Jumat, 20 November 2009

Google Earth Muluskan Aksi Maling Atap


Tom Berge (Kent News & Pictures Limited)



London - Kehadiran Google Earth difungsikan berbeda bagi tiap orang dan kalangan, tak terkecuali bagi yang punya niat jahat. Di Inggris, layanan dari Google itu dimanfaatkan pencuri bernama Tom Berge (27) untuk menandai bangunan-bangunan yang jadi sasaran empuknya.


Bagaimana Google Earth ini 'membantu' Berge? Ternyata ia memanfaatkan foto-foto satelit yang terdapat di peta layanan populer ini untuk menandai beberapa bangunan yang akan ia curi atapnya.


Atap? ya benar, ia menggondol lembaran-lembaran timah dari atap-atap bangunan-bangunan seperti museum, gereja, hingga sekolah-sekolah. Tentu saja kerugian yang diderita cukup lumayan. Sebuah museum yang menjadi salah satu korbannya misalnya, telah kehilangan lembaran senilai 10.000 Euro dari atap masing-masing bangunannya.


Dikutip detikINET dari Telegraph, Selasa (17/3/2009), Berge menandai target-target tersebut cukup dengan duduk di rumah, membuka Google Earth dan melakukan beberapa 'click' saja. Ia bisa melihat mana yang bisa menjadi target melalui warna yang terlihat di peta, yaitu warnanya lebih gelap dari ukuran normal.


Setelah aksi pencurian dilakukan, ia lantas menjual lembaran tersebut pada penadah. Uang senilai 100.000 Euro pun berhasil ia kantongi, sebelum akhirnya ia tertangkap polisi dan harus mencium bau besi penjara yang ia diami sekarang.


sumber :
http://sudarjanto.multiply.com/

APA LIAT LIAT ??? :P

APA LIAT LIAT ??? :P


hheheeeee...





Doktor asal Jombang Menangi Kompetisi Teknologi Pertahanan di Inggris

Doktor asal Jombang Menangi Kompetisi Teknologi Pertahanan di Inggris




http://www.cranfield.ac.uk/dcmt/departments/dois/images/10279_lg_subchan_s_72dpi.jpg


Hampir bersamaan dengan ulang tahun kemerdekaan Indonesia, Dr Subchan, peneliti asal Indonesia, berhasil meraih prestasi bergengsi di Inggris. Bahkan, Departemen Pertahanan Inggris berminat mengembangkan robot dan piranti ciptaan timnya.


NURANI SUSILO, London


SIAPA sangka dari Swindon, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam berkendara dari London, seorang anak bangsa, Dr Subchan, kini menjadi pembicaran di Inggris. Peneliti di Cranfield University, Shrivenham Campus di Oxfordshire, Inggris, bersama timnya dinyatakan sebagai pemenang Minister of Defense (MoD) Grand Challenge.


MoD Grand Challenge adalah lomba bergengsi untuk mencari teknologi terapan di dunia militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Subchan, pria yang lahir dan besar di Jombang, Jawa Timur, itu bersama Team Stellar mengembangkan Saturn (Sensing and Autonomous Tactical Urban Reconnaissance Network).



http://susilo.typepad.com/nurani/images/2008/08/25/dr_subchanground_vehicle.jpg


Saturn adalah semacam robot yang berfungsi mendeteksi ancaman musuh. Bukan sembarang robot. Ini adalah robot terpadu yang memiliki tiga komponen, baik di darat maupun udara, yang bisa mengidentifikasi kekuatan dan posisi musuh di medan pertempuran.


Tim Stellar adalah gabungan antara Cranfield University, Stellar Service Ltd, Blue Bear System Ltd, SELEX Sensors, dan Airborne System Ltd, TRW Conekt, dan Marshall Specialist Vehicles.


”Robot ini bisa menggantikan manusia untuk mengintai kekuatan dan posisi musuh, tanpa berisiko terlihat atau diketahui lawan,” jelas Subchan yang lulusan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) jurusan matematika 1994 itu kepada Jawa Pos kemarin.


Karena berbagai kelebihan itu, Subchan dan Team Stellar dinyatakan unggul dibandingkan peserta lomba yang lain. Andy Wallace, perwira militer dari Departemen Pertahanan Inggris, mengakui ingin mendapatkan produk teknologi yang membuat misi prajurit di medan tempur semakin aman.”Kami ingin tentara yang bertugas di lapangan makin aman dan keselamatan mereka terlindungi, ” kata Wallace kepada stasiun televisi BBC.


Dalam konteks perang modern, lanjut Wallace, produk teknologi seperti yang dikembangkan Subcham dan timnya memang sangat relevan. Medan yang asing dan sulit, membutuhkan piranti yang bisa sangat membantu prajurit tempur.


Robot yang dikembangkan Team Stellar ini terdiri atas dua pesawat kecil dan satu kendaraan darat. Semuanya tanpa awak. Wahana ini dilengkapi dengan sensor radar, panas, dan visual. Untuk menyelaraskan kerja ketiga robot ini, sekaligus menganalisis hasil yang didapat, dibuat semacam pusat mengendali terpadu.


Kepada Jawa Pos Subchan memaparkan, tiga komponen robot yang dikembangkan Team Stellar itu punya fungsi sendiri-sendiri yang saling menunjang. Pertama, pesawat tanpa awak yang terbang tinggi. Alat ini berfungsi memetakan wilayah dan mengetahui medan. Pesawat ini bisa mendeteksi kendaraan militer; tank, bahkan sniper (penembak jitu) lawan.



Namun, untuk bom pesawat, alat ini tidak bisa mendeteksi secara akurat. Itulah sebabnya dibuat robot kedua dan ketiga berupa pesawat tanpa awak yang terbang rendah dan satu robot darat (ground vehicle). Kedua robot terakhir ini lebih berfungsi untuk mengecek atau melakukan verifikasi terhadap temuan pesawat pertama yang terbang tinggi .


Subchan, yang menempuh master bidang applied matematics (S2) di Delft University of Technology di Belanda pada 1998-2000 ini terlibat di bagian desain dan pengembangaan kendaraan udara dan darat tanpa awak.”Ini memang pekerjaan yang sangat menguras tenaga dan otak,” kata pria kelahiran Jombang Mei 1971 itu.
bonek_or_inarUTO


Dia menceritakan, proyek robot militer ini dimulai sekitar pertengahan 2007. Selama kurang lebih setahun, Team Stellar yang menggabungkan beberapa perusahaan pertahanan dan Cranfield University itu mengembangkan dan menguji coba Saturn di lapangan. Uji coba dilakukan di beberapa tempat di Inggris.


“Proyek ini membuat saya sering ke lapangan dan menghabiskan waktu di alam terbuka. Kadang selama berhari-hari menyempurnakan Saturn,” kata anak kedua dari empat bersaudara pasangan Abdul Muin dan Djamilah ini.


Dalam enam bulan terakhir, hampir tiap minggu Subchan dan timnya ke lapangan menguji Saturn. Waktu yang terbatas memang menjadi salah satu kendala pengembangan Saturn. Bahkan, sampai babak final pun, masih ada beberapa masalah yang mengganjal.


”Pada proofing event (pembuktian produk) yang berlangsung selama lima hari, kami sempat khawatir karena sampai hari ketiga komunikasi antara stasiun pengendali di darat dan robot kendaraan tidak begitu bagus,” bpak lima orang anak itu. Untunglah pada hari keempat, persoalan bisa diatasi.


Menurutnya, salah satu tantangan yang harus dilakukan setiap tim adalah dalam waktu satu jam harus mendemonstasikan hasil temuannya di Village of Copehill Down, di Salisbury Plain, Wiltshire, Inggris. Yakni, sebuah perkampungan yang khusus dibuat untuk latihan militer. Kondisi perkampungan itu dibuat sedemikian rupa mirip dengan medan peperangan, lengkap dengan snipers, bom, tank, peluncur roket, hingga aktor yang berperan sebagai tentara lawan dan penduduk sipil.


Dalam tantangan seperti itu, robot peserta MoD Grand Challenge harus bisa membedakan mana yang ancaman dan mana warga sipil biasa.


”Saya sangat bersyukur bisa menang,” kata suami Ima Imadatul yang pernah empat tahun bekerja di IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia) sebelum menjadi dosen ITS.



Subchan layak berbangga karena dari 11 tim yang mengikuti lomba ini hanya enam yang masuk babak final. Dan dari enam ini, Team Stellar menang dan berhak atas penghargaan begengsi RJ Mitchell Trophy. Tropi yang mengambil nama perancang pesawat Spitfire Fighter, pesawat tempur legendaris pada pertempuran Battle of Britain.


Penelitian pertahanan dan keselamatan sipil memang bukan dunia yang asing bagi Subchan. Cranfield University, tempat Subchan sekarang bekerja sebagai peneliti, memang memiliki studi pertahanan. Di sinilah dulu ia menyelesaikan S3 di bidang Guidance and Control (panduan dan kendali).”Berbagai proyek yang saya ikuti hampir semuanya memiliki kaitan dengan pertahanan,’ ‘ kata Subchan .


Setelah lulus doktor, Subchan meneruskan post doctoral pada Departement Informatics and Sensors pada universitas yang sama dengan bidang yang ditekuninya sekarang: decision making, data fusion, mission planning and control (bidang pengambilan keputusan, penggabungan data, dan perencenaan misi).
bonek_or_inarUTO


Ia mengaku tidak pernah membayangkan dan berencana menjadi peneliti militer. Tapi kuliah S3 di Cranfield University membuatnya menekuni penelitian dan pengembangan teknologi militer. Ia pernah meneliti ‘awan yang tercemar nuklir’. Bila semisal ada kebocoran di reaktor nuklir, Subchan membantu menentukan luas wilayah yang tercemar bahan berbahaya. Dari sini bisa ditentunkan warga di wilayah mana yang harus diungsikan karena kebocoran nuklir tersebut.


”Inilah yang membuat saya senang dan menikmati bidang saya. Ada hasil nyata yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan manusia,” kata Subchan yang juga sering menjadi pembicara pada forum pengajian di Swindon dan London.


Untuk masa depan Saturn yang ia kembangkan bersama Team Stellar, ia belum tahu persis kapan selesai dan dipakai oleh kalangan militer. Yang jelas, teknologi yang dipakai sangat kompleks dan membutuhkan dana yang besar.”Kalau dananya tersedia mungkin Saturn bisa hadir lebih cepat,” katanya.(el)



sumber :
http://billymambrasar.wordpress.com/

Anak 'Jual' Ayah di YouTube


http://www.detikinet.com/images/content/2009/03/16/398/ben-gullet150.jpg

Florida - Ungkapan kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya bisa diwujudkan dalam banyak hal. Salah satunya, seperti yang dilakukan seorang remaja di Tampa, Florida. Untuk mengungkapkan rasa sayangnya kepada sang ayah, remaja ini membantu ayahnya mencari kerja lewat YouTube.

Dikutip detikINET dari Myfoxorlando, Senin (16/3/2009), remaja bernama Ben Gullett ini ingin membantu ayahnya mencari pekerjaan. Semuanya bermula tatkala sang ayah, Mark Gullett diberhentikan dari pekerjaan sebelumnya, yakni sebagai vice president marketing di Tampa Bay Lightning.

Cara yang ditempuh Ben untuk membantu ayahnya mencari pekerjaan terbilang unik, yakni lewat situs berbagi video YouTube. Dalam situs berbagi video tersebut, remaja 14 tahun ini menggambarkan ayahnya sebagai sosok yang pandai, kreatif, pekerja keras, dan saat ini sedang mencari pekerjaan baru yang sesuai.

Penggambaran yang diberikan Ben tentang ayahnya sungguh menyentuh hati. Alhasil, video berdurasi sekitar tiga menit itu sukses menyita perhatian para pengunjung Youtube. Kurang dari 24 jam, video tersebut telah dikunjungi lebih dari 800 kali.

Setiap hari keluarga Gullet dihujani dengan email-email dari orang yang mengunjungi video tersebut. Beberapa diantaranya berupa email tawaran pekerjaan, dan sebagian lagi datang dari orang yang memberi dukungan.

Keluarga Gullet berharap video ini akan menghantarkan Mark untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Pelajari Garis Tangan mu, Percaya ???


Palmistry adalah metode konsultasi, dengan referensi tertentu untuk membaca garis tangan. Ilmu ini sudah ada sejak 3000-tahun dan berasa dari India dan Cina. Di India dikenal dengan istilah Hast Samudrika atau Lautan Pengetahuan. Disebutkan demikian karena melalui garis tangan dapat diketahui informasi berharga berupa beberapa hal seperti keuangan, kesehatan, watak, jodoh dan lain lain.

Tahukah kamu bahwa garis tangan mencerminkan perjalanan hidup seseorang ?
Palmistry, seperti layaknya astrologi di perbintangan, adalah salah satu metode dilengkapi referensi tertentu untuk membaca nasib berdasarkan garis tangan. Sekali lagi, Anda boleh percaya atau tidak - tapi ingat selalu - serahkan semuanya kepada yg di Atas, niscaya segala sesuatunya akan diberikan yang terbaik kepada Anda.


Ilmu ini percaya bahwa beberapa garis yang ada dalam telapak tangan merupakan kondisi dari beberapa pusat otak. Itu merupakan cerminan dari pikiran bawah sadar yang membentuk garis-garis tersebut. Karena garis tersebut mewakili pikiran kita, mereka terus menerus berubah, dalam menjaga harmonitas antara pikiran dan juga sikap kita yang dinamis dan terus berubah. Artinya sikap positif yang kita miliki akan berdampak pada garis lurus yang memiliki arti baik, sedangkan pikiran negatif membuat efek sebaliknya. Maka itu banyak sekali wejangan yang beredar dalam masyarakat kita untuk terus menjaga pikiran positif, dalam arti kata sebenarnya dapat mempengaruhi jalan nasib seseorang.

Sebagian orang percaya bahwa garis tangan berhubungan dengan nasib dan watak seseorang. Menurut mereka, tangan merupakan ujung dari jutaan sel saraf yang berhubungan langsung dengan otak. Di daerah tanganlah terjadi lalu lintas impuls dua arah, ke otak dan dari otak. Dari segi kesehatan lalu lintas impuls saraf tersebut sering di jadikan media untuk pengobatan, misal pijit atau urut. Dipercaya, dari telapak tangan semua penyakit bisa disembuhkan minimal dikurangi.

1. Garis Korset Venus

Tidak ada garis, Kepribadian yang terkendalai baik, tenang.

Bertanda jelas, Emosional berlebihan, membutuhkan sesuatu yang merangsang dan variasi

Pendek, Amat menyadari perasaan orang lain

Kabur atau putus-putus, Terlalu sensitif

Memotong garis nasib dan garis matahari, Jenaka, berbakat

Berakhir pada bukit Merkuri, Mempunyai cadangan tenaga yang besar, tetapi mempunyai kecendrungan menjadi ekstrem

Menelusuri sisi tangan, bukan berbentuk setengah lingkaran, Bimbang, gentar.


2. Via Lasciva (Bima Sakti)

Lurus, Gelisah, mudah bosan

Lurus dan panjang, mencapai bukit Merkuri, Pembicara yang Fasih perihal moralitas yang meragukan

Melengkung, Orang yang memusuhi dirinya sendiri

Melengkung dan berawal di dalam bukit Venus, Menanggapi segala hal berlebihan. Orang yang mudah kecnduan - candu, alkohol dsb.

Garis cabang mencapai garis matahari, Berbakat menjadi orang yang kaya jika garis-garis tesebut tidak benar-benar bersentuhan. Kerugian keuangan sebagai akibat suatu hubungan (misal penyelesaian perceraian yang mahal) jika garis itu bersilang.

3. Rascettes (Gelang)

Paralel dan jelas, Kehidupan yang sehat, sejahtera, panjang dan damai.

Bagian atas seperti rantai, Kehidupan yang berbahagia setelah mengalami kesulitan

Bagian atas melengkung ke dalam telapak tangan paa tangan wanita, Mungkin mengalami kesulitan ketika melahirkan.

Garis dari bagian atas ke arah bukit Jupiter, Perjalanan yang panjang dan menguntungkan.

Garis dari bagian atas ke arah bukit matahari, Perjalanan ke negara beriklim panas

Garis dari bagian atas ke arah bukit Merkuri, Kekayaan mendadak.

Garis dari bagian atas ke arah bukit bulan, Setiap garis mewakili sebuah perjalanan


4. Hepatica (Garis Kesehatan)

Tidak ada garis, Keadaan fisik yang kuat dan sehat

Terukir dalam, Daya tahan tubuh rendah

Bergelombang, Masalah pencernaan

Kubur, Stamina kurang

Menyentuh garis kehidupan, Memerlukan perawatan kesehatan ekstra pada saat itu.


5. Garis Mars (Garis Kehidupan Dakhil)

Jika ada, dapat bertahan pada saat terserang penyakit atau bahaya.


6. Garis Perkawinan

Terlihat jelas, Perkawinan atau hubungan akrab. Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah hubungan.

Tidak tampak jelas, Tidak garis mengindikasikan ikatan romantis yang tidak terlalu penting

Panjang dan lurus, Hubungan yang lama dan bahagia

Terputus, Perceraian atau perpisahan

Garis terputus saling tindih, Berkumpul kembali setelah berpisah, mungkin menikah kembali dengan orang yang sama.

Garis Ganda, Hubungan dengan dua orang pada saat bersamaan, kedalaman relatif dari hubungan ini diindikasikan dengan kuatnya garis.

Melengkung ke bawah, Berusia lebih panjang dari suami (istri)

Melengkung kuat ke atas ke arah dasar jari kelingking, Tidak menikah tetapi tidak selibat.

Melengkung ke atas ke arah garis matahari, Perkawinan dengan orang terkenal atau kaya jika garis-garis tersebut tidak benar-benar bersentuhan. Jika berpotongan, perkawinan tersebut tidak bahagia.

Berawal dengan bentuk garpu, Penundaan atau frustasi pada awal hubungan.

Berakhir dengan bentuk garpu, Perceraian atau perpisahan

Terpotong garis yang berasal dari dasar jari Merkuri, Kebaikan dari suatu hubungan.

Terpotong korset Venus, Perkawinan yang tidak bahagia, pasangan hidup yang rewel


7. Garis Anak

Jika ada, Garis-garis tersebut bersumber dari dasar jari Merkuri ke arah garis perkawinan. Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah anak; garis yang lebih kuat menunjukka anak laki-laki sedangkan yang lebih lemah anak wanita.

Sesuai kah garis tangan Anda dengan keterangan di atas? hanya anda yang tahu.. believed or not !

sumber : Primbon.com