekat kediaman para Valar. Mereka disebut dengan nama Noldor (Elf Dalam) dan dari keturunan kaum mereka lah, cerita Silmarillion dikisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantinya setelah peristiwa pengasingan para Noldor, Finarfin, putra Finwe, akan berangkat ke Dunia Tengah bersama kedua saudaranya, Fingolfin dan Feanor. Namun, mereka memutuskan kembali dan menjadi Raja Noldor di Valinor. Feanor yang diasingkan ke Dunia Tengah dan diikuti oleh Fingolfin, saudaranya akhirnya menetap di Dunia Tengah. Mereka disebut sebagai Kaum yang Diasingkan dan Fingolfin menjadi Raja Noldor di Dunia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari pada perpecahan-perpecahan besar tersebut, keturunan para Elf pada awalnya membuat dinasti mereka masing-masing. Berdasarkan letak geografis dan situasinya, mereka mengembangkan bahasa yang berlainan, namun bahasa Elf yang utama digunakan di Dunia Tengah (dan di buku-buku Tolkien) adalah bahasa kaum Elwe (bahasa Sindarin), dan kaum Noldor yang kembali ke Dunia Tengah dari Valinor akhirnya harus mempelajari bahasa tersebut&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Siklus Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Quendi atau Elf pada dasarnya adalah makhluk dengan roh yang abadi, yang tidak lekang dimakan usia; namun bukan berarti tubuh mereka tidak bisa mati. Walaupun roh mereka abadi, namun tubuh mereka mengalami proses penuaan, namun dengan sangat lambat, setara dengan ribuan tahun umur manusia. Tubuh mereka juga dapat mati/hancur karena penyakit, peperangan, dibunuh, dan sebab-sebab tak alami lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang Elf meninggal, maka rohnya akan dikumpulkan bersama kaumnya di Rumah Mandos, sang Valor Kematian, di Valinor; berbeda dengan ras manusia di Dunia Tengah yang tidak diketahui nasibnya setelah meninggal. Setelah beberapa waktu, jasad mereka akan dikembalikan dan mereka dapat tinggal di Valinor, namun mereka tidak akan pernah dapat pergi ke Dunia Tengah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finwe, Raja Para Noldor, adalah Elf pertama yang mati. Ia dibunuh oleh Melkor. Sejak saat itu tak terbilang banyaknya Elf yang mati di Dunia Tengah karena peperangan yang tidak berkesudahan antara kekuatan baik (Elf, Manusia, Dwarf) dan kekuatan jahat (Melkor/Morgoth, Sauron, Orc, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elf yang hidup di Dunia Tengah juga berumur sedikit lebih pendek dari mereka yang tinggal di Valinor karena diceritakan bahwa Dunia Tengah telah dicemari oleh Melkor, sang Tuan Kegelapan. Half-Elf yang merupakan keturunan dari Elf dan manusia juga berumur lebih pendek dari ras Elf murni, namun lebih panjang dari ras manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-4432402720490707730?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/4432402720490707730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=4432402720490707730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4432402720490707730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/4432402720490707730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/bangsa-elf.html' title='Bangsa Elf'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_pdTo954ws5w/SazE618DJNI/AAAAAAAAAQ4/944jwjRn_2k/s72-c/blood_elf_1600.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-7067481081407688197</id><published>2010-10-30T06:59:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T06:59:47.752-07:00</updated><title type='text'>Jakarta Harus Belajar Dari Bangkok, Bagaimana Caranya Mengatasi Macet Dan Banjir</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Selain berhasil menekan kemacetan dengan pengembangan kereta bawah tanah, Bangkok, Ibukota Thailand, juga telah lama berhasil mengendalikan banjir. Bangkok telah berpengalaman puluhan tahun dalam menghadapi banjir yang menimpa daerahnya. Warganya tidak lagi perlu takut akan akan adanya banjir parah, karena ibukota Thailand ini mempunyai sistem yang disebut “pipi monyet”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipi monyet adalah sistem penampungan yang terdiri dari 21 wadah penampungan air hujan. Penampungan ini dapat menampung air hujan yang berlebih hingga 30 juta kubik. Lalu pada musim panas, air ini dapat digunakan untuk keperluan konsumsi warga Bangkok, termasuk diantaranya air minum dan air keran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nama ini terinspirasi dari monyet yang biasanya makan berlebih. Kelebihan makanan ini disimpan di pipinya, sehingga pipinya menggembung. Ketika nanti dia merasa lapar, dia akan memakan makanan di pipinya tersebut,” ujar Gubernur Bangkok, Sukhumban Paribatra, yang ditemui usai konferensi pers gubernur dan walikota se-Asia Eropa pada pertemuan Asia Europe Meeting, Jumat, 29 Oktober 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Bangkok yang terletak satu meter di bawah permukaan laut rawan terkena banjir. Ditambah lagi jika terjadi hujan lebat, gelombang tinggi dari sungai Chao Praya akan meluap hingga ke pusat kota. “Jika hujan lebat datang, aliran air dari utara membanjiri daerah Bangkok,” ujar Paribatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, berkat sistem yang telah dikembangkan puluhan tahun lalu oleh kerja keras Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, ketakutan itu sirna. Raja Thailand, kata Paribatra, memiliki pengetahuan dan ketertarikan yang besar terhadap sistem pengairan dan pengendalian banjir di Bangkok. “Beliau menginspirasi sistem ini sehingga dapat bekerja dengan baik,” ujar Paribatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkok juga memiliki tanggul sepanjang 72 kilometer dan saluran air sepanjang 75 kilometer untuk mengalirkan air yang meluap dari sungai Chao Phraya. Hal ini, ujar Paribatra, adalah sistem yang telah dikembangkan selama puluhan tahun di Bangkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sistem pengendalian banjir ini mulai dikembangkan oleh Bangkok setelah kota ini didera banjir parah 27 tahun lalu. Kala itu Bangkok tenggelam selama hampir tiga bulan,” ujar Paribatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati sistem penanggulanganh banjir Thailand yang canggih, Paribatra tidak dapat menjamin Bangkok tidak kebanjiran lagi. “Tapi setidaknya kami dapat memastikan banjir besar seperti 27 tahun lalu tidak akan terjadi lagi,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(vivanews.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-7067481081407688197?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/7067481081407688197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=7067481081407688197' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7067481081407688197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/7067481081407688197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/jakarta-harus-belajar-dari-bangkok.html' title='Jakarta Harus Belajar Dari Bangkok, Bagaimana Caranya Mengatasi Macet Dan Banjir'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-6821206695108844532</id><published>2010-10-30T06:58:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T06:58:04.791-07:00</updated><title type='text'>All About ELF</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ada banyak sekali literatur yang membahas mengenai Elf. Siapa yang memulainya? Mengapa disebut Elf? entahlah, tapii yang jelas JRR Tolkien, sang pengarang Lord of The Ring, atau bagi saya: “Tuhan”nya middle earth mencoba menceritakan asal usul Elf melalui buku Silmarillion (diterbitkan pasca meninggalnya Tolkien). Tulisan berikut ini diambil dari Wikipedia Indonesia yang mengutip beberapa bagian penting dari buku tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="list-style-type: none; margin-bottom: 0px; margin-left: 10px; margin-right: 30px; margin-top: 15px; padding-left: 20px;"&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Asal muasal dari wikipedia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Menurut Silmarillion, Elf merupakan “anak pertama” Arda (dunia), yang telah ada selama jangka waktu yang sangat lama sebelum manusia (“anak kedua”&lt;img alt=";)" src="http://sucipto.web.id/info/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: initial; background-image: none; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-color: initial; border-left-style: none; border-left-width: 1px; border-right-style: none; border-right-width: 1px; border-style: initial; border-top-style: none; border-top-width: 1px; border-width: initial; max-width: 100%; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: bottom;" /&gt;&amp;nbsp;diciptakan. Elf yang pertama “dibangunkan” oleh Eru Iluvatar dekat pantai Cuivienen pada Jaman Dua Pohon di Jaman Pertama. Mereka bangun di bawah sinar bintang, karena matahari dan bulan belum diciptakan, oleh karena itu Elf erat hubungannya dengan bintang dan sinar bintang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Mereka tinggal di tepi aliran sungai, menciptakan puisi, musik, dan lagu. Mereka juga menciptakan kata-kata baru, memberi nama benda-benda, dan senang memandangi bintang. Mereka bertubuh tinggi, berambut hitam, dan hidup dengan damai karena kejahatan belum masuk ke Arda, dunia mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Perpecahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Para Valar (malaikat) yang memerintah dunia dari Valinor, memutuskan untuk mengundang para Elf (yang dalam bahasa mereka disebut dengan nama Quendi) untuk tinggal bersama mereka karena Melkor, sang Tuan Kegelapan, seorang Valar yang memberontak, ingin menghancurkan segala yang baik di Arda (dunia). Para Valar mengirimkan Orome untuk menjemput para Elf. Dari semua Elf yang ada, tidak semuanya memenuhi panggilan itu, karena mereka belum mengenal siapa para Valar tersebut. Ingwe, Finwe, dan Elwe adalah tiga orang Elf yang bersedia pergi dengan Orome ke Valinor untuk menjadi duta. Sekembalinya mereka dari sana, merekapun mengajak seluruh kaumnya untuk pergi, karena memang Valinor lebih indah daripada Dunia Tengah. Ketiga Elf itu berhasil meyakinkan mayoritas Elf untuk pergi bersama-sama dengan mereka. Namun sebagian kecil menolak, dan mereka ini disebut dengan bangsa Avari (Mereka yang Tidak Mau Ikut) atau Avamanyar (Mereka yang Menolak Pergi ke Aman). Itulah perpecahan yang pertama. Pada akhirnya nanti setelah ratusan tahun berpisah, mereka memiliki bahasa, budaya, perawakan, dan sifat yang berbeda-beda. (Setelah perpecahan besar ini bangsa Avari terpecah-pecah lagi, namun detilnya tidak diketahui oleh manusia. Beberapa suku bermigrasi ke Barat dan bergabung dengan para Nandor, sedikit sampai hingga bertemu para Sindar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Rombongan Elf yang berangkat ini disebut dengan bangsa Eldar (Kaum Bintang), oleh Orome. Mereka menjadikan Ingwe, Finwe, dan Elwe sebagai pemimpin mereka. Dalam perjalanan ke Barat, mereka melewati Pegunungan Berkabut, dan sebagian Elf, karena takut, memilih untuk tidak meneruskan perjalanan dan menetap di tanah yang mereka sedang lalui. Mereka adalah bagian dari kaum Elwe yang dipimpin oleh Lenwe dan kelompok mereka dinamai Nandor (Mereka yang Kembali). Bangsa Nandor dan Avari disebut dengan nama Moriquendi (Elf Kegelapan). Itulah perpecahan yang kedua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kemudian rombongan utama Elf meneruskan perjalanannya melalui Pegunungan Berkabut dan Pegunungan Biru (Ered Lindon atau Ered Luin) menuju Beleriand. Di sana Elwe tersesat dan tidak dapat ditemukan oleh kaumnya, oleh karena itu Ingwe dan Finwe dengan terpaksa meninggalkan Elwe dan kaumnya dan meneruskan perjalanan mereka. Bersama-sama dengan kaum Nandor yang dipimpin oleh Lenwe, kaum Elwe ini disebut sebagai bangsa Teleri. Itulah perpecahan yang ketiga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Setelah sampai di tepi barat Dunia Tengah yang dipisahkan dengan samudra luas dengan Valinor, Ingwe, Finwe, dan kaum mereka diangkut oleh pulau yang bergerak yang digerakkan oleh Ulmo, salah satu Valar yang menguasai lautan, menuju Valinor di ujung samudera satunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Setelah beberapa waktu, Ulmo kembali ke Beleriand untuk mencari kaum Teleri (Mereka yang Datang Terakhir), yaitu kaum Elwe, yang tersisa untuk diajak ke Valinor. Karena Elwe belum ditemukan, maka mayoritas kaum Teleri menunjuk Olwe, saudara Elwe, sebagai pemimpin mereka yang baru, dan bersama-sama mereka memenuhi ajakan Ulmo untuk mengikuti jejak saudara-saudara mereka yang telah sampai ke Valinor. Mereka kemudian disebut sebagai bangsa Falmari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Namun sebagian kecil kaum Teleri tersebut, terutama orang-orang dekat Elwe, memilih untuk tinggal dan meneruskan pencarian mereka. Mereka disebut sebagai bangsa Sindar (Elf Abu-abu). Bangsa Sindar dan Nandor disebut dengan nama Umanyar (Mereka yang Tidak Sampai ke Aman (Dunia Tengah)).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dari para Sindar yang tinggal di Dunia Tengah, sebagian memilih untuk tinggal di tepi pantai dan menjadi pembuat kapal. Mereka dipimpin oleh Cirdan sang pembuat kapal. Mereka tinggal di Falas dan disebut sebagai kaum Falathrim (Kaum di tepi Pantai). Kelompok yang tinggal di hutan Doriath disebut dengan Iathrim (Kaum di antara Sabuk) dan sisanya yang menempati daerah barat laut Beleriand di dekat sebuah danau disebut dengan Mithrim (Kaum Abu-abu).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Di kemudian hari, sebagian kaum Noldor mengembara ke Barat dan bertemu dengan kaum Sindar. Mereka kemudian disebut dengan Laiquendi (Elf Hijau).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Di Valinor, ketiga keluarga utama berkumpul (Elwe diwakili oleh Olwe, saudaranya) dan mereka disebut dengan Calaquendi (Elf Cahaya) atau Amanya (Mereka yang Sampai ke Aman). Olwe dan kaumnya memilih untuk tinggal di tepi pantai agar dapat memandangi Dunia Tengah dari jauh. Kaum mereka disebut dengan Falmari (Kaum Penunggang Ombak). Ingwe dan kaumnya tinggal di kediaman para Valor dan menjadi kaum Elf yang paling mulia dan terhormat, layaknya para bangsawan yang terhormat. Mereka tidak pernah menginjakkan kaki ke Dunia Tengah lagi dan mereka disebut dengan nama Vanyar (Elf Rupawan). Finwe dan kaumnya tinggal di antara kedua keluarga yang lain, tidak di dekat pantai dan tidak di dekat kediaman para Valar. Mereka disebut dengan nama Noldor (Elf Dalam) dan dari keturunan kaum merekalah cerita Silmarillion dikisahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Nantinya setelah peristiwa pengasingan para Noldor, Finarfin, putra Finwe, berangkat ke Dunia Tengah bersama kedua saudaranya, Fingolfin dan Feanor, namun memutuskan kembali dan menjadi Raja Noldor di Valinor. Feanor yang diasingkan ke Dunia Tengah dan diikuti oleh Fingolfin saudaranya akhirnya menetap di Dunia Tengah. Mereka disebut sebagai Kaum yang Diasingkan dan Fingolfin menjadi Raja Noldor di Dunia Tengah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Selain dari pada perpecahan-perpecahan besar tersebut, masing-masing keturunan para Elf yang mula-mula membuat Dinasti-dinasti mereka sendiri. Berdasarkan letak geografis dan situasinya, mereka mengembangkan bahasa yang berlainan, namun bahasa Elf yang utama yang digunakan di Dunia Tengah (dan di buku-buku Tolkien) adalah bahasa kaum Elwe (bahasa Sindarin), dan kaum Noldor yang kembali ke Dunia Tengah dari Valinor akhirnya harus mempelajari bahasa tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Siklus kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Para Quendi atau Elf pada dasarnya adalah makhluk dengan roh yang abadi, yang tidak lekang dimakan usia; namun bukan berarti tubuh mereka tidak bisa mati. Walaupun roh mereka abadi, namun tubuh mereka mengalami proses penuaan, namun dengan sangat lambat, setara dengan ribuan tahun umur manusia. Tubuh mereka juga dapat mati/hancur karena penyakit, peperangan, dibunuh, dan sebab-sebab tak alami lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jika seorang Elf meninggal, maka rohnya akan dikumpulkan bersama kaumnya di Rumah Mandos, sang Valor Kematian, di Valinor; berbeda dengan ras manusia di Dunia Tengah yang tidak diketahui nasibnya setelah meninggal. Setelah beberapa waktu, jasad mereka akan dikembalikan dan mereka dapat tinggal di Valinor, namun mereka tidak akan pernah dapat pergi ke Dunia Tengah lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Finwe, Raja Para Noldor, adalah Elf pertama yang mati. Ia dibunuh oleh Melkor. Sejak saat itu tak terbilang banyaknya Elf yang mati di Dunia Tengah karena peperangan yang tidak berkesudahan antara kekuatan baik (Elf, manusia, Dwarf) dan kekuatan jahat (Melkor/Morgoth, Sauron, Orc, dll)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Elf yang hidup di Dunia Tengah juga berumur sedikit lebih pendek dari mereka yang tinggal di Valinor karena diceritakan bahwa Dunia Tengah telah dicemari oleh Melkor, sang Tuan Kegelapan. Separo-Elf yang merupakan keturunan dari Elf dan manusia juga berumur lebih pendek dari ras Elf murni, namun lebih panjang dari ras manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ini link lengkapnya: http://id.wikipedia.org/wiki/Elf_(Dunia_Tengah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tapi ini baru dari satu literatur, beberapa literatur lainnya tidak sedetil ini namun pencitraan elf selalu tergambar dengan jelas (dan mungkin sudah dapat kita bayangkan bersama) yaitu berwajah tampan / cantik, kutilang (kurus tinggi langsing), bertelinga lancip, dan sering menggunakan citra white lotion..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Eh tunggu sebentar…. Citra white lotion?? Maksudnya putih-putih gitu.. Serius amat sih bacanya! Back to topic, belakangan, di beberapa game, wujud karakter elf dikembangkan lagi menjadi beberapa macam seperti night elf dan blood elf (warcraft), dark elf (lineage), Half Elf(dungeon siege), hingga Isuzu Elf (hasil dari search keyword “tipe elf” di google )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dalam game-game tersebut, karakter Elf digambarkan lebih gelap dari aslinya. Tidak lagi berpihak pada kebaikan, sebagian kisah juga menceritakan mengenai latar belakang ras Elf dengan lebih kelam.. Namun semuanya tetap tidak lepas dari konteks awalnya. Ini yang cukup menakjubkan buat saya.. Setelah sedemikian banyak karakter elf dibuat dan dimodifikasi, tapi orang tetap tahu bahwa semuanya mengakar ke satu sumber dan satu platform yang konsisten. Oh ya omong-omong soal Elf, berikut ini beberapa elf yang cukup terkenal dan berhasil menjadi ikon di dunianya masing-masing:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;1. Link (The Legend of Zelda)&lt;br /&gt;Bisa jadi ini adalah elf pertama yang pernah saya kenal. Well, dia nggak kenal saya sih.. Tapi sepak terjangnya di berbagai seri Zelda sudah pasti dikenal oleh para penggemarnya. Blum bosen mengalahkan Ganon untuk menyelamatkan Zelda, Link? Sekali-kali kasih mereka seneng nape?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;2. Legolas (Lord of The Ring)&lt;br /&gt;Sebuah personifikasi yang sangat pas diperankan oleh seorang Orlando Bloom. Siapa yang tidak terkesan terhadap caranya meruntuhkan (atau tepatnya, merobohkan) satu pasukan mumakil jauh sebelum spiderman dan Tarzan diciptakan? Tapi jangan tanya deh gimana caranya itu rambut bisa tetap rapi setelah tertiup debu dan kotoran di medan perang…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;3. Yoda (Star Wars)&lt;br /&gt;Lihat deh telinganya, kebijaksanaannya, umur panjangnya… Itu semua fit kan sama ciri-ciri elf?&lt;br /&gt;..Eh tapi setelah dipikir-pikir, sepertinya saya salah deh… Lupa memperhitungkan faktor good-looking nya. Sorry guys..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;4. Ada lagi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 1.05em; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Setelah Elf, kita akan menemukan banyak makhluk-makhluk ajaib lainnya yang juga memiliki platform yang konsisten. That’s why karakter-karakter tersebut bisa bertahan dengan sangaaaat lama di dunia fiksi. Stay Tuned di LMC ya… Soon we’ll talk about the next Creature..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-6821206695108844532?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/6821206695108844532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=6821206695108844532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6821206695108844532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/6821206695108844532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/all-about-elf.html' title='All About ELF'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-9142577743422770710</id><published>2010-10-30T06:56:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T06:56:43.934-07:00</updated><title type='text'>LEDAKAN DASYAT DAN HUJAN ABU RADIUS 20 KM</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;- Kota Yogyakarta diguyur hujan abu pekat setelah&amp;nbsp;Kota Yogyakarta diguyur hujan abu pekat setelah erupsi Gunung Merapi. Hujan abu terpantau di Kecamatan Ngemplak, Ngadlik dan Mlati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img src="http://images.detik.com/content/2010/10/30/10/Merapi-02-Dalam.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;Warga di sekitar lereng Gunung Merapi diminta oleh Tim SAR untuk mengungsi ke arah Kota Yogyakarta. Di Turi dan Pakem, terdengar sirene serta pengumuman agar mengungsi, Sabtu (30/10/2010) dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil, motor serta orang-orang yang menuju Selatan Yogya pun berwarna putih abu-abu tertutup debu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kaliurang, Sleman, hujan abu pekat mengguyur hingga sejauh 20 Km dari puncak Merapi. Awalnya hujan abu bercampur pasir turun dengan deras, sempat pula turun bersama air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pukul 02.00, di beberapa titik, abu bercampur pasir menutupi jalan setinggi setengah cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lintas pengungsi dari arah Lereng Merapi yang melalui Kaliurang mulai berkurang. Sesekali terlihat ambulance menuju arah Merapi untuk melakukan evakuasi warga yang masih tersisa di lereng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pukul 02,15 WIB, hujan abu di Yogya dan sekitarnya masih berlangsung.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ribuan pengungsi di Desa Umbulharjo, Sleman dievakuasi turun. Tidak ada lagi warga yang masih bertahan di desa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah kami evakuasi tadi sekitar pukul 01.30 WIB," ujar seorang petugas SAR yang ditemui detikcom di desa tersebut, Sabtu (30/10/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas tersebut mengaku tidak sempat lagi mendata pengungsi yang dievakuasi turun. "Yang jelas jumlahnya ribuan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan detikcom, Desa tersebut kini gelap gulita. Jalan dari Kaliurang menuju Desa di Lereng Gunung Merapi ini juga gelap gulita. Sepanjang jalan sejauh menuju Desa hampir tidak ditemui orang. Kecuali para petugas medis atau SAR. Lokasi pengungsian di Balai Desa juga sudah digembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh jalan, bangunan dan kendaraan tertutup abu. Kendaraan yang akan menuju Kaliurang harus berjalan lambat dan ekstra hati-hati karena abu yang menutup jalan cukup tebal.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Terdengar ledakan sangat keras dari puncak Gunung Merapi. Suaranya bergemuruh seperti halilintar dan terdengar berkali-kali. Warga di kawasan Kaliurang, Sleman pun panik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;LEDAKKAN KERAS DARI PUNCAK MERAPI&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 00.40 WIB, Sabtu (30/10/2010). Warga langsung mengungsi berbondong-bondong meninggalkan kawasan di sekitar lereng Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menggunakan mobil, motor, maupun berjalan kaki. "Ayo mengungsi, ayo mengungsi," teriak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan detikcom dari Jl Kaliurang Km 20, Purworejo, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, puncak Merapi tidak bisa terlihat karena gelap. Dari lokasi ini jarak ke Gunung Merapi sekitar 12 Km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ada ledakan susulan, warga bertambah panik. Bahkan sebagian dari mereka mengetuk pintu-pintu rumah yang masih tertutup untuk mengajak mengungsi. "Ayo mengungsi, Merapi meletus lagi," ajak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pukul 01.00 WIB, arus warga dari lereng Merapi masih terus mengalir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuSpvhNTUI/AAAAAAAAAHw/HERNp7p79x0/s1600/Hujan-Abu1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="201" src="http://4.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuSpvhNTUI/AAAAAAAAAHw/HERNp7p79x0/s320/Hujan-Abu1.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; position: relative;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuSsd-ssBI/AAAAAAAAAH0/x7kmn5riMLQ/s1600/Hujan-Abu4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="203" src="http://4.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuSsd-ssBI/AAAAAAAAAH0/x7kmn5riMLQ/s320/Hujan-Abu4.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; position: relative;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuTFKlC0tI/AAAAAAAAAH4/ccq1Lpk2eOM/s1600/98506_pasca-erupsi-merapi_250_188.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuTFKlC0tI/AAAAAAAAAH4/ccq1Lpk2eOM/s1600/98506_pasca-erupsi-merapi_250_188.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px; position: relative;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Gunung Merapi kembali meletus Sabtu, 30 Oktober 2010 dini hari tadi. Ledakan besar di puncak Merapi diikuti hujan abu dahsyat hingga radius 20 kilometer. Saat ini, abu Merapi menutupi sebagian wilayah Yogyakarta, Klaten, dan Magelang. Pemandangan didominasi warna putih. Abu juga mengganggu lalu lintas. Dari pengamatan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;VIVAnews&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, di daerah Pakem, Yogyakarta, abu tebal membuat jarak pandang di jalan raya terbatas, hanya sekitar 10 meter.&lt;br /&gt;Pihak kepolisian tanpa henti memperingatkan agar pengendara menyalakan lampu. Sejumlah petugas juga membagi-bagikan masker, sementara yang lain menyirami debu yang melapisi jalan agar tak berterbangan.&lt;br /&gt;Dari informasi yang diperoleh, abu Merapi juga sampai ke pusat kota Yogyakarta dan sempat mengganggu penerbangan. Bandara Adisucipto, Yogyakarta ditutup mulai pukul 05.30 sampai 07.05 karena landasan tertutup abu. Sementara, di wilayah Srumbun, Magelang, Jawa Tengah, abu menutupi pemukiman warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan dahsyat Merapi tadi malam memaksa warga mengungsi. Padahal, wilayah itu masih berada di lokasi aman.&lt;br /&gt;Seorang warga, Sutrisno mengatakan, letusan keras membuat warga yang sebagian besar sedang terlelap, kaget. "Lalu petugas melalui pengeras suara, mengumumkan agar warga di sekitar pos pemantauan Babadan mengungsi," kata dia. Pagi ini, sejumlah warga yang semalam mengungsi terlihat berjalan kaki pulang. "Kami mau lihat kondisi rumah," kata Sutrisno. (Laporan: Fajar Sodiq, Yogyakarta |&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Panik, Pengungsi Merapi Tewas Tertabrak Truk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="deskripsi"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Korban tewas tertabrak saat hendak menyelamatkan diri pasca letusan Merapi tadi malam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Letusan dahsyat Merapi Sabtu tadi malam, 30 Oktober 2010, membuat warga di sekitar panik. Di langit yang merah, asap hitam Merapi terlihat membubung setinggi 3,5 kilometer, lalu disusul hujan abu lebat sampai radius 20 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Komandan posko penanggulangan bencana Merapi Sleman, Widi Sutikno, kepanikan tadi tak urung memakan korban jiwa. "Ada korban yang meninggal, satu orang. Ini bukan karena letusan gunung Merapi, tapi karena kepanikan ketika mau dievakuasi," kata Widi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan dia, korban tewas tertabrak truk saat hendak menyelamatkan diri. Saat itu ia mengendarai motor. "Entah truk atau motornya yang terlalu kencang. Lokasinya di Candi Binangun, Pakem, Sleman," kata Widi. Siapa identitas korban, masih belum jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain satu korban tewas, petugas juga menemukan dua lainnya luka-luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan dia, warga di lereng gunung belum diungsikan karena situasi yang belum memungkinkan. Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini mengungkapkan, instansinya telah membagikan 105 ribu masker pada para pengungsi dan warga masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena kondisi debu sangat tebal dibandingkan letusan sebelumnya, kami menginstruksikan rumah sakit dan puskesmas untuk membagikan masker pada siapa saja yang berkunjung," kata dia. Masker juga dibagikan di sekolah-sekolah. "Ini untuk mencegah penyakit pernafasan."&lt;br /&gt;Saat ini bantuan masker masih berdatangan, di antaranya dari Kementerian Kesehatan, TNI, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada letusan pertama, awan panas&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;'wedhus gembel'&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;yang dimuntahkan Merapi menghanguskan Dusun Kinahrejo, kampung halaman Mbah Maridjan. Sebanyak 35 orang menjadi korban letusan Merapi, termasuk sang juru kunci dan redaktur&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;VIVAnews.com&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, Yuniawan Wahyu Nugroho. Yuniawan tewas saat mencoba menjemput Mbah Maridjan untuk turun ke lokasi yang aman. (Laporan: Fajar Sodiq| Yogyakarta | kd)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-9142577743422770710?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/9142577743422770710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=9142577743422770710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9142577743422770710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/9142577743422770710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/ledakan-dasyat-dan-hujan-abu-radius-20.html' title='LEDAKAN DASYAT DAN HUJAN ABU RADIUS 20 KM'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_4Oaq6c-dWCE/TMuSpvhNTUI/AAAAAAAAAHw/HERNp7p79x0/s72-c/Hujan-Abu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-5107726729794719936</id><published>2010-10-30T06:54:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T06:54:23.410-07:00</updated><title type='text'>Info Bahasa Elf (Sindarin, Quenya) Masuk Sini...</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #6b6b6b; font-family: Tahoma; font-size: 13px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bahasa elf ato sindarin ato mungkin ada yg bilang Quenya di LotR kompleks banget, ga tau gimana itu si Tolkien bikinnya, cuman aja struktur bahasa dunia fantasy yg dia bikin bener2 kek struktur bahasa2 di dunia real.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kalo mau ngelirik bahasa arab coba liat dah, terdapat yg namanya perubahan/peleburan konsonan. Mungkin kalo di bahasa latin kek macemnya Tasrif bahasa (bukan tafsir) hanya saja kalo tasrif latin perubahan ada pada struktur SPOK nya.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Ada 5 macem peleburan di bahasa sindarin, antara lain:&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;1. Soft Mutation (lenition) atau penghalusan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Kapan Lenition ini harus dilakukan? Yaitu ketika:&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;- Didepan kata terdapat prefik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ab&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'after, behind, following, later',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;adel&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'behind, in the rear of', am 'up, above, over',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ath-&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'on both sides, across',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;athra-&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'across',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;be&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'according to;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;as&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, like',&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;dad&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'down',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'under, beneath',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;go-&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;(gwa-) 'together',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;na-&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'to, towards; at; of; with, by',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;nu (no)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'under',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;trî&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'through',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ú- (u-)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;'not; without';&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;- Pada kata-kata majemuk seperti :&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Calen&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;h&lt;/i&gt;ad&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Calen +&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;i style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;s&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ad)&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;- Kata sifat yang menjelaskan kata benda misalnya. Laut Hitam ( Laut =&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Gaear&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;+ Hitam =&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Myrn&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;) menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Gaear&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;yrn&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;- Kata benda yang diikuti kata kerja. Misalnya :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;aníra i aran... suilannad&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;mhellyn&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;în&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;"The King wants... to greet his friends. Friends -jamak (Mellyn) berubah menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;mhellyn.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;- Kata kerja yang mengikuti kata&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;avo.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;Untuk menunjukkan larangan. Misalnya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Avo/&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;(Don't) +&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Caro&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;(do-it)menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Avo garo&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;2. Nasal Mutation&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Tulisan Sindarin harus melakukan peleburan Nasal apabila terdapat kata benda yang mengikuti : in 'the' (pl.), kata depan dan prefik an 'for, to' serta kata depan dan 'against':&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Misalnya :&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Earth =&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;amar&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, The =&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;in&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;Berubah menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;I Amar&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;For =&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;an&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, Heart =&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;gûr&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;a ngûr&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Against =&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, Wind=&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;gwaew&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;dam waew&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;3. Mixed Mutation&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Apabila kata benda bertemu dengan salah satu dari:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;en&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'of the' (sg.), kata depan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ben&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'according to the; like the' (sg.),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;erin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'on the' (sg.),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;nan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'to the' (sg.),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;uin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;'from the, of the' (sg.),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;nin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'to/for the' (sg.)&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Misalnya : On the =&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;erin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, Eight=&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;toloth&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;, winter=&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;rhîw&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Erin dolothen rhîw&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;4. Stop Mutation&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Apabaila kata benda mengikuti kata depan seperti&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ed&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'out of',&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;ned&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'in' dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;o (od)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;'from'.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Misalnya : Out of (ed) River(duin) menjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;ed dhuin&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;5. Liquid Mutation&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Apabila sebuah kata benda mengikuti&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Or&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;(above) atau kata depan yang berakhiran&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;-l&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;-r.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Misalnya : Above (or) the sky (menel) menjadi&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: red; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;or venel&lt;/span&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;VOKAL&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/a/ dibaca "a" seperti makan&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/e/ dibaca "è" seperti pedang&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/i/ dibaca "i" seperti bibir&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/o/ dibaca "o" seperti obor&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/u/ dibaca "u" seperti bubur&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/y/ dibaca "i" seperti sikap dengan bibir seperti baca "soto" (jadi monyong deh... lol)&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;GABUNGAN&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ai/ dibaca "ai" seperti baik&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ae/ dan /oe/ bacanya ae, oe&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ei/ dibaca "èi" seperti grey&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ui/ dibaca "ui" seperti buih&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/au/ dibaca "au" seperti kau&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;KONSONAN (dibaca pakai cara inggris)&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/p/ dibaca p&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/b/ dibaca b&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/m/ dibaca m&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/t/ dibaca t&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/n/ dibaca n&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/d/ dibaca d&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ng/ dibaca nj&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/c/ dibaca k&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/s/ dibaca s&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/g/ dibaca g&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/h/ dibaca h&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/i-/ dibaca j&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/w/ dibaca w&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/f/ or /ph/ dibaca f&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/l/ dibaca l&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/v/ or /-f/ dibaca v&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/lh/ dibaca&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/th/ dibaca seperti theory&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/r/ dibaca r&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;/ch/ dibaca x&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Contoh :&amp;nbsp;&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Celeborn dibaca Keleborn&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;Chaered dibaca xaered&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8391720825074150010-5107726729794719936?l=giealfonsin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://giealfonsin.blogspot.com/feeds/5107726729794719936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8391720825074150010&amp;postID=5107726729794719936' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5107726729794719936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8391720825074150010/posts/default/5107726729794719936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://giealfonsin.blogspot.com/2010/10/info-bahasa-elf-sindarin-quenya-masuk.html' title='Info Bahasa Elf (Sindarin, Quenya) Masuk Sini...'/><author><name>Gie alfonsin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14937528537483927289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_-HhDr8JP2JE/SssLOYGDyPI/AAAAAAAAAAQ/e9qquKEk29A/S220/5213_1222248273384_1144278355_30715900_5249355_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8391720825074150010.post-93722028334664855</id><published>2010-10-30T06:50:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T06:50:21.403-07:00</updated><title type='text'>Melihat Dahsyatnya Letusan Gunung Tambora</title><content type='html'>&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_g98OFOfbBPU/TLuefgPRG6I/AAAAAAAACks/8rkIM6dVrK0/s400/1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sebagian dari kita tentu belum tahu kalau Gunung Tambora pernah tercatat sebagai gunung api tertinggi di Indonesia. Itu terjadi sebelum gunung tersebut meletus dahsyat pada April 1815.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ketika itu puncak Gunung Tambora mencapai ketinggian sekitar 4.300 meter di atas permukaan laut (dpl). Bandingkan dengan daratan tertinggi di Indonesia saat ini, yakni Puncak Jayawijaya, Papua, yang berketinggian sekitar 3.050 m dpl.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Usai Tambora meletus hebat, daratan di bagian puncak itu dimuntahkan ke berbagai arah. Akibatnya, ketinggian gunung api yang masih tersisa tinggal setengahnya, yakni sekitar 2.851 m dpl.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Letusan yang amat mengerikan itu juga menyisakan sebuah kaldera yang sangat besar. Bahkan, menurut catatan, ukuran kaldera tersebut paling luas di Indonesia. Bayangkan, kaldera tersebut memiliki diameter sekitar 7 km, panjang maksimal 16 km, dan kedalaman 1,5 km.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kini, gunung api yang secara administratif berada di dua kabupaten; Dompu dan Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu meninggalkan kisah ajaib, bukan saja di Indonesia namun juga berdampak hingga ke berbagai penjuru dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://4.bp.blogspot.com/_g98OFOfbBPU/TLuewrIDG0I/AAAAAAAACkw/cDBOz6-HoLE/s400/2.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Sangat Mencekam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Tragedi itu bermula pada awal April 1815. Ketika itu kawasan di sekitar Gunung Tambora mulai bergetar. Getaran itu semakin menguat pada 10 April 1815, pukul 19.00 waktu setempat. Sejak saat itu hingga lima hari, ledakan Gunung Tambora mencapai klimaksnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pada malam hari, dari kejauhan Tambora memang benar-benar terang benderang lantaran api yang terus memancar dari puncak gunung tersebut. Suasananya sangat mencekam. Gunung itu seolah berubah menjadi aliran api yang sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Pada saat bersamaan, letusan itu juga memuntahkan gas panas, abu vulkanik, dan batu-batu ke arah bawah sejauh 20 km hingga ke laut. Desa-desa di sekitar Tambora pun musnah dilalap aliran piroklastik tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Menurut Haris Firdaus dalam bukunya berjudul Misteri-misteri Terbesar Indonesia (2008), tiga kerajaan kecil hangus dan hancur terkena lahar dan material letusan Gunung Tambora. Ketiga kerajaan itu adalah Pekat yang berjarak sekitar 30 km sebelah barat dari Tambora. Lalu, Kerajaan Sanggar berjarak 35 km sebelah timur Tambora, dan Kerajaan Tambora berjarak 25 km dari gunung tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/_g98OFOfbBPU/TLue5A_7xGI/AAAAAAAACk0/F6J43GvmO0s/s400/3.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Hampir semua penghuni di tiga kerajaan tersebut tewas. Hanya dua orang yang berhasil selamat. Padahal, lokasi ketiga kerajaan itu tadinya sudah diusahakan cukup aman dari dampak letusan gunung api.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Letusan Gunung Tambora juga membawa material longsoran yang sangat besar ke laut. Longsoran itu menimbulkan tsunami di berbagai pantai di Indonesia seperti Bima, Jawa Timur, dan Maluku. Ketinggian tsunami tersebut ditaksir mencapai 4 meter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bukan hanya itu, ledakan dahsyat tersebut juga menebarkan abu vulkanik hingga ke Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Bahkan bau nitrat juga tercium hingga ke Batavia (kini Jakarta). Hujan besar disertai jatuhnya abu juga terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Menurut para geolog, letusan itu merupakan bencana alam terbesar sepanjang sejarah. Bayangkan, dibandingkan dengan letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada Agustus 1883, ledakan Gunung Tambora lebih dahsat empat kali lipatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;img border="0" height="251" src="http://4.bp.blogspot.com/_g98OFOfbBPU/TLufqNh2gPI/AAAAAAAACk8/YpdI4EQtVPM/s400/4.jpg" style="-webkit-box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.0976563) 1px 1px 5px; background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial; border-bottom-color: rgb(238, 238, 238); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(238, 238, 238); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(238, 238, 238); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(238, 238, 238); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; padding-bottom: 5px; padding-left: 5px; padding-right: 5px; padding-top: 5px;" width="400" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Letusan Gunung Tambora itu terdengar hingga ke Pulau Sumatera, Makassar, dan Ternate sejauh 2.600 km. Abunya juga diterbangkan sejauh 1.300 km dengan ketinggian 44 km dari permukaan tanah. Volume debu ditaksir mencapai 400 km3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Saking tebalnya debu-debu yang berterbangan di langit, sepanjang daerah dengan radius 600 km dari gunung tersebut terlihat gelap gulita selama dua hari. Maklum, sinar matahari tak mampu menembus tebalnya abu-abu tadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Daerah paling menderita tentu saja yang berdekatan dengan lokasi Gunung Tambora. Menurut ahli botani Swis, Heinrich Zollinger, dalam seketika letusan ini menewaskan sekitar 10.000 orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Setelah itu, jumlah kematian karena kelaparan di Sumbawa mencapai 38.000 orang dan di Lombok 10.000 orang. Sumber lain menyebutkan, letusan itu telah menyusutkan populasi penduduk Sumbawa hingga tersisa hanya 85.000 orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Jumlah Korban Meluas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Bukan hanya itu. Jumlah korban tewas juga meluas hingga ke Pulau Bali, yakni mencapai 10.000 orang. Dampak berikutnya, sebanyak 49.000 orang tewas karena penyakit dan kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Mengapa terjadi bencana kelaparan yang berkepanjangan? Ada beberapa alasan. Pertama, semua tumbuhan di Pulau Sumbawa ketika itu hancur total akibat tertutup abu tebal dan dilalap api.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kedua, selama dua minggu awan tebal masih menyelimuti daerah-daerah di sekitar Gunung Tambora, termasuk Bali. Dampaknya, banyak tanaman budidaya hancur dan gagal panen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Ketiga, partikel-partikel abu itu dalam jangka waktu lama masih berada di atmofer dengan ketinggian 10 – 30 km. Akibatnya, siklus iklim menjadi tak menentu dan petani pun tidak bisa memanen tanaman budidayanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Kekacauan iklim juga melanda kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Setahun setelah letusan itu, pada 1816, kawasan tersebut mengalami tahun tanpa musim panas. Cuaca di kawasan tersebut berubah total. Maklum, partikel abu tadi masih membungkus atmosfer bumi sehingga menghalangi sinar matahari menerobos ke permukaan tanah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Paceklik pun melanda Kanada, AS, Inggris, dan lain-lain. Udara beku yang terjadi di negara-negara tersebut menghapuskan impian para petani. Penduduk pun kekurangan bahan makanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Dampak terparah dialami Irlandia. Di sana curah hujan dingin terjadi hampir sepanjang musim panas. Sekitar 65.000 orang mati kelaparan dan terkena wabah tipus. Wabah ini lalu menyebar ke Eropa dan menewaskan 200.000 orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Letusan Gunung Tambora memang tragis. Letusan itu melenyapkan ratusan ribu manusia, baik mereka yang terkena dampak langsung maupun tak langsung. Kisah memilukan ini sesuai dengan nama Tambora yang berasal dari dua kata; ta dan mbora yang berarti ajakan menghilang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;Menurut mitos yang berkembang, masyarakat di sekitar gunung percaya, kabarnya ada sekitar 4.500 pendaki, pemburu, dan penjelajah yang hilang. Mereka itu tak pernah ditemukan di Gunung Tambora yang kini diselimuti hutan dengan aneka bunga anggrek yang sangat mempesona.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #cccccc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-f
