Sabtu, 26 Desember 2009

Teka-Teki Gambar Yang Membuat Orang Menjadi Bodoh


Gambar-gambar berikut ini mungkin sekilas hanyalah teka-teki biasa tetapi coba anda perhatikan baik-baik, jangan sampai gambar-gambar dibawah ini menipu mata anda alias membuat anda menjadi seseorang yang super bodoh.


1.Ada berapa gambar hewan rusa yang ada di lukisan?



2.Air terjun atau manusia terjun ?




3.Apakah mereka adalah penonton atau gedung?


4.Berapa banyak orang dalam gambar ini?



5.Berapa pilar yang ada, tiga atau dua?



6.Dapatkah anda menemukan empat orang dalam gambar?



7. Apakah anda mampu menebak gambar di bawah ini apa?




 http://haxims.blogspot.com/2009/11/teka-teki-gambar-yang-membuat-orang.html#ixzz0aoOyvrUC

5 Hal Yang Tak Bisa Ditolak Oleh Wanita Single Read more: http://haxims.blogspot.com/2009/12/5-hal-yang-tak-bisa-ditolak-oleh-wanita.html#ixzz0aoNjUW3E Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives




Adalah sebuah kenikmatan tersendiri menjadi wanita single, kebebasan, persahabatan, ekspresi diri bisa dikeluarkan sebebas mungkin. Bagaimana dengan Anda, sebagai wanita single apakah Anda menikmatinya?

Bicara soal kenikmatan, ada beberapa hal yang bagi para single membuat mereka selalu cerah ceria dan tak pernah bisa menolaknya. Apaan aja sih?


1. Pria Tampan

Kala jalan-jalan di mall, sedang duduk berkumpul dan nongkrong di cafe, atau saat di lampu merah, jika ada sosok manis yang melirik ke arah kita tentunya ini menjadi hal yang pantang ditolak.

Sekalipun bendera single dikibarkan, dan kenyamanan single Anda rasakan, tetapi godaan para makhluk tampan ini susah sekali untuk dihindari.

Suatu kali mungkin Anda sedang jalan bareng club single Anda, tetapi saat si cakep itu lewat di depan Anda sambil tersenyum menggoda, akankah anggota club single Anda mengacuhkannya? Tentu tidak! Taruhan, pastinya semua sudah otomatis pasang tampang flirting berharap bahwa dirinyalah yang menangkap lemparan senyum sang tampan.

2. Cokelat dan ice cream

Lemak! lemak! lemak! Ya, semua itu adalah gumpalan lemak yang big no bagi banyak wanita. Tetapi melihat bentuk dan aroma kelezatannya, tak ada yang bisa menolaknya. Sekali dalam sebulan, aneka cokelat atau menu ice cream pasti Anda santap dengan penuh semangat. Lupalah sudah yang namanya lemak, gemuk, chubby dan semua hal menakutkan yang terbayang-bayang di benak Anda.


3. Rayuan gombal

Semua pastinya berkoar-koar benci pria perayu, benci pria pembohong dan tukang kibul, tetapi kenyataannya berapa kali jika dihitung Anda tertipu oleh rayuan mereka?

Tanpa Anda sadari sebenarnya memang Anda suka dirayu. Sekalipun mungkin rayuan tersebut akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan akan menyakiti Anda, tetapi malahan Anda larut di dalamnya.

Sebaiknya memang Anda tak terlalu sering membaca novel roman, menonton film drama percintaan dan sinetron cinta yang isinya lebay supaya Anda bisa lebih aware dalam menghadapi rayuan pria gombal.

4. SALE! CUCI GUDANG! DISCOUNT!

Siapa sih yang tahan melihat tulisan 'SALE' ini?

Bagaikan melihat gunung emas, Anda langsung bergegas menghampiri kalau-kalau ada beberapa barang yang bisa Anda boyong pulang. Belanja memang suatu hal yang mengasyikkan yang bahkan bisa melenyapkan duka di hati, sekaligus uang di dompet.

5. Gosip!

Dibicarakan orang lain adalah hal yang terkadang membuat kita sebal. Bagus apabila yang dibicarakan adalah hal baik, tetapi bagaimana jika hal buruk? Uh menyebalkan bukan.

Tetapi herannya malah kita menyediakan waktu khusus hanya untuk bergosip soal si A atau si B, yang katanya ini atau katanya itu sedang begini atau begitu. Gosip memang selalu menyenangkan kok, semakin digosok semakin sip.



 http://haxims.blogspot.com/2009/12/5-hal-yang-tak-bisa-ditolak-oleh-wanita.html#ixzz0aoNmqISF  dan giealfonsin.blogspot.com

Sulit Berhenti Merokok, Gunakan Vaksin Anti Rokok


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBQwSLlssLkFwZehZxSo5v1qi1Yu-WKecZWjAjr5gck8XE_DNVNX4HpjJNo89MRpKroYUU6dOtCKmBGMWwTZN4II_WOGD_Dc9FQFiuMKxLBypvUYfX4UANuE24ncd67tFQqVxC3OCmfQk/s320/Ag238GwIQt.jpg
Sebagian perokok seringkali berusaha keras untuk berhenti dari kecanduannya terhadap rokok. Tapi, jarang juga yang berhasil melakukannya.

Dua perusahaan farmasi, GlaxoSmithKline (GSK) and Nabi Pharmaceuticals bekerjasama untuk membantu para perokok yang ingin berhenti. Keduanya akan menyediakan vaksin bernama nicVAX yang diijeksikan ke tubuh perokok.

http://www.blogcdn.com/www.thecancerblog.com/media/2006/06/ccvaccine.jpg
nicVAX yang masuk ke tubuh perokok, akan membentuk antibodi yang berfungsi mengikat semua molekul nikotin sehingga mencegah molekul-molekul nikotin tersebut sampai ke otak.

Seperti dilansir Telegraph, Kamis (19/11/2009), dengan mencegah nikotin sampai ke otak, maka rangsangan orang untuk kembali merokok akan berkurang. Vaksin tersebut telah diujicoba pada sejumlah perokok yang mengaku sulit untuk berhenti merokok.

Menurut presiden divisi biologis GSK, Jean Stephenne, jika vaksin ini sukses maka setidaknya mampu melindungi jutaan perokok dari ancaman kem
atian.



http://haxims.blogspot.com/2009/12/sulit-berhenti-merokok-gunakan-vaksin.html#ixzz0aoMIyWTI

Monyet Pegang Susu Cewek



Liat Videonya : 








http://giealfonsin.blogspot.com

Foto-Foto Terlarang dari Hindia Belanda


Selasa, 8 Desember diterbitkan buku yang berisikan foto-foto terlarang yang dibuat di Hindia-Belanda - nama Indonesia di zaman kolonial - antara tahun 1945 hingga akhir 1949.



Foto-foto dilarang pemerintah Batavia, karena hanya mau memberikan gambaran yang positif tentang perang ketika itu. Foto tentara yang terluka tembakan, atau penduduk yang ditangkap dan diancam laras senapan, foto-foto yang boleh dibilang kontroversial, tidak pernah muncul di media Belanda. René Kok, Erik Somers dan Louis Zweers menggabungkan hampir 200 foto dalam buku mereka 'Perang Kolonial 1945-1949: Dari Hindia Belanda ke Indonesia. Radio Nederland berbincang dengan Erik Somers, salah satu penulisnya.

René Kok, Erik Somers dan Louis Zweers memang sudah lama menyelidiki berbagai arsip gambar dan juga fotografi mengenai Perang Dunia II. Selain itu mereka juga menyelidiki arsip-arsip foto di periode dekolonisasi Hindia-Belanda antara 1945 hingga 1949. Ketika itu banyak wartawan yang dipakai oleh pemerintah kolonial untuk membuat foto-foto perang. Para wartawan ini diwajibkan untuk menyerahkan semua foto yang dibuat kepada pemerintah Batavia untuk diseleksi, sebelum dikirim ke media di Belanda.

Disensor
Banyak foto yang tidak terseleksi karena dianggap mengandung unsur-unsur yang mengagetkan sehingga bisa meresahkan sanak keluarga serta penduduk Belanda. Foto serdadu yang terluka misalnya, atau tawanan perang, tidak pernah ditampilkan di media.

Sebenarnya periode 1945, setelah 17 Agustus dan 1949, dikenal dengan periode Bersiap, dan setelah itu dimulai aksi agresi I dan II oleh Belanda, dan berakhir dengan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda 27 Desember 1949. Istilah Belanda 'Politionele Actie' memang sengaja tidak digunakan oleh ketiga penulis. Menurut mereka istilah ini digunakan pemerintah Belanda untuk membenarkan aksi di Indonesia yaitu mengembalikan ketenangan dan pemerintahan di Hindia-Belanda, dan digunakan untuk menutup-nutupi apa yang terjadi ketika itu.

Setelah menyelidiki ratusan foto yang ditemukan, ketiganya menyimpulkan, bahwa sejak hari pertama pasukan Belanda datang ke Indonesia, dimulailah periode perang, dalam hal ini perang kolonial.

Memang saat itu banyak foto yang beredar mengenai perang. Tujuan utama buku ini adalah menerangkan kepada rakyat Belanda, bahwa pemberitaan mengenai perang ketika itu, terutama foto, telah terlebih dulu diseleksi, disensor oleh pemerintah, dinas intel dan militer Belanda. Hanya diperlihatkan foto-foto yang sesuai dengan kebijakan pemerintah, kebanyakan foto-foto yang menutup-nutupi dan tidak memperlihatkan situasi yang sebenarnya. Jadi foto-foto yang tidak membuat khawatir sanak keluarga para militer di Belanda. Ketika itu ada 120.000 tentara Belanda dikirim ke Indonesia.

Keadaan sesungguhnya
Foto-foto yang diterbitkan sekarang, justru foto yang dilarang atau ditolak oleh badan sensor, tapi oleh karena satu dan lain hal masih tetap disimpan di berbagai badan arsip. Foto-foto ini menunjukkan gambaran lain tentang perang, kekerasan, teror dan lainnya, atau gambaran perang sesungguhnya.

Rakyat Belanda tidak boleh merasa khawatir akan nasib tentara, sanak keluarga mereka yang ditugaskan ke Hindia-Belanda. Itulah tujuan utama. Setiap bentuk keresahan, apalagi tentangan terhadap perang ini membawa dampak negatif bagi pemerintah dan pimpinan militer Belanda ketika itu. Termasuk foto-foto di mana penduduk Indonesia menyambut gembira pasukan Belanda yang ketika itu dianggap sebagai 'pembebas'.

Kebijakan yang sama juga digunakan pemerintah Amerika Serikat dalam perang Irak. Dan juga di Afghanistan. Foto-foto yang dipublikasi sebisa mungkin tidak membuat orang bereaksi negatif. Foto-foto yang dibuat fotografer embedded, dan dibuat berdasarkan permintaan pemerintah atau militer.

Foto-foto ini bertolak belakang dengan cerita para serdadu yang kemudian kembali ke Belanda. Setibanya di tanah air mereka merasa tidak dihargai, karena gambaran publik tentang perang itu sangat positif. Tidak ada kejahatan, kekerasan, teror atau aksi berdarah.

Selain itu Belanda juga perlahan-lahan harus menerima bahwa mereka kehilangan wilayah koloni dan dari awalnya perang ini sudah dianggap gagal. Satu hal yang sudah pasti tidak menimbulkan simpati publik.

Reaksi
Banyak reaksi diterima ketiga penulis, terutama dari kalangan veteran KNIL di Belanda. dan juga dari anak-anak mereka, generasi kedua setelah perang. Buku ini, dan terutama foto-foto tersebut menjelaskan mengapa ayah mereka tidak mau berbicara tentang perang. Atau justru bercerita banyak mengenai berbagai kekerasan yang terjadi di saat perang, menjelang akhir hayat mereka. Dengan kata lain buku ini menceritakan sisi negatif dari perang.

Koloniale Oorlog: 1945-1949
René Kok, Erik Somers, Louis Zweers
Penerbit Carrera
ISBN: 978 90 488 0320 0

Terbit mulai 8 Desember 2009


Seorang pemuda yang terluka diberi pertolongan medis oleh anggota brigade marinir Belanda


Operasi Quantico. Seorang serdadu marinir terlihat mengancam sekelompok warga Indonesia yang diintrogasi


Operasi Quantico. Seorang pemuda ditarik rambutnya agar keluar dari tempat persembunyian


Presiden Soekarno dan Ibu Fatmawati dielu-elukan oleh warga Indonesia, setelah berpidato di Yogyakarta, November 1949





 http://haxims.blogspot.com/2009/12/foto-foto-terlarang-dari-hindia-belanda.html#ixzz0aoHbBLRP