Sabtu, 11 September 2010

Manusia Bisa Pindah Bak Di Film Star Trek, Lewat Sinar, Manusia Bisa Pindah Tempat?


Para ilmuwan menemukan sinar pengangkut yang mampu memindah obyek lebih besar pada jarak lebih jauh dari sebelumnya.

Satu tim peneliti di Australian National University (ANU) di Canberra, Australia lewat penelitian mereka telah makin baju dalam ilmu transportasi molekular, yang menjadi terkenal berkat slogan Beam me up, Scotty, dari serial televisi Star Trek.

Lewat cahaya energi yang mereka sebut tractor beam, para ilmuwan berhasil memindahkan partikel-partikel kecil hingga 59 inci.

Para fisikawan sejak bertahun-tahun lalu mampu memanipulasi partikel kecil dalam jarak sangat dekat menggunakan laser.

Tapi, Andrei Rhode, salah satu peneliti dari ANU, mengatakan teknik yang dikembangkan timnya bisa memindah obyek seratus kali kalau ukuran jaraknya hampir satu setengah meter.

Metode ini melibatkan sinar laser kaca berongga sekitar partikel yang memanaskan udara sekitar mereka.

Pusat balok yang memukul partikel-partikel tetap dingin sehingga mereka ditarik ke arah sinar hangat ujungnya.

Tetapi, molekul udara yang dipanaskan terpental di sekitar permukaan partikel kaca dan menyentuh mereka kembali ke pusat yang lebih dingin.

Dr Rhode menjelaskan, dengan menggunakan dua balok laser, partikel-partikel bisa dimanipulasi untuk bergerak ke arah yang berbeda.

"Kami pikir teknik ini bisa bekerja bahkan pada jarak yang lebih jauh dari yang sudah kami uji coba. Dengan partikel-partikel dan laser yang kami gunakan, saya kira sampai 10 meter," jelas Dr Rhode, seperti dikutip Daily Mail.

Jarak maksimum yang bisa dicapai oleh dia dan timnya terbatas pada peralatan dalam laboratorium.

Tetapi, dia mengatakan teknik tersebut tidak sama dengan tractor beam dalam Star Trek. Teknik para peneliti ANU tidak akan bekerja di luar angkasa dimana ada ruang hampa.

"Di bumi ada banyak kemungkinan penerapan, seperti untuk memindahkan zat dan kuman berbahaya."

 (kompas.com)

Kaum Eta: Sisi Gelap Masyarakat Jepang



Jepang merupakan salah satu negara termaju di dunia dari segi ekonomi, pendidikan dan teknologi. Kerja keras dan semangat pantang menyerah merupakan ciri khas bangsa Jepang, sehingga terkenal dengan tingkat gila kerja yang tinggi. Semua itu sepadan jika melihat bagaimana kondisi negara dan masyarakatnya yang maju dan sejahtera seperti sekarang.
Namun tahukah agan dan sista jika di Jepang ada suatu masalah diskriminasi yang masih tersisa dan mendarah daging dalam masyarakatnya, bahkan hingga saat ini?

Walau sekarang tidak mencolok tapi pembedaan terutama dalam perkimpoian dan pekerjaan masih ada terutama di luar wilayah Kansai.

SEJARAH KAUM ETA

Kaum Eta dalam masyarakat feodal Jepang adalah kaum yang menempati strata paling rendah dalam masyarakat. Bahkan mereka dianggap tidak layak menempati salah satu kasta yang ada. Hal ini disebabkan karena dalam agama Buddha dan Shinto (di Jepang) pekerjaan mereka termasuk dalam pekerjaan yang menjijikkan. Pekerjaan kaum Eta adalah segala yang berkaitan dengan penyembelihan hewandan urusan kematian. Penyembelih hewan, pengurus pemakaman, algojo, penyamakan kulit adalah pekerjaan umum dari kaum Eta.
http://farm4.static.flickr.com/3128/2862111344_f5474fdc2c.jpg
Eta secara harafiah berarti "orang-orang kotor/menjijikkan" (filthy mass,abundance of filth). Ini dikaitkan dengan pekerjaan mereka tadi. Karenanya kaum Eta tidak boleh hidup bersama dengan "orang normal" dan harus tinggal didaerah terbuang.

DISKRIMINASI TERHADAP ETA

  • Tidak boleh hidup berdampingan dengan kasta lain, jadi tinggal di daerah buangan.
  • Pekerjaan hanya seperti yg disebut diatas, urusan kematian, algojo, hewan sembelihan,penyamakan kulit. Positifnya, profesi-profesi ini menjadi monopoli kaum Eta hingga banyak yg jadi berkecukupan dari sini
  • Tidak berhak memiliki sawah. Positifnya, karena pajak berdasar kepemilikan lahan pertanian (beras) maka kaum Eta bebas pajak.
  • Tidak berhak beribadah dikuil yg umum. Hanya dikuil yg disediakan khusus untuk mereka
  • Penamaan dalam agama Buddha acapkali dengan kata binatang, rendah hati, hina, hamba, dan ekspresi menghina lainnya dalam huruf kanji.
  • Bila dihadapan orang berkasta harus sopan dan merendahkan diri. Pada tahun 1869 bahkan dikatakan nilai orang Eta adalah 1/7 orang umum di Jepang.
  • Tidak boleh menikahi orang berkasta.
KAUM BUANGAN selain Eta yang mencolok adalah:
HININ (bukan manusia)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtlQCom3nXMkOj64uEMKxQd7WLEyqD7oxn3n3rwcHYCfJFcwrRZQTatPVqTm33sELAqitw5Wu8OrwOFQZggefEGWktVg2SaaHdp9TDxz2qcUCu68Oq5DaxxtIyIkfPV23cWoPW4gprI8s6/s400/eta+and+others.jpg
Definisi hinin, serta status sosial mereka dan pekerjaan khas bervariasi dari waktu ke waktu, tetapi biasanya termasuk mantan narapidana dan gelandangan yang bekerja sebagai penjaga kota, pembersih jalan atau penghibur

KAWARAMONO (kering, orang sungai)
Beberapa orang buangan juga disebut kawaramono (kering, orang sungai) karena mereka tinggal di sepanjang tepi sungai yang tidak bisa diubah menjadi sawah.

BURAKUMIN
http://mollysmixtape.files.wordpress.com/2009/04/319571765_2bbc7fe718.jpg
Burakumin adalah sebutan untuk orang Jepang yang merupakan keturunan kaum terbuang, terutama Eta, Hinin dan Kawaramono.
Secara harafiah Burakumin berarti "Orang-orang pemukiman kecil" dimana hal ini merujuk pada pemukiman kaum Eta yang terpisah dari kasta lain dalam masyarakat feodal.

Istilah Burakumin ini secara de jure (legal) ada hingga dihapuskannya sistem kasta di tahun 1871 seiring semangat persamaan di Era Restorasi Meiji (mulai 1869), namun secara de facto hingga sekarang diskriminasi terhadap Burakumin masih ada.

DISKRIMINASI TERHADAP BURAKUMIN MASIH BERLAKU HINGGA SEKARANG WALAU TERSAMAR
  • Dalam daftar warga ditulis kyu-eta (mantan eta), lalu diganti shin-heimin(warga baru) dan terakhir pada 1900an tokushu-buraku (pemukiman khusus). Sekarang sudah tidak dipakai lagi.
  • Diskriminasi dalam pekerjaan. Walau saat ini keturunan burakumin bisa bekerja dimana saja, namun posisi jabatan yang tinggi tidak bisa mereka duduki.
  • Diskriminasi dalam pernikahan. Yang paling toleran adalah wilayahKansai (kecuali Osaka, Kyoto, Hyogo. Dan di Hiroshima).Keluarga kolot tidak memperbolehkan anak mereka menikah dengan keturunan burakumin. Menyewa jasa penyelidikan asal-usul adalah hal biasa di Jepang, walau sekarang adalah hal ilegal. Di Kansai saat ini 60%-80% keturunan burakumin menikah dengan non-burakumin. pda tahun 1960an hanya 10%.
  • Tetapi di Osaka, Kyoto, Hyogo dan Hiroshima, stigma masih ada. Burakumin dianggap biang kemelaratan, pengangguran dan kriminal.
  • Anggota Yakuza, 60% adalah Burakumin menurut pengakuan seorang mentan anggota intelijen jepang Mitsuhiro Sugnuma. AnggotaYamaguchi-gumi (Yakuza terbesar) 70% nya adalah Burakumin, menurut David E. Kaplan dan Alec Dubro dalam bukunya Yakuza: The Explosive Account of Japan's Criminal Underworld (Reading,Massachusetts: Addison-Wesley Publishing Co., 1986.


PENYEBAB DISKRIMINASI TERHADAP BURAKUMIN TERPELIHARA
KOSEKI
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/10/Koseki-syoumei.jpg
http://www.debito.org/ayakoseki.jpg
Adalah registri keluarga Jepang. Hukum Jepang mengharuskan semua rumah tangga Jepang untuk melaporkan kelahiran, pengakuan dari ayah, adopsi, gangguan dari adopsi, kematian, perkimpoian dan perceraian warga Jepang ke otoritas lokal mereka, yang mengkompilasi catatan tersebut mencakup semua warga negara Jepang dalam yurisdiksi mereka. Pernikahan, adopsi dan pengakuan dari ayah menjadi hukum yang efektif hanya bila peristiwa tersebut dicatat di koseki tersebut. Kelahiran dan kematian secara hukum menjadi efektif karena terjadi, tetapi peristiwa tersebut harus diajukan oleh anggota keluarga.

Nah dalam Koseki ini tercantum juga asal usul warga negara hingga ke jaman feodal dulu. Sehingga setiap orang bisa dirunut berasal dari garis keturunan kasta apa sebenarnya. Hukum Jepang sekarang melarang orang selain empunya dan pemerintah untuk mengakses data ini.

Ditahun 1975, sempat beredar daftar dalam buku Tokushu Buraku Chimei Soukan (Daftar Komprehensif Nama Daerah Buraku) dan dijual dengan harga antara 5000 hingga 50000 yen. Pembelinya umunya kelaurga kolot dan perusahaan-perusahaan. kabarnya termasuk perusahaan besar sepertiToyota, Nissan, Honda dan Daihatsu. Sekarang sudah dilarang beredar.

Karena penyelidikan melalui Kouseki dan Buku Tokushu tadi sudah dilarang, sekarang kelaurga dan perusahaan yang masih kolot diam-diam menyewa jasa penyelidikan asal-usul (walau ini juga kegiatan ilegal) dengan biaya yang mahal demi menghindari memilih buraku menajdi menantu keluarga atau pejabat perusahaan.   
source: http://www.strov.co.cc/2010/09/kaum-eta-sisi-gelap-masyarakat-jepang.html

10 Gedung Terbaik di Millenium Ini di Dunia

1. Millennium Dome, London, Tahun 2000
Didesain oleh the Richard Rogers Partnership dan engineers Buro Happold, diameternya 365 meter dengan puncaknya mencapai 100 meter. Saat ini tenda raksasa seukuran titanic ini masih merupakan sesuatu yang sangat impresif dilihat dari desain dan dimensinya.

2. Blur, Expo 02, Yverdon-les-Bains, 2002
Pavilion sensasional ini didesain oleh arsitek-arsitek New York, Diller + Scofidio, dulunya merupakan bintang di acara Switzerland’s Expo 02. Layaknya ayunan kucing dari besi tensil, dengan tinggi 20 meter dan panjang 100 meter, mengumpul di ujung dermaga yang terbuat dari baja dan kaca di atas danau Neutchatel. Di dalamnya, 30 ribu water jet menciptakan kabut awan yang tidak pernah berhenti.

3. Serpentine Pavilion, London, 2002
Pavilion indah ini didesain oleh arsitek Toyo Ito dan engineer Cecil Balmond, dibangun sebagai acuan suatu arsitektur di masa depan, dimana batasan dinding-dinding, lantai, langit-langit, interior, dan eksteriornya seolah menyatu. Istilah jaman sekarang, canggih dan minimalis. 

4. 30 St Mary Axe, London, 2003
Awalnya "ketimun" milik Norman Foster ini dikagumi sekaligus dicemooh. Kebanyakan terpesona oleh bangunan kantornya ini, meski beberapa lagi mengira itu mewakili ambisi berlebihan dari kotanya. Disini terdapat skygardens yang mempesona dan restoran ternama yang mendunia.

5. European Southern Observatory Hotel, Cerro Paranal, Chili, 2003
"Hotel" ini untuk para ahli astronomi yang bekerja di gurun Atacama, merupakan gabungan yang sempurna antara arsitektur dan landscpae, dari praktisi Munich, Auer dan Weber, serta engineer Mayr dan Ludescher. Geometrik dinding-dinding beton merah yang cantik membentuk halaman gaya biara dan pura, di belakangnya ruangan-ruangan yang berbaris banyak. 

6. Beijing National Stadium, Beijing, 2008
Stadion berkapasitas 80 ribu tempat duduk ini didesain oleh arsitek-arsitek Swiss Herzog and de Meuron dan juga seniman Cina, Ai Weiwei, merupakan bangunan landmark bagi acara Olimpiade 2008. Terdiri dari dua bangunan utama, salah satunya berada di dalam lainnya: suatu mangkok beton raksasa berwarna merah untuk tempat duduk dikelilingi oleh "sarang burung" baja raksasa. 

7. Stasiun Kereta St Pancras, London, 2007
Merupakan kebangkitan luar biasa dari ujung penghabisan rel jaman Victorian Gothic, saat ini merupakan salah satu stasiun terbesar di dunia. Alastair lansley memimpin timnya selama lebih dari satu dekade, merubah gaya arsitektur abad 19 dan menjadikannya rumah bagi kereta-kereta cepat abad 21. Di sini juga terdapat hotel dan flat penthouse bagi yang ingin bermalam.

8. Le Viaduc de Millau, Aveyron, 2004
Jembatan yang indah dan mengagumkan ini melewati Lembah tarn di selatan Perancis. Didesain oleh engineer Michel Virlogeux dan Norman Foster, jembatan Viaduc de Millau ini paling indah dilihat dari puncak sisi lembahnya, terutama saat ujung-ujung tiang jembatannya muncul di antara awan-awan di musim panas. (Baca selengkapnya di sini)

9. Neues Museum, Berlin, 2009
Setelah 10 tahun rekonstruksi yang melelahkan, bangunan budaya abad 19 yang ditutup tahun 1939 ini kembali dibuka dan menjadi populer. Didesain ulang secara kompleks dan inteligent oleh arsitek Inggris David Chipperfield, yang tidak menghilangkan nuansa bangunan klasiknya meski harus disesuaikan perkembangan teknologi saat ini.

10. Burj Dubai, Bangunan Tertinggi di Dunia, Segera Diresmikan
Tingginya yang menjulang ke langit hingga 818 meter, ekuivalen dengan bangunan Empire State Building plus Chrysler Building di atasnya. Didesain oleh Adrian Smith da Bill Baker dari Chicago, al-Burj memiliki 160 lantai kamar hotel, apartemen gaya Armani dan perkantoran.

sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/12/10-bangunan-terbaik-dekade-ini.html

Inilah 4 Alasan Tak Perlu Menikahi Pria Kaya


Anda terobsesi menikahi pria kaya? Hm... pikirkan lagi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dengan penghasilan lebih kecil cenderung lebih stabil secara emosi, setia, dan hebat di ranjang.

Memiliki pasangan kaya memungkinkan Anda untuk menikmati kemewahan. Liburan di tempat eksotis, makan malam mewah, hadiah perhiasan, atau benda berharga lainnya. Namun, mencontoh kisah cinta Carrie Bradshaw dan Big dalam film Sex and the City (yang juga sangat mungkin ditemui sehari-hari), kencan dengan pria kaya memang menyenangkan, tetapi seperti naik roller coaster. Perasaan Anda mudah saja dibuat tak keruan dan bahkan patah hati.



Menurut Adam Galinsky, PhD, profesor manajemen organisasi di Northwestern University, Chicago, pria yang tak kaya bisa membahagiakan wanita lebih dari pria kaya. Menurut dia, uang dan status sering kali membuat pria tak bisa setia.

Kecenderungan lain yang memungkinkan wanita menikahi pria yang tidak kaya adalah karena semakin banyak pria yang terkena imbas resesi daripada wanita. Ini merupakan hasil penelitian Pew Research Center. Pertanyaannya, mengapa pria tidak kaya lebih bisa dipercaya wanita?
Lebih setia dengan pasangannya
Pria yang memiliki kesuksesan cenderung lebih mudah berkhianat. Pria kaya dan sukses merasa bahwa dengan uang dan kekuasan, ia bisa mendapatkan segalanya semau hati dan menganggap perasaan cinta tak lagi penting.

Perselingkuhan yang dilakukan Tiger Woods, contohnya. Dalam permintaan maafnya, Woods mengimplikasikan perselingkuhan yang dilakukannya tak lepas dari kesuksesan yang dia raih. Woods tidak hanya memanfaatkan kesuksesan untuk mencari kepuasan individual. Galinsky dalam penelitiannya menemukan bahwa pria kaya cenderung hipokrit mengenai kecenderungannya bermain hati. Adapun pria berpenghasilan lebih rendah cenderung menunjukkan kesetiaan kepada pasangannya.

"Seseorang yang memiliki posisi kuat lebih gampang untuk berselingkuh. Uang dan kekuasaan menjadi alatnya," kata Galinsky.
Lebih hangat bersama teman Anda
Jurnal Psychological Science menuliskan, pria berpenghasilan kecil ke menengah memiliki karakter yang lebih santun dibandingkan pria kaya. Hal ini terutama saat pria bertemu orang baru. Lihat saja bedanya saat Anda mengenalkan pria berbeda tipe ini kepada teman-teman Anda.

Para peneliti yang melakukan observasi menemukan, pria tidak kaya lebih sering berbincang dengan kontak mata kepada teman-teman barunya, bahkan sering kali tertawa bersama. Kehangatan ini tak didapatkan dari sikap pria kaya yang cenderung lebih kaku dan kasar.

"Pria berdompet tipis berusaha keras membangun hubungan sosial karena, dengan membangun jaringan, mereka bisa bertahan. Sementara itu, pria kaya tak menyadari pentingnya menjalin pertemanan karena merasa tak membutuhkannya," kata Dacher Keltner, PhD, pengarang buku Born to Be Good.
Lebih mendukung karier pasangannya
Jurnal Psikologi Terapan meluncurkan penelitian bahwa pria sukses lebih seksis. Pria kaya cenderung memosisikan dirinya sebagai sumber penghasilan dan mengambil semua peran dengan merasa kewajibannya adalah menyediakan segala keperluan yang dibutuhkan bersama pasangan. Demikian dikatakan Beth Livingston, PhD, asisten professor SDM di Cornell University. Untuk itu, akhirnya, pria kaya lebih menginginkan dirinya yang berkembang dalam kariernya. Sebaliknya, pria tak kaya lebih suportif terhadap pengembangan diri dan karier pasangannya.

"Pasangan yang saling menyemangati dan membangun pencapaian diri untuk mencapai karier atau impian dari kehidupan profesinya cenderung lebih bahagia," kata Joshua Coleman, PhD, pengarang buku Marriage Makeover.
Lebih hebat dalam hubungan seks
Pria berdompet tipis akan membahagiakan pasangannya di atas ranjang. Begitulah yang dikatakan Bethany Marshall, PhD, pengarang buku Deal Breakers. Alasannya, pria tipe ini akan mengupayakan segala cara untuk memuaskan pasangan dan mengambil hatinya. Meski tak mampu memberikan berbagai perlakuan dan hadiah mewah, pria ini menunjukkan kehebatannya dalam hubungan seksual.



lintasberita.com

Nama Sandal Jepit di Berbagai Negara di Dunia


* Afrika Selatan: slops
* Amerika Serikat: sandals, flip-flops, go-aheads, thongs, dan zories
* Argentina: ojotas.
* Australia: thongs
* Belanda: teenslippers
* Brazil: sandálias atau chinelos
* RRC: Hanzi tradisional: 拖鞋; Pinyin: tuōxié
* Cili: sandalias atau chalas (informal)
* Ceko dan Slowakia: žabky (kodok)
* Denmark: klip-klappere
* El Salvador: yinas dan chancletas.
* Estonia: plätud.
* Filipina: tsinelas dan slippers
* Flanders: teensletsen
* Ghana: chale wotes
* Gibraltar: shanklas (dari bahasa Spanyol chanclas)
* Guam: zorries (dari kata zōri)
* Hongaria: vietnami papucs (selop Vietnam)
* India: Hawaii Chappal
* Israel: כפכפי-אצבע (kafkafey-etsba, selop jari)
* Italia: infradito (translasi literal: antarjari)
* Jamaika: slippers atau sandals.
* Jepang: beach sandal, disingkat “biisan”
* Kanada: flip flops atau thongs
* Kroasia: japanke
* Malawi: ma slippas atau ma pata pata
* Malaysia: selipar jepun 
* Malta: karkur
* Meksiko: chanclas
* Myanmar: Pha Nut
* Negara dan teritori berbahasa Perancis: tongs atau claquettes; Quebec: gougounes;
* Negara Afrika berbahasa Perancis: tapettes.
* Pakistan: chappals, qainchey chappals, atau Hawaiian chappals
* Panama: chancletas, chinelas, atau chancletas “rock-’n-roll”.
* Polandia: japonki
* Rumania: slapi
* Rusia: vyetnamki, slancy
* Selandia Baru: jandals dari “Japanese sandals”
* Spanyol: chancletas atau chanclas.
* Sri Lanka: slippers atau Bata (dari nama produsen alas kaki)
* St. Lucia: katapol.
* Trinidad dan Tobago: slippers
* Turki: tokyo, şipidik, parmak-arası
* Uganda: makambos
* Uruguay: chancletas
* Venezuela: cholas
* Yunani: sagionares (dari bahasa Jepang: Sayōnara)

sumber: http://berita-apa-aja.blogspot.com/2010/09/nama-sendal-jepit-di-berbagai-negara.html