Kamis, 04 Maret 2010

Berkat Twitter, Korban Gempa Chili Dipertemukan


Media sosial kembali menujukkan perannya tidak hanya di dunia maya, tetapi juga di dunia nyata. Pada gempa Chili berkekuatan 8,8 SR yang baru saja terjadi, media sosial juga memberikan kontribusi yang cukup signifikan.

Seperti yang dialami salah satu korban gempa Chili Sheryl Breuker. Dirinya harus mengucapkan terima kasih kepada Twitter, karena berkat layanan inilah sanak saudaranya yang terpisah karena gempa bisa dipertemukan.

"Saya kehilangan kontak dengan dengan adik dan keluarga saya yang tinggal di Santiago waktu musibah terjadi. Tidak ada telepon, SMS dan yang lainnya untuk menemukannya," ceritanya membuka pembicaraan, seperti yang dilansir Reuters.

"Beruntung saya masih menggunakan Twitter, saya kirim ciri-ciri keluarga saya dan membuat hashtag. Hasilnya banyak yang merespon, dan melakukan retweet," tambah Sherly.

Pencarian Sherly menggunakan Twitter akhirnya berbuah manis, dari sekian banyak retweet yang dilakukan warga layanan mikroblogging tersebut, termasuk kepopularan hashtag yang dibuatnya, keluarganya yang di Santiago pun ditemukan.

"Saya telah menemukan ciri-ciri keluarga yang Anda sebutkan, jangan khawatir mereka selamat dan aman bersama kami," sebut akun yang menemukan keluarga Sherly.

Kini, Sherly dan adik serta keluarganya itu akan segera dipertemukan dalam keharuan. Satu bukti lagi, kalau media internet mampu merespon dengan cepat semua peristiwa yang terjadi di dunia nyata.

sumber: okezone.com

Tidak ada komentar: